Jakarta, Pintu News – Prediksi harga silver (XAG/USD) dalam jangka lima tahun menunjukkan pandangan yang beragam antara analis dan model pasar, mencerminkan kombinasi faktor fundamental termasuk permintaan industri yang kuat, defisit pasokan, serta dinamika makro global.
Beberapa proyeksi melihat potensi apresiasi moderat hingga signifikan, sementara risiko koreksi juga tetap ada. Berikut adalah rangkuman proyeksi utama untuk periode 2026–2030 berdasarkan berbagai sumber pasar.
Permintaan silver diperkirakan tetap kuat di tengah pertumbuhan sektor industri, terutama pada energi terbarukan seperti panel surya dan aplikasi elektronik, yang bisa mendukung tren harga positif selama 5 tahun ke depan. Beberapa analis melihat tren structural “industrial super-cycle” yang bisa menopang kenaikan harga silver karena peran logam ini dalam teknologi bersih dan digitalisasi. Faktor ini memperkuat ekspektasi kenaikan harga dibanding rata-rata historis.
Baca Juga: 7 Fakta Penting: Dampak Penjualan Whale pada Harga XRP
Data dari harga silver futures menunjukkan bahwa silver diperkirakan tetap berada pada tren naik menuju pertengahan dekade, di mana rata-rata harga diprediksi meningkat dari level awal 2026 menuju akhir 2028. Beberapa bank besar dan lembaga finansial menyajikan kerangka proyeksi yang mencerminkan kenaikan berkelanjutan untuk komoditas ini seiring waktu. Kondisi makro seperti inflasi dan kebijakan suku bunga turut memengaruhi prediksi ini.
Beberapa model statistik memperkirakan bahwa harga silver bisa mencapai rata-rata $155–$170 per ounce menjelang akhir 2026 atau jauh melewati level ini pada akhir dekade, tergantung pada permintaan dan tekanan pasar global. Estimasi ini menempatkan silver pada tingkat yang jauh lebih tinggi dibanding rata-rata historis jika kondisi bullish bertahan. Namun, model seperti ini sangat bergantung pada asumsi lanjutan tentang pasokan, volatilitas, dan arus modal global.

Beberapa proyeksi lembaga keuangan melihat silver diperkirakan mengalami apresiasi moderat dengan rata-rata harga tahunan di kisaran menengah dibanding proyeksi jangka panjang. Pandangan seperti ini sering melibatkan analisis keseimbangan pasokan-permintaan fisik jangka panjang serta kebutuhan industri yang konsisten. Meski proyeksi moderat berbeda dari skenario bullish ekstrem, mereka mencerminkan kemungkinan tren naik yang stabil.
Meskipun banyak prediksi bullish, ada pula pandangan konservatif yang menunjukkan risiko koreksi harga terkait volatilitas pasar komoditas atau peristiwa makro tak terduga. Kenaikan tajam dalam periode spesifik dapat memicu fase profit-taking atau mean reversion yang menahan momentum kenaikan lebih lanjut. Pandangan semacam ini menggarisbawahi bahwa silver tetap rentan terhadap dinamika pasar global yang cepat berubah.
Beberapa prediksi konservatif sebelumnya menempatkan harga silver dalam kisaran lebih rendah perounce pada awal 2026, sedangkan pandangan jangka panjang lebih optimis melihat kenaikan menuju akhir dekade. Ini mencerminkan konsensus umum bahwa pasar silver sangat dipengaruhi oleh faktor non-lineer seperti industri teknologi dan kebijakan moneter global. Perbedaan skenario menunjukkan bahwa investor perlu menggabungkan berbagai pandangan untuk menyusun strategi.
Secara keseluruhan, prediksi harga silver 2026–2030 menunjukkan rentang peluang yang luas, dari moderat hingga signifikan bergantung pada kondisi pasar dunia. Investor yang menilai proyeksi jangka panjang sebaiknya mempertimbangkan baik potensi kenaikan harga sebagai aset industri dan lindung nilai maupun risiko volatilitas pasar.
Strategi diversifikasi serta pemantauan indikator fundamental seperti permintaan industri, pasokan fisik, dan kebijakan makro akan menjadi kunci dalam mengelola eksposur terhadap silver.
Baca Juga: 5 Wawasan Penting Prediksi SHIB Akan Turun Dulu Sebelum Capai ATH Baru
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
• Watcher Guru News. Silver Price Prediction for the Next 5 Years. Diakses tanggal 30 Januari 2026.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.