Harga Bitcoin dan Ethereum Anjlok: Mengapa Crypto Turun Hari Ini, 21 Januari 2026

Updated
January 21, 2026

Jakarta, Pintu News – Pasar mata uang crypto global kehilangan hampir $150 miliar dalam 24 jam terakhir karena sentimen investor yang mulai berhati-hati. Penurunan ini mendorong harga Bitcoin (BTC) turun di bawah $88.000, mencatat penurunan hampir 3%.

Kripto berkapitalisasi besar lainnya seperti Ethereum (ETH) juga turun di bawah $3.000 setelah mengalami penurunan sebesar 6%. Sementara itu, XRP (XRP), Solana (SOL), TRON (TRX), dan Monero juga mengalami penurunan antara 4% hingga 18%.

Lalu, apa yang menyebabkan aksi jual besar-besaran ini, dan mengapa pasar kripto turun hari ini?

Peringatan Tarif Trump Guncang Pasar Global

trump meme coin
Sumber: CNN

Salah satu penyebab utama penurunan pasar adalah kekhawatiran baru terkait tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS, Donald Trump. Ia memperingatkan delapan negara Uni Eropa tentang kemungkinan pengenaan tarif, yang kabarnya terkait dengan tuntutan terhadap Greenland.

Baca juga: 3 Alasan Mengapa Januari Jadi Fase Konsolidasi Krusial bagi Bitcoin!

Para pemimpin Eropa dengan cepat menolak hal tersebut dan memberi sinyal bahwa mereka mungkin akan merespons dengan tindakan balasan.

Menambah kekhawatiran, Mahkamah Agung AS kembali menunda keputusan terkait isu tarif ini. Para investor mengharapkan kejelasan, namun penundaan ini justru memicu kekhawatiran bahwa keputusan tersebut bisa saja mendukung Trump.

ETF Bitcoin Catat Penarikan Dana Besar-besaran

Penjualan oleh investor institusi juga menekan harga Bitcoin. ETF Bitcoin spot mencatat penarikan dana hampir $874,4 juta dalam dua hari terakhir. Fidelity memimpin dengan penarikan sekitar $357,3 juta, diikuti oleh Grayscale, Bitwise, dan ARK Invest.

Penarikan yang terus berlanjut ini mencerminkan meningkatnya kehati-hatian di kalangan institusi di tengah risiko geopolitik.

Akibatnya, modal banyak berpindah ke aset safe-haven tradisional seperti emas dan perak, yang keduanya baru-baru ini mencapai harga tertinggi sepanjang masa.

$1 Miliar Likuidasi Menambah Tekanan

Penurunan harga yang tajam memicu likuidasi besar-besaran di seluruh pasar kripto. Data dari CoinGlass menunjukkan bahwa 183.050 trader mengalami likuidasi dalam 24 jam terakhir, dengan total likuidasi mencapai $1,02 miliar.

Hampir 90% dari likuidasi tersebut adalah posisi long, dengan nilai sekitar $928,45 juta—para trader bullish bertaruh akan adanya pemulihan, namun hal itu tak terjadi. Likuidasi terbesar terjadi di Bitget, di mana posisi BTC/USDT senilai $13,52 juta terhapus.

Baca juga: Harga Bitcoin Anjlok ke $89.000 Hari Ini (21/1/26): Apakah Bull Run BTC Sudah Berakhir?

Arah Pergerakan Bitcoin Selanjutnya

Dalam tiga hari terakhir, harga Bitcoin turun dari sekitar $97.000 menjadi mendekati $88.000. Sementara itu, Indeks Ketakutan dan Keserakahan (Fear and Greed Index) turun ke angka 32—memasuki zona ketakutan, menunjukkan bahwa trader mulai menjauhi aset berisiko di tengah ketidakpastian yang meningkat.

Namun, trader kawakan Peter Brandt baru-baru ini memperingatkan bahwa Bitcoin bisa turun ke kisaran $58.000–$62.000 dalam dua minggu ke depan.

Ia menyebutkan ada kemungkinan 50-50 pergerakan tersebut bisa terjadi.

Meski harga menurun, volume perdagangan meningkat, menunjukkan aktivitas tinggi saat para trader mengatur ulang posisi mereka.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8