Jakarta, Pintu News – Harga Ethereum (ETH) kembali naik ke $3.000 hari ini, setelah sempat turun hingga $2.800 pada hari Minggu akibat akhir pekan yang sulit bagi pasar crypto. Meskipun kenaikannya tergolong kecil, ETH masih mencatat penurunan sebesar 6% dalam sepekan dan 7% dalam dua minggu terakhir, serta turun 4% selama setahun terakhir.
Namun, secara fundamental posisinya tetap sangat kuat. Investor jangka panjang terkemuka, Jelle, menyatakan bahwa ia memperkirakan Ethereum akan “mengungguli” kinerja pasar begitu Bitcoin (BTC) memulai pemulihan secara menyeluruh.
Dengan statusnya sebagai jaringan layer-one terbesar di dunia kripto, prediksi harga jangka panjang Ethereum tetap sangat positif untuk tahun 2026.

Pada 28 Januari 2026, harga Ethereum tercatat berada di sekitar $3,003 atau setara dengan Rp50.215.792, mengalami kenaikan 1,31% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, ETH sempat menyentuh level terendahnya di Rp48.719.924 dan level tertingginya di Rp50.747.157.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Ethereum kini berada di sekitar Rp6.071 triliun, dengan volume perdagangan harian yang turun 1% menjadi Rp466,5 triliun dalam waktu 24 jam terakhir.
Baca juga: Harga Bitcoin Bertahan di $88.000 Hari Ini (28/1/26): Mampukah BTC Melonjak ke $100.000?
Dalam sebuah update posisi di platform X, investor kripto Jelle menyoroti bahwa Bitcoin masih bertahan di atas level support mingguan, sementara kondisi makroekonomi mulai berubah ke arah yang pada akhirnya akan meningkatkan permintaan terhadap BTC.
Karena itu, Jelle berencana untuk tetap memegang BTC-nya dan menunggu reli besar yang akan datang, dengan pandangan serupa juga ia sampaikan terhadap Ethereum.
Seperti disebutkan sebelumnya, Jelle memperkirakan Ethereum akan mengungguli rata-rata pasar saat sentimen menjadi lebih bullish. Namun, ia mengakui bahwa jika harga ETH turun di bawah level support $2.500, ia mungkin harus “meninjau kembali” strateginya.
Jika melihat grafik harga Ethereum hari ini, tampak bahwa ETH mungkin sedang mendekati pergerakan besar, dengan pola pennant yang terbentuk sejak Oktober.
Indikator RSI (kuning) dan MACD (oranye, biru) baru-baru ini mencapai titik yang diduga sebagai dasar, yang dapat menjadi sinyal koreksi naik signifikan untuk altcoin ini.
Baca juga: Harga XRP Sentuh Titik Terendah Lokal, Peluang Reli Breakout hingga 11% Semakin Kuat?

Berdasarkan analisis ini dan pandangan dari investor seperti Jelle, harga Ethereum diperkirakan bisa kembali menembus $3.000 dalam waktu satu minggu, lalu naik ke $3.500 pada akhir Februari.
Dan karena Ethereum adalah jaringan layer-one terbesar berdasarkan Total Value Locked (TVL), serta memimpin dalam hal tokenisasi aset, prediksi harga jangka panjangnya sangat bullish.
ETH diperkirakan bisa mencapai $4.000 pada kuartal kedua, menembus $5.000 pada paruh kedua tahun, dan bahkan menyentuh $6.500 di kuartal keempat. Meskipun semua ini bergantung pada kondisi makroekonomi, jika situasinya mendukung, Ethereum memiliki potensi untuk melesat tinggi.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.