Jakarta, Pintu News – Bitcoin (BTC) terus membentuk lanskap keuangan global sebagai mata uang kripto terkemuka, dengan kapitalisasi pasar yang tetap di atas $1,7 triliun pada tahun 2026.
Daftar orang-orang kaya Bitcoin mengungkapkan siapa saja yang menguasai sebagian besar aset digital ini. Mereka mencakup individu dengan kepemilikan besar (whales), perusahaan, pemerintah, dan lembaga investasi.
Kepemilikan mereka memberi pengaruh besar terhadap perilaku pasar Bitcoin serta dampak finansialnya secara keseluruhan. Saat ini, harga Bitcoin turun drastis menjadi $89.628 dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $47.494.914.560.
Pada 21 Januari 2026, Bitcoin mengalami penurunan sebesar 3,62%. Saat ini terdapat 19.978.465 koin BTC yang beredar, dari total pasokan maksimal sebanyak 21.000.000 koin BTC.

Satoshi Nakamoto menduduki puncak daftar orang terkaya dalam Bitcoin, dengan kepemilikan sebanyak 968.452 BTC. Jumlah ini setara dengan sekitar 4,8% dari seluruh Bitcoin yang beredar. Koin-koin ini ditambang pada masa awal perkembangan Bitcoin dan tetap tidak tersentuh hingga kini, tersebar di sekitar 20.000 alamat.
Baca juga: Steak ’n Shake Luncurkan Bonus Bitcoin (BTC) untuk Para Karyawan!
Kepemilikan Satoshi merupakan cadangan Bitcoin terbesar yang diketahui, menjadikannya bagian penting dari kisah awal Bitcoin dan berpotensi besar dalam menentukan arah masa depannya.
Di posisi kedua adalah MicroStrategy, yang memiliki 709.715 BTC atau sekitar 3,4% dari total Bitcoin yang beredar. Perusahaan ini, di bawah pimpinan Michael Saylor, membeli Bitcoin dengan dana yang diperoleh melalui utang.
Strategi mereka adalah menjual sebagian kecil koin tersebut di masa depan saat harganya lebih tinggi. Pendekatan agresif ini telah mendorong perusahaan lain untuk melakukan diversifikasi aset dengan cara serupa.
BlackRock memiliki 780.410 BTC melalui produk IBIT miliknya. Ini setara dengan 3,9% dari pasokan Bitcoin yang beredar. Keterlibatan BlackRock, sebagai salah satu perusahaan investasi terbesar di dunia, menandai perubahan besar secara institusional.
Kepemilikan mereka menambah kredibilitas dan mendorong lebih banyak investor tradisional untuk masuk ke pasar aset digital.

Binance, bursa kripto terkemuka, memiliki 647.246 BTC atau sekitar 3,2% dari total pasokan yang beredar. Sebagai salah satu pusat perdagangan terbesar di dunia, kepemilikan Binance berkontribusi terhadap likuiditas pasar dan aktivitas di platform mereka. Cadangan besar ini juga menegaskan posisi dominan Binance dalam industri kripto.
Grayscale, sebuah manajer aset yang juga menawarkan produk investasi berbasis Bitcoin, memiliki 164.933 BTC atau sekitar 0,8% dari total pasokan. Grayscale memungkinkan investor tradisional mengakses Bitcoin tanpa harus berurusan dengan kunci digital. Model ini telah membantu menarik lebih banyak modal institusional ke dalam pasar kripto.
Pemerintah Amerika Serikat secara mengejutkan memiliki sekitar 210.000 BTC, yang mewakili 1% dari pasokan Bitcoin yang beredar. Kepemilikan ini sebagian besar berasal dari penyitaan aset selama proses penyelidikan kriminal. Kepemilikan ini menjadikan pemerintah AS sebagai pemain besar di pasar kripto, baik secara kebetulan maupun sebagai bagian dari strategi tertentu.
Marathon Digital (MARA), perusahaan penambangan kripto, memiliki 52.850 BTC atau sekitar 0,2%. Sebagai penambang, mereka memperoleh keuntungan dengan memverifikasi transaksi di blockchain dan mendapatkan Bitcoin sebagai imbalan.
Baca juga: Grayscale Mengajukan ETF NEAR, Harga NEAR Protocol Melonjak!
Kemampuan untuk menyimpan sebagian dari Bitcoin yang ditambang memungkinkan perusahaan meraih keuntungan lebih besar saat harga Bitcoin naik di masa depan.

Tyler dan Cameron Winklevoss, si kembar bersaudara, memiliki 70.000 BTC atau sekitar 0,3% dari Bitcoin yang beredar. Mereka mulai terlibat dalam Bitcoin menggunakan uang hasil penyelesaian gugatan hukum mereka terhadap Facebook. Kepercayaan mereka terhadap mata uang terdesentralisasi membuat mereka terus aktif sebagai pendukung dan pencipta dalam ekosistem kripto.
Tim Draper, seorang kapitalis ventura, memegang 29.656 BTC atau sekitar 0,1% dari pasokan yang beredar. Ia dikenal karena pembelian 40.000 BTC dalam lelang yang diselenggarakan oleh U.S. Marshals setelah insiden Mt. Gox.
Fakta bahwa Draper berani berinvestasi besar dalam Bitcoin menunjukkan keyakinannya yang kuat terhadap teknologi ini.
Michael Saylor secara pribadi memiliki 17.732 BTC, di luar kepemilikannya melalui perusahaannya. Jumlah ini setara dengan sekitar 0,08% dari total pasokan Bitcoin yang ada. Investasi pribadi ini menegaskan komitmennya terhadap Bitcoin yang melampaui kepentingan bisnis semata.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.