Hype Emas dan Perak Salip Crypto di Media Sosial, Sinyal Rotasi Minat Investor Ritel?

Updated
January 29, 2026

Jakarta, Pintu News – Minat investor ritel di media sosial menunjukkan pergeseran signifikan sepanjang Januari. Percakapan mengenai crypto dan cryptocurrency tidak lagi selalu mendominasi, seiring reli harga emas dan perak yang menarik perhatian publik. Data media sosial mengindikasikan bahwa logam mulia menjadi topik utama di banyak hari perdagangan bulan ini. Fenomena tersebut memunculkan sinyal rotasi sentimen jangka pendek di kalangan investor ritel.

Emas dan Perak Dominasi Percakapan Investor

Menurut data dari Santiment, diskusi tentang emas melonjak tajam pada pekan kedua Januari, bertepatan dengan harga emas yang mencetak rekor baru. Dalam rentang 8–18 Januari, emas menjadi topik paling banyak dibicarakan di media sosial. Minat terhadap perak juga muncul sejak awal bulan dan kembali menguat saat harganya menembus level tertinggi sepanjang masa. Kondisi ini menunjukkan bahwa investor ritel cenderung mengikuti aset dengan momentum harga paling kuat.

Pada pekan ketiga Januari, minat terhadap crypto sempat kembali meningkat. Hal ini terjadi saat pelaku pasar mencoba memanfaatkan koreksi harga untuk membeli di level rendah. Namun, dominasi crypto di media sosial tidak bertahan lama. Fokus publik kembali bergeser ketika perak mencatat lonjakan harga lanjutan.

Baca juga: Ripple Resmi Luncurkan Ripple Treasury, Blockchain Masuk ke Jantung Keuangan Korporasi!

Lonjakan Minat Ritel dan Risiko FOMO

Harga perak sempat melonjak ke atas USD 117 atau sekitar Rp1,95 juta per ons, memicu euforia di kalangan investor ritel. Santiment mencatat bahwa lonjakan minat semacam ini sering kali diiringi rasa takut ketinggalan peluang atau FOMO. Dalam beberapa jam setelah mencapai puncak, harga perak justru mengalami koreksi tajam. Pola ini mengindikasikan bahwa hype ritel kerap bertepatan dengan puncak harga jangka pendek.

Analis menilai fenomena tersebut sebagai sinyal kewaspadaan. Ketika diskusi publik memuncak, risiko koreksi cenderung meningkat. Hal ini bukan hanya berlaku di pasar komoditas, tetapi juga sering terlihat di pasar crypto. Oleh karena itu, lonjakan minat media sosial menjadi indikator sentimen yang penting untuk diperhatikan.

Baca juga: Bukan Uptober, Reli Bitcoin Justru Berpotensi Dimulai Februari? Ini Alasan Analis Crypto

Crypto Masih Kuat di Mesin Pencari

google trends crypto
Sumber: Google Trends

Meski kalah dominan di media sosial, crypto masih menunjukkan daya tarik tinggi dalam pencarian internet. Data Google Trends memperlihatkan pencarian terkait crypto dan Bitcoin (BTC) tetap berada di level tinggi sepanjang tujuh hari terakhir. Pencarian seperti “crypto price” dan “Bitcoin price” masih konsisten diminati pengguna. Hal ini menunjukkan bahwa ketertarikan terhadap cryptocurrency belum sepenuhnya surut.

Perbandingan ini mengindikasikan adanya perbedaan antara percakapan sosial dan minat pencarian. Investor ritel mungkin mengikuti hype logam mulia di media sosial, tetapi tetap memantau pergerakan crypto. Dinamika ini mencerminkan rotasi perhatian, bukan pergeseran permanen. Bagi pasar crypto, kondisi tersebut berpotensi membuka peluang ketika sentimen kembali beralih.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8