Jakarta, Pintu News – Pasar crypto dan cryptocurrency dibuka melemah pada Kamis (29/1/26), dengan tekanan terlihat merata di hampir seluruh aset digital. Kapitalisasi pasar global turun signifikan, sementara Bitcoin (BTC) kembali gagal menembus level psikologis utama. Kondisi ini berdampak lebih besar pada altcoin, yang mencatat koreksi lebih dalam. Pelemahan tersebut memicu kekhawatiran investor terhadap arah pasar dalam jangka pendek.
Total kapitalisasi pasar crypto tercatat turun sekitar USD 44 miliar atau setara Rp735,4 triliun, sehingga berada di kisaran USD 2,95 triliun atau sekitar Rp49.316 triliun. Penurunan ini menandakan tekanan jual yang masih mendominasi meskipun laju penurunan mulai melambat. Setelah akhir pekan yang bearish, pasar berupaya mencari titik keseimbangan baru. Namun, kepercayaan investor belum sepenuhnya pulih.
Dari sisi makro, keputusan Federal Reserve menahan suku bunga acuan di level 3,50–3,75 persen memberi sinyal kebijakan yang relatif netral. Meski mengurangi kekhawatiran pengetatan lanjutan, dampaknya ke pasar crypto masih terbatas. Investor global cenderung menunggu kepastian arah ekonomi selanjutnya. Akibatnya, pasar cryptocurrency belum mampu mencatat pemulihan berarti.
Baca juga: Harga HYPE Melejit Tajam, Perdagangan Perak Jadi Katalis Tak Terduga?

Bitcoin (BTC) diperdagangkan di kisaran USD 88.127 atau sekitar Rp1,47 miliar setelah mengalami tekanan jual lanjutan. Kegagalan menembus level USD 90.000 kembali memperkuat sentimen hati-hati di pasar. Volatilitas tinggi membuat pelaku pasar enggan mengambil posisi agresif. BTC kini bergerak dekat area teknikal yang krusial.
Jika tekanan berlanjut, Bitcoin berpotensi menguji support di sekitar USD 86.987 atau Rp1,45 miliar. Level ini bertepatan dengan zona Fibonacci retracement penting yang kerap menjadi area pertahanan harga. Sebaliknya, pemulihan dapat terjadi jika minat beli kembali menguat. Penembusan di atas USD 90.000 akan menjadi sinyal pembalikan arah jangka pendek.
Baca juga: Prediksi Harga Solana Februari 2026: Uji Area Resistance di $147, Berpotensi Kembali ke $200?
Tekanan pasar paling terasa di segmen altcoin. River (RIVER) mencatat penurunan terdalam dengan koreksi sekitar 27 persen dalam 24 jam terakhir. Harga turun ke kisaran USD 47 atau sekitar Rp785.500 setelah menembus support penting di USD 61. Pergerakan ini mencerminkan melemahnya momentum dan meningkatnya risiko lanjutan.

Jika arus keluar modal berlanjut, RIVER berpotensi turun menuju support berikutnya di sekitar USD 36 atau Rp601.700. Kegagalan bertahan di level tersebut dapat membuka ruang koreksi lebih dalam. Meski demikian, peluang pemulihan tetap ada jika sentimen pasar membaik. Altcoin secara umum masih sangat bergantung pada arah pergerakan Bitcoin.
Sebagai penutup, pelemahan pasar crypto hari ini dipicu kombinasi tekanan teknikal dan sentimen makro yang belum stabil. Bitcoin masih tertahan di bawah level kunci, sementara altcoin mengalami koreksi lebih tajam. Meski terdapat sejumlah kabar positif dari industri, pasar secara keseluruhan masih bergerak defensif. Dalam waktu dekat, arah crypto akan sangat ditentukan oleh kemampuan Bitcoin memimpin pemulihan pasar.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.