Jakarta, Pintu News – Seiring berjalannya minggu ini, pasar kripto mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami tekanan jual yang cukup signifikan. Para pengamat pasar kini mulai mengalihkan perhatian ke sejumlah acara kripto mendatang yang berpotensi memengaruhi sentimen investor.
Pasar mata uang crypto mengalami penurunan sebesar 1,38% pada 26 Januari, yang dipicu oleh aksi jual paksa dan meningkatnya masalah makroekonomi. Tren mingguan menunjukkan penurunan selama tujuh hari sebesar 6,7%.
Harga Bitcoin (BTC) jatuh di bawah $88.000, sementara Ethereum (ETH) turun ke bawah $2.900. Kripto utama lainnya seperti XRP (XRP), SOL, DOGE, dan Cardano (ADA) juga mengalami koreksi. Perkembangan ini bisa menjadi sinyal awal dari pembalikan tren ke arah bullish, atau justru pertanda adanya volatilitas lanjutan seiring investor mengevaluasi ekspektasi jangka pendek.
Minggu ini dipenuhi oleh sejumlah perkembangan penting yang berpotensi menentukan arah selanjutnya dari pasar kripto.
Baca juga: Bitcoin akan Bull Run di 2026? Ini Alasan Arthur Hayes Optimis!
Langkah kebijakan Federal Reserve, legislasi di Amerika Serikat, serta laporan pendapatan perusahaan besar akan menjadi sorotan utama—yang berarti volatilitas pasar kemungkinan akan meningkat secara signifikan. Berikut ini adalah tinjauan mendalam dari hari Senin hingga Jumat, dengan sorotan terhadap acara-acara kripto utama yang patut diperhatikan.
Laporan utama di awal minggu ini adalah data Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat untuk kuartal pertama tahun 2025, yang dirilis pada Senin pagi. Para ekonom memprediksi pertumbuhan sebesar 94%, dan hasilnya positif—menandakan bahwa perekonomian berhasil menghindari perlambatan.
Sebanyak 68% analis memprediksi lonjakan ekonomi yang dipimpin oleh Trump, sementara kemungkinan resesi berada di angka 24%. Berdasarkan data dari Polymarket, 85% percaya bahwa setidaknya satu ekonomi besar akan mengalami resesi sebelum tahun 2027.
Pasar juga bereaksi terhadap usulan tarif 100% oleh Kanada terhadap barang-barang asal Amerika Serikat. Perkembangan ini meningkatkan ketegangan perdagangan dan menambah beban pada pasar kripto yang sudah rapuh.
Pada hari Selasa, Federal Reserve dijadwalkan menyuntikkan dana sebesar $8,3 miliar ke dalam perekonomian pada pukul 09.00 waktu ET. Ini merupakan tahap ketiga dari program pelonggaran kuantitatif (quantitative easing/QE) senilai $53 miliar.
Langkah ini dianggap sebagai aksi agresif dalam pembelian aset saham dan digital, menjadikannya salah satu peristiwa kripto paling penting yang patut dipantau minggu ini.
Di saat yang sama, laporan kepercayaan konsumen untuk bulan Januari juga akan dirilis, yang akan memberikan gambaran mengenai suasana hati rumah tangga dan proyeksi pengeluaran mereka.
Baca juga: Apa itu Take Profit dalam Trading? Ini Contoh & Cara yang Benar
Hari Rabu bisa menjadi momen krusial bagi pasar kripto. Pada pukul 14.00 waktu ET, The Fed akan mengumumkan keputusan suku bunga terbarunya. Pasar hampir sepenuhnya yakin bahwa tidak akan ada perubahan, dengan kemungkinan suku bunga tetap di kisaran 3,50% hingga 3,75% mencapai lebih dari 95%.
Pernyataan resmi FOMC dan konferensi pers Ketua The Fed, Jerome Powell, yang akan berlangsung pukul 14.30 ET, bisa memberikan petunjuk arah mengenai kemungkinan pemangkasan suku bunga di masa depan. Selain itu, laporan pendapatan dari raksasa teknologi seperti Microsoft, Meta, dan Tesla juga dapat memengaruhi sentimen investor secara signifikan.
Hari Kamis akan menjadi sorotan dengan dirilisnya laporan pendapatan Apple serta neraca keuangan yang direvisi di AS. Minggu kemudian ditutup pada hari Jumat dengan angka inflasi PPI untuk bulan Desember dan pidato dari salah satu pejabat FOMC.
Untuk menambah tekanan pasar, terdapat peluang sebesar 75%–80% bahwa pemerintahan AS akan mengalami shutdown (penutupan pemerintahan). Pendanaan ICE dan konflik terkait imigrasi telah memblokir proses anggaran, sehingga meninggalkan ketidakpastian di pasar keuangan.
Ada beberapa peristiwa kripto penting yang layak diperhatikan, dan investor harus bersiap menghadapi volatilitas yang tinggi. Setiap perkembangan bisa saja menjadi pemicu kebangkitan atau justru menyebabkan kerugian lebih lanjut di pasar cryptocurrency.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.