Jakarta, Pintu News – Ethereum (ETH) kembali merosot di bawah level $3.000, menandakan kembalinya tekanan jual di pasar kripto yang lebih luas. Kondisi ini memaksa para pelaku pasar untuk bertahan di zona pertahanan, meskipun sempat ada upaya pemulihan. Penurunan cadangan Ethereum di Binance menjadi titik fokus, mengingat hal ini dapat mempengaruhi dinamika pasokan dan permintaan di masa depan.
Sejak awal tahun 2026, cadangan Ethereum di Binance telah menurun dari sekitar 4,168 juta ETH menjadi sekitar 4,0 juta ETH. Penurunan ini menunjukkan bahwa ada penarikan yang stabil meskipun harga Ethereum masih mengalami tekanan. Fakta bahwa Binance merupakan pusat likuiditas utama untuk Ethereum (ETH) baik di pasar spot maupun derivatif, membuat perubahan dalam saldo cadangan mereka sangat signifikan.
Penurunan cadangan ini terjadi tanpa adanya peningkatan yang berarti dalam arus masuk kembali ke bursa. Ini menunjukkan bahwa para penjual tidak terburu-buru untuk menambah pasokan likuid di level harga saat ini. Kondisi ini biasanya mencerminkan pasar di mana investor lebih memilih untuk menahan aset mereka daripada mendistribusikannya secara aktif, baik dengan menyimpannya di penyimpanan dingin atau menggunakannya di DeFi.
Baca Juga: Apakah Investasi Gen Z Hanya pada Kripto adalah Keputusan Cerdas atau Tidak? Ini Kata Analis!

Ethereum (ETH) menunjukkan kelemahan baru setelah gagal bertahan di atas level kunci $3.000, dengan harga kini berada di sekitar $2.970. Setelah stabil untuk sementara waktu di awal bulan, Ethereum mencoba untuk rebound menuju zona pasokan $3.300–$3.400. Namun, momentum tersebut cepat memudar saat penjual kembali masuk dan menekan pasar ke bawah.
Dari perspektif teknis, Ethereum masih terjebak di bawah rata-rata pergerakan utamanya, yang memperkuat struktur bearish. Penolakan terbaru di dekat tren menurun dari rata-rata 200 hari menunjukkan bahwa upaya kenaikan masih dibatasi oleh resistensi overhead. Sementara itu, penembusan di bawah $3.000 mengubah sentimen pasar kembali ke mode penghindaran risiko, terutama karena para trader kripto tetap sensitif terhadap ketidakpastian makro yang lebih luas.

Aksi harga saat ini lebih mencerminkan upaya pemulihan yang rapuh daripada pembalikan yang dikonfirmasi. Penurunan terbaru Ethereum menempatkan fokus pada kisaran dukungan $2.850–$2.900 sebagai area berikutnya. Area ini sebelumnya telah menjadi titik di mana pembeli masuk selama penjualan sebelumnya.
Jika zona ini gagal bertahan, pasar mungkin akan mengunjungi level yang lebih dalam dari fase koreksi sebelumnya. Untuk para bull mengambil alih kontrol, Ethereum perlu segera merebut kembali $3.000 dan membangun permintaan yang lebih kuat di atas ambang tersebut. Jika permintaan tiba-tiba kembali, pengetatan pasokan yang terjadi bisa memperkuat dorongan naik yang diikuti.
Dinamika saat ini di pasar Ethereum menunjukkan bahwa volatilitas dan ketidakpastian masih mendominasi. Penurunan cadangan di Binance, sementara itu, memberikan indikasi bahwa mungkin ada perubahan dalam keseimbangan pasokan dan permintaan yang bisa mempengaruhi harga di masa depan. Investor dan trader harus tetap waspada terhadap perubahan ini dan bagaimana hal itu bisa mempengaruhi strategi investasi mereka.
Baca Juga: Harga XRP Terpuruk, Akankah Harganya Melonjak di Akhir Januari 2026?
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.