Diam-diam Borong Bitcoin, Perusahaan Publik Tambah Cadangan Saat Harga Crypto Stagnan

Updated
January 28, 2026

Jakarta, Pintu News – Perusahaan publik global mulai 2026 dengan langkah yang kontras dengan pergerakan harga Bitcoin (BTC). Meski harga cryptocurrency ini bergerak relatif datar dalam sebulan terakhir, sejumlah emiten justru memperbesar kepemilikan Bitcoin mereka. Strategi akumulasi ini terungkap melalui laporan dan pengumuman resmi sepanjang pekan ini. Fenomena tersebut memunculkan sinyal bahwa kepercayaan institusional terhadap crypto masih terjaga dalam jangka panjang.

Perusahaan Publik Aktif Menambah Cadangan Bitcoin

Salah satu contoh datang dari American Bitcoin Corporation, perusahaan tercatat di Nasdaq yang melaporkan peningkatan kepemilikan Bitcoin menjadi 5.843 BTC. Jumlah ini bertambah sekitar 416 BTC dibandingkan posisi sebelumnya. Sejak debutnya di bursa pada September 2025, perusahaan tersebut kini berada di peringkat ke-18 pemegang Bitcoin terbesar di kalangan perusahaan publik. Manajemen menyebutkan BTC yield sebesar 116 persen hingga 25 Januari 2026, yang mengukur peningkatan eksposur Bitcoin per saham.

American Bitcoin merupakan entitas yang lahir dari armada penambangan milik Hut 8 dan kini menjadi salah satu anak usaha strategisnya. Langkah ekspansi cadangan ini dilakukan di tengah kondisi pasar crypto yang relatif tenang. Perusahaan tampaknya memanfaatkan fase harga mendatar untuk menambah eksposur. Strategi ini mencerminkan pandangan jangka panjang terhadap nilai Bitcoin.

Sektor Teknologi dan Kesehatan Ikut Masuk Crypto

Akumulasi Bitcoin juga dilakukan oleh perusahaan di luar sektor keuangan. Hyperscale Data, perusahaan pusat data berbasis AI, mengumumkan bahwa anak usahanya Ault Capital Group membeli 10 BTC di pasar terbuka. Pembelian tersebut meningkatkan total kepemilikan konsolidasi menjadi 560 BTC. Perusahaan ini menyebut Bitcoin sebagai bagian inti dari strategi bisnisnya.

top 20 bitcoin treasury companies
Sumber: Cointelegraph/BitcoinTreasuries

Baca juga: Morgan Stanley Tancap Gas ke Crypto, Bentuk Unit Khusus dan Tunjuk Otak Strategi Aset Digital

Di sektor layanan kesehatan, SRx Health Solutions mengungkap kepemilikan aset crypto senilai sekitar USD 18 juta atau setara Rp300,8 miliar. Portofolio tersebut terdiri dari Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH). Langkah ini menunjukkan bahwa adopsi cryptocurrency tidak lagi terbatas pada perusahaan teknologi. Semakin banyak emiten tradisional yang mulai melihat crypto sebagai aset strategis.

Strategy Agresif, GameStop Ambil Arah Berbeda

Di antara perusahaan publik, Strategy masih menjadi pemegang Bitcoin terbesar. Sepanjang Januari 2026, perusahaan ini melakukan beberapa pembelian besar. Strategy membeli 1.283 BTC senilai sekitar USD 116 juta atau Rp1,94 triliun pada awal bulan. Selanjutnya, perusahaan menambah 13.627 BTC senilai USD 1,25 miliar atau sekitar Rp20,89 triliun, disusul pembelian lanjutan hingga total kepemilikan mencapai 712.647 BTC.

Namun, tidak semua perusahaan mengambil arah yang sama. GameStop dilaporkan memindahkan seluruh 4.710 BTC miliknya ke Coinbase Prime. Langkah ini memicu spekulasi bahwa perusahaan ritel tersebut tengah meninjau ulang strategi treasury Bitcoin-nya. Perbedaan pendekatan ini menunjukkan bahwa respons perusahaan terhadap kondisi pasar crypto masih beragam.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8