Harga Emas Tembus $5.000, Rekor Baru sebagai Pelindung Aset! Bagaimana Prospeknya di 2026?

Updated
January 27, 2026

Jakarta, Pintu News – Emas kini telah mencapai harga tertinggi baru, menembus batas $5.000 per ons untuk pertama kalinya, dan bahkan sempat menyentuh $5.093 sebelum stabil di kisaran $5.070.

Fenomena ini merupakan bagian dari apa yang analis sebut sebagai reli pelindung (safe haven rally) di tengah kekhawatiran meningkat terhadap utang pemerintah, ketidakstabilan geopolitik, dan depresiasi mata uang. Pada tahun 2026 ini, pembelian emas oleh bank sentral dan pergeseran investor dari aset tradisional menandai era ketidakpastian finansial yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Penyebab Utama Lonjakan Harga Emas

Kenaikan harga emas yang mencapai rekor baru ini menarik perhatian karena melawan pola historis yang ada. Biasanya, emas akan mengalami penurunan ketika suku bunga riil meningkat karena logam mulia ini tidak menghasilkan yield dan memiliki biaya kesempatan. Namun, hubungan tersebut tampaknya telah terputus.

Menurut Brooks, kekhawatiran tentang keberlanjutan fiskal kini lebih dominan daripada sinyal valuasi tradisional, menciptakan dinamika permintaan baru. Pada tahun 2025, harga emas melonjak lebih dari 60% dan momentum ini terus berlanjut ke tahun baru tanpa tanda-tanda perlambatan. Ini menunjukkan pergeseran fundamental dalam cara pasar melihat risiko dan stabilitas moneter. Kenaikan ini tidak hanya mencerminkan rekor baru tetapi juga perubahan dalam persepsi pasar terhadap aset aman.

Baca Juga: 5 Fakta Penting Kesenjangan Pasokan Perak vs Emas dan Dampaknya ke Crypto & Aset Komoditas

Peran Bank Sentral dalam Rally Emas

harga emas dunia hari ini
Generated by AI

Bank sentral telah menambahkan ratusan ton emas ke dalam cadangan mereka tahun lalu, menurut data dari World Gold Council. Nikos Kavlis dari konsultan riset Metals Focus menekankan bahwa terjadi pergeseran yang jelas dari dolar AS, yang sangat menguntungkan bagi harga emas.

Pembelian besar-besaran oleh bank sentral ini merupakan salah satu pendorong utama kenaikan harga emas. Selain itu, kecenderungan ini diperkuat oleh kebijakan moneter yang lebih longgar yang diharapkan akan terus berlanjut. Dengan bank sentral yang terus membeli emas, ini menandakan adanya kekhawatiran yang lebih luas terhadap stabilitas nilai mata uang utama dan mencari alternatif yang lebih aman.

Dampak Lebih Luas dan Prospek Masa Depan

Tidak hanya emas, perak juga mencatatkan harga tertinggi baru dengan menembus $100 per ons, menunjukkan kenaikan hampir 150% pada tahun lalu. Ini menandakan bahwa logam mulia secara keseluruhan sedang mengalami permintaan yang kuat. Faktor-faktor lain yang mendorong reli ini termasuk inflasi yang lebih tinggi dari biasanya dan pelemahan dolar AS.

Dengan diperkirakan Federal Reserve akan memotong suku bunga lagi tahun ini, prospek untuk emas dan logam mulia lainnya tampak sangat positif. Kenaikan ini tidak hanya mencerminkan kondisi saat ini tetapi juga potensi untuk pertumbuhan lebih lanjut dalam jangka panjang.

Kesimpulan

Dengan semua indikator ini, emas tampaknya akan terus menjadi pilihan utama bagi investor yang mencari keamanan dalam ketidakpastian. Kenaikan harga yang signifikan ini bukan hanya fenomena sementara, tetapi bisa jadi merupakan awal dari era baru dalam investasi logam mulia.

Baca Juga: Lonjakan Harga Altcoin: Fenomena Musiman yang Tak Boleh Dilewatkan!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8