Harga HYPE Melejit Tajam, Perdagangan Perak Jadi Katalis Tak Terduga?

Updated
January 29, 2026

Jakarta, Pintu News – Lonjakan harga Hyperliquid (HYPE) menjadi salah satu sorotan utama di pasar crypto dalam beberapa hari terakhir. Di tengah pemulihan pasar cryptocurrency global, performa HYPE terlihat jauh lebih menonjol dibanding aset lain.

Kenaikan ini terjadi bersamaan dengan aktivitas perdagangan perak yang melonjak tajam di platform Hyperliquid. Data menunjukkan bahwa reli HYPE bukan sekadar mengikuti sentimen pasar umum, melainkan didorong faktor struktural yang spesifik.

HYPE Menguat Seiring Lonjakan Trading Perak

Berdasarkan data dari BeInCrypto, harga Hyperliquid (HYPE) sempat menembus level USD 34 atau sekitar Rp568.000, tertinggi sejak awal Desember. Dalam 24 jam, harga melonjak lebih dari 22 persen, sementara volume perdagangan harian meningkat hampir dua kali lipat hingga melampaui USD 800 juta atau sekitar Rp13,37 triliun. Performa ini menempatkan HYPE sebagai salah satu aset dengan kenaikan terbesar di antara 100 crypto teratas.

hype price performance
Sumber: BeInCrypto

Kenaikan harga tersebut bertepatan dengan ledakan aktivitas perdagangan perak di platform Hyperliquid. Pasar Silver-USDC mencatat volume sekitar USD 1,1 miliar atau setara Rp18,39 triliun dalam satu hari. Angka ini menjadikan perak sebagai aset ketiga paling aktif diperdagangkan setelah Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH). Fenomena ini menunjukkan meningkatnya minat terhadap komoditas di ekosistem derivatif crypto.

Baca juga: Prediksi Harga Solana Februari 2026: Uji Area Resistance di $147, Berpotensi Kembali ke $200?

Peran HIP-3 dalam Mendorong Volume dan Likuiditas

Aktivitas perdagangan perak yang masif tidak terlepas dari penerapan Hyperliquid Improvement Proposal 3 (HIP-3). Upgrade ini memungkinkan siapa pun meluncurkan pasar perpetual futures secara permissionless dengan melakukan staking minimal 500.000 HYPE. Sejak diaktifkan pada Oktober 2025, HIP-3 secara signifikan memperluas ragam aset yang dapat diperdagangkan di Hyperliquid. Perak muncul sebagai aset paling dominan dalam skema ini.

Seiring meningkatnya adopsi HIP-3, open interest di pasar-pasar tersebut terus mencetak rekor baru. Total open interest HIP-3 kini melampaui USD 900 juta atau sekitar Rp15,04 triliun, jauh meningkat dibandingkan sekitar USD 260 juta sebulan sebelumnya. Lonjakan ini menegaskan bahwa HIP-3 berhasil menciptakan pusat likuiditas baru. Perdagangan perak menjadi motor utama pertumbuhan volume tersebut.

Baca juga: Crypto Payments Tembus Titik Kritis: 39% Merchant Terima Kripto, Bank Besar Ikut Masuk

Tokenomics HYPE Diuntungkan dari Ledakan Aktivitas

Lonjakan volume perdagangan langsung berdampak pada tokenomics Hyperliquid. Dalam mekanisme HIP-3, biaya transaksi dibagi rata antara pengelola pasar dan protokol. Semakin besar volume, semakin tinggi pendapatan biaya yang masuk ke sistem Hyperliquid. Pendapatan ini kemudian dialokasikan ke Hyperliquid Assistance Fund.

Sekitar 97 persen dana dari Assistance Fund digunakan untuk melakukan buyback HYPE di pasar terbuka. Mekanisme ini secara bertahap mengurangi suplai beredar dan kerap dipandang mendukung harga dalam jangka menengah hingga panjang.

Lembaga crypto FalconX bahkan memperkirakan tambahan pendapatan dari HIP-3 dapat mendorong potensi kenaikan HYPE hingga 67 persen tahun ini. Hal ini menempatkan HYPE sebagai salah satu token dengan struktur insentif paling langsung terhadap aktivitas pengguna.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8