Jakarta, Pintu News – Harga Pi Network (PI) di Indonesia pada tanggal 20 Januari 2026 tercatat mengalami penguatan sebesar 2,24% dalam 24 jam terakhir. Meskipun sebelumnya sempat berada dalam tekanan jual dengan tren menurun yang cukup konsisten, PI berhasil bangkit dan menunjukkan sinyal pemulihan harga di tengah melemahnya volume perdagangan.

Pada perdagangan tanggal 20 Januari 2026, harga Pi Network (PI) mencatat kenaikan sebesar 2,24% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di kisaran $0,1941. Kenaikan ini menandai penguatan yang cukup signifikan setelah periode konsolidasi dan tekanan jual sebelumnya.
Baca juga: Harga Dogecoin Naik ke $.012 Hari Ini (20/1/26): Apa yang akan Terjadi Selanjutnya?
Dari grafik pergerakan harga 24 jam, PI sempat menyentuh titik terendah di sekitar $0,188 sebelum memantul kuat dan naik tajam di pagi hari, mencapai puncak mendekati $0,196, sebelum sedikit terkoreksi ke level saat ini.
Kapitalisasi pasar PI kini berada di sekitar $1,62 miliar, naik 2,53%, menunjukkan meningkatnya minat pasar terhadap aset ini. Namun, volume perdagangan harian justru menurun drastis sebesar 34,62% menjadi $16,06 juta, yang bisa mengindikasikan bahwa kenaikan harga saat ini belum sepenuhnya didukung oleh aktivitas perdagangan yang kuat.
Meki mengalami kenaikan hari ini, pada 19 Januari, Pi sempat mengalami penurunan, dan salah satu faktor utama di balik melemahnya kembali harga Pi adalah jadwal pembukaan token yang masih berlangsung.
Rata-rata, lebih dari 4,6 juta token PI dilepas ke pasar setiap harinya. Hal ini memperbesar jumlah pasokan yang beredar dan menambah tekanan jual secara terus-menerus, karena semakin banyak pemegang token yang ingin mencairkan aset mereka.
Tingginya laju pembukaan token ini tidak diimbangi dengan permintaan yang sepadan dari pembeli baru, sehingga menciptakan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan yang memperparah tekanan penurunan harga.

Per 19 Januari, Pi Network diperkirakan akan membuka lebih dari 139 juta token Pi dalam 30 hari ke depan.
Sepanjang Januari 2026, Pi Coin terus mengalami kesulitan untuk mendapatkan momentum, dengan pergerakan harga yang stagnan dan kinerja yang tertinggal dibandingkan tren pasar kripto secara umum.
Aktivitas perdagangan pun masih lesu dibandingkan dengan banyak aset digital lainnya, di mana volume harian seringkali berada di bawah level yang mencerminkan minat beli yang kuat.
Baca juga: Harga Bitcoin Bertahan di $92.000 Hari Ini (20/1/26): Mampukah Bulls Menembus Tekanan Bearish?
Meskipun sesekali terjadi upaya stabilisasi, indikator teknikal menunjukkan bahwa sentimen bearish masih mendominasi. Harga Pi tetap berada di kisaran terendah sejak Oktober, alih-alih membentuk tren naik yang berkelanjutan.

Per 19 Januari, Pi sempat diperdagangkan di angka $0,1890 — hanya naik 19% dari titik terendah sepanjang masa di $0,1585 pada Oktober 2025, dan masih turun 93% dari harga tertinggi sepanjang masa (All-Time High) yang dicapai pada Februari 2025.
Secara keseluruhan, berikut adalah beberapa alasan utama yang kemungkinan besar menyebabkan turunnya harga Pi:
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.