Jakarta, Pintu News – XRP (XRP) terus mengalami tekanan sejak awal bulan, memasuki tren penurunan yang berkelanjutan hingga mencapai titik terendah bulanan.
Meski penurunan ini terlihat bearish secara kasat mata, perilaku historis menunjukkan bahwa fase ini mungkin menandakan kelelahan tren, bukan kelanjutan. Pola seperti ini sering kali mendahului pembalikan arah ketika tekanan jual mulai melemah dan proses akumulasi dimulai.
Data on-chain menunjukkan meningkatnya kepercayaan di kalangan pemegang jangka panjang. Metrik Liveliness XRP mengalami penurunan tajam selama enam minggu terakhir dan kini berada di titik terendah dalam dua bulan. Liveliness mengukur apakah pemegang koin lebih banyak membelanjakan atau menyimpannya. Nilai yang menurun mengindikasikan adanya akumulasi, bukan distribusi.
Baca juga: 3 Token Unlock yang Wajib Diawasi Minggu Ini!
Pemegang jangka panjang biasanya memiliki pengaruh besar terhadap arah harga selama fase koreksi. Akumulasi yang terus berlanjut dari kelompok ini mengurangi pasokan yang beredar dan menekan tekanan jual.
Dalam konteks XRP, perilaku ini menunjukkan bahwa keyakinan tetap kuat meskipun harga sempat melemah, meningkatkan peluang pemulihan begitu sentimen pasar secara umum mulai membaik.

Indikator momentum juga memperkuat narasi pembalikan arah. Relative Strength Index (RSI) baru-baru ini memantul dari zona jenuh jual setelah sempat turun di bawah ambang 30. RSI digunakan untuk melacak ekstrem momentum, di mana kondisi jenuh jual sering kali menandai dasar lokal daripada titik penurunan lanjutan.
Masuknya XRP ke wilayah jenuh jual mencerminkan aksi jual dari pelaku pasar yang kurang yakin (weaker hands). Pantulan harga yang terjadi setelahnya mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai mereda.
Aset yang keluar dari kondisi jenuh jual umumnya mencoba melakukan pemulihan jangka pendek, apalagi bila didukung oleh akumulasi dari pemegang jangka panjang.

Sejak awal bulan ini, XRP diperdagangkan dalam pola descending wedge. Pola ini biasanya dianggap bullish karena mencerminkan melemahnya momentum penurunan. Breakout dari struktur seperti ini sering terjadi saat tekanan dari penjual mulai melemah dan pembeli kembali mengambil alih kendali.
Baca juga: Prediksi Harga XRP: Support $1,80 Masih Kokoh Saat Volume Meledak hingga 184%!
Pola wedge ini memproyeksikan potensi kenaikan sekitar 11,7% setelah terjadi konfirmasi breakout. Dengan XRP diperdagangkan di kisaran $1,87, target teknikal berada di sekitar $2,10. Skenario yang lebih konservatif menempatkan konfirmasi breakout di level $2,03, yang akan mengonfirmasi pergerakan naik dan mengindikasikan penguatan momentum.

Namun, skenario bullish ini bisa melemah jika harga gagal menembus batas atas pola wedge. Jika tekanan bearish berlanjut, XRP bisa turun menuju $1,79. Penurunan lebih dalam bahkan bisa membawa harga ke $1,75, yang akan membatalkan setup pembalikan arah dan memperkuat tren turun secara keseluruhan.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.