Jakarta, Pintu News – Pada tanggal 26 Januari 2026, harga token Pi (PI) tercatat di level $0,1740, mencatat penurunan sebesar 3,25% dalam 24 jam terakhir. Meskipun terdapat sedikit pemulihan menjelang akhir sesi, grafik harga harian menunjukkan tren penurunan yang cukup konsisten, dengan pergerakan harga sempat menyentuh titik terendah sebelum mengalami rebound ringan di penghujung hari.

Pada tanggal 26 Januari 2026, harga token Pi (PI) tercatat sebesar $0,1740, mengalami penurunan sebesar 3,25% dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Penurunan ini melanjutkan tren negatif yang telah terlihat sebelumnya, mencerminkan tekanan jual yang masih kuat di pasar.
Baca juga: Prediksi Harga Ethereum: Pertumbuhan Jaringan Menjanjikan Target $4.800?
Kapitalisasi pasar Pi juga ikut turun ke $1,45 miliar, sejalan dengan penurunan harga token. Meski begitu, ada lonjakan signifikan dalam volume perdagangan harian yang mencapai $14,53 juta, naik sebesar 74,26% dibanding hari sebelumnya. Lonjakan ini bisa menandakan adanya aktivitas jual beli yang tinggi di tengah volatilitas harga.

Indikator ketakutan dan keserakahan dari CoinMarketCap berada di angka 29, mencerminkan sentimen hati-hati di kalangan investor. Angka antara 20 hingga 40 menunjukkan adanya rasa takut, sementara jika turun di bawah 20 menandakan ketakutan ekstrem yang dapat memicu aksi jual besar-besaran di pasar kripto.
Data dari PiScan menunjukkan adanya peningkatan stabil dalam jumlah deposit ke bursa kripto terpusat (CEX), dengan total 1,33 juta token PI dalam 24 jam terakhir. Bursa OKX mencatat arus masuk sebanyak 1,12 juta token, menjadi yang tertinggi di antara bursa yang telah terdaftar dalam program Know-Your-Business (KYB) dan mendukung token Pi.

Aliran deposit yang terus berlanjut ke CEX di tengah rasa takut yang melanda pasar kripto secara umum bisa menyebabkan kerugian lebih lanjut bagi Pi Network.
Saat artikel ini ditulis pada hari Senin (26/1), Pi Network mengalami kenaikan 1%, memulihkan sebagian kerugian setelah turun 5% pada hari Minggu. Meski begitu, tekanan jual masih membayangi token PI setelah mencatat penurunan lebih dari 13% dalam sepekan terakhir.
Baca juga: Di Tengah Akumulasi Besar Whale, WLFI yang Didukung Trump Beralih dari WBTC ke ETH
Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di level 22 pada grafik harian, menunjukkan bahwa PI berada jauh di zona jenuh jual, yang menandakan tekanan pasokan yang kuat. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) juga tetap berada di bawah garis sinyal dan di bawah titik nol, mencerminkan momentum bearish yang masih dominan.

Jika penjual terus mendominasi pasar, kemungkinan besar harga PI akan turun lebih lanjut menuju titik terendah 19 Januari di $0,1502.
Namun, jika pemulihan harga PI mampu bertahan, maka token ini berpotensi menguji level psikologis $0,2000, yang berada dekat dengan rata-rata pergerakan eksponensial 50 hari (EMA) di $0,2045.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.