7 Fakta Penting Analisis Harga Ripple (XRP) Stabil Usai Crash 2.0

Updated
January 20, 2026

Jakarta, Pintu News – Harga Ripple (XRP) menunjukkan fase stabilisasi setelah mengalami penurunan tajam yang menembus level US$2, diikuti oleh konsolidasi harga dan dinamika teknikal yang menjadi fokus pelaku pasar crypto dalam menentukan arah pergerakan berikutnya.

1. Harga XRP Turun di Bawah Zona US$2

Harga XRP sempat gagal mempertahankan level di atas US$2,00, sehingga pergerakan turun berlanjut ke bawah area tersebut setelah penembusan garis support teknikal. Penurunan ini menunjukkan bahwa momentum jual sempat mendominasi pasar dalam jangka pendek. Saat ini harga berada di bawah 100-hour SMA, menunjukkan tekanan bearish tetap ada.

Kondisi ini terjadi setelah harga gagal bertahan di atas garis pembentukan segitiga kontraksi di chart jangka pendek, yang memicu penurunan lebih dalam ke sekitar US$1,847 sebelum harga mulai berkonsolidasi. Volume perdagangan tetap signifikan, tetapi belum ada tanda kuat pembalikan arah naik.

Baca Juga: Emas dan Perak Cetak Rekor Tertinggi Baru, Bitcoin (BTC) Anjlok!

2. Konsolidasi Pasca-Crash Menandai Zona Stabil

Setelah penurunan tajam, XRP menunjukkan fase konsolidasi di zona harga di bawah US$2, di mana pembeli dan penjual cenderung seimbang. Konsolidasi ini sering terjadi setelah flash crash untuk meredam volatilitas jangka pendek. Selama harga terus bergerak tanpa tren jelas, pasar menunggu katalis berikutnya untuk menentukan arah baru.

Beberapa indikator teknikal seperti Relative Strength Index (RSI) menunjukkan tekanan bearish berlanjut, meski ada gelombang kecil pemulihan di atas titik bawah sementara. Pergerakan di zona konsolidasi ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar lebih berhati-hati daripada agresif dalam membuka posisi baru.

3. Level Resistensi Harian yang Perlu Diwaspadai

Untuk menghadapi tekanan pasar, XRP menghadapi sejumlah level resistensi penting di sekitar US$1,980–US$2,00 yang harus ditembus untuk memicu potensi pemulihan lanjutan. Level ini menjadi titik psikologis penting yang dapat menarik kembali minat buy-side. Pengujian ulang ke atas level tersebut akan menjadi signifikansi teknikal bagi tren jangka pendek.

Di atas itu, resistensi berikutnya berada di kisaran US$2,10–US$2,15, di mana tekanan jual historis sering muncul. Hanya apabila XRP mampu menciptakan close di atas level tersebut selama beberapa sesi, pasar bisa mulai melihat sentimen bullish yang lebih kuat.

4. Support Utama di Bawah Wilayah Psikologis

Dari sisi downside, support awal ditemukan pada sekitar US$1,932 dan US$1,90, yang menjadi titik penting bagi bulls untuk mempertahankan fase stabilisasi. Jika harga turun di bawah zona ini, kemungkinan XRP melanjutkan koreksi ke area US$1,85 atau lebih rendah.

Support ini juga menjadi level di mana pelaku pasar sering mencari potensi entry baru karena dianggap area oversold dalam kondisi jangka pendek. Dalam momentum yang volatil, pengujian support kunci ini sering menjadi indikator tekanan lanjutan atau justru pemantulan harga.

5. Tekanan Jual Masih Memandu Arah Harga

Meskipun konsolidasi terlihat, tekanan jual masih tetap kuat terutama ketika harga gagal bertahan di atas level teknikal penting. Struktur harga menunjukkan bahwa bears masih memiliki momentum lebih dominan dalam interval waktu pendek dan menengah.

Indikator seperti MACD pada kerangka jamannya menunjukkan bahwa momentum bearish belum sepenuhnya hilang. Sampai ada breakout signifikan di atas level resistance utama, sentimen cepat pasar tetap cenderung ke downside.

6. Perbandingan dengan Aset Utama Lainnya

Koreksi harga XRP terjadi dalam konteks pasar yang lebih luas, di mana aset cryptocurrency lain seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) juga menunjukkan volatilitas tinggi atau tekanan jual bergantian. Korelasi harga dengan kedua aset besar ini mencerminkan respons pasar terhadap risiko global.

Ketika BTC dan ETH bergerak sideways atau turun, altcoin besar seperti XRP biasanya mengalami dampak serupa. Hubungan antar-aset ini membantu trader menilai potensi arah umum pasar crypto dalam jangka menengah.

7. Pandangan Pasar ke Depan

Market watchers kini memantau apakah XRP akan berhasil mempertahankan level stabil konsolidasi atau justru menembus ke bawah support. Break di atas US$2,00 dengan close di zona itu bisa membuka peluang pemulihan lebih lanjut. Namun, kegagalan menembus resistance utama berisiko memperpanjang fase volatilitas atau koreksi.

Investor dan trader dianjurkan mengamati level teknikal inti dan volume saat membuat keputusan, karena pasar crypto sering bereaksi cepat terhadap perubahan sentimen. Kombinasi antara data teknikal dan sentimen pasar secara makro menjadi kunci analisis lanjutan.

Baca Juga: Ripple (XRP) Berpeluang Menuju US$5? Ini Analisis Harga dan Risikonya!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin hari iniharga Solana hari iniPepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8