Sony Suntik Rp218 Miliar ke Startale, Soneium Diproyeksikan Jadi Mesin Crypto Global

Updated
January 30, 2026

Jakarta, Pintu News – Sony kembali menegaskan ambisinya di sektor crypto dan cryptocurrency dengan menggelontorkan dana besar ke Startale Group. Melalui Sony Innovation Fund, Sony Ventures menambah investasi lanjutan sebesar 13 juta dolar AS atau setara Rp218,36 miliar untuk mendukung pengembangan Soneium.

Langkah ini menunjukkan bahwa Sony melihat teknologi blockchain sebagai fondasi strategis jangka panjang. Investasi tersebut juga memperkuat posisi Sony sebagai pemain institusional di ekosistem web3 global.

Investasi Lanjutan Sony dan Posisi Strategis Startale

Sony Ventures mengumumkan pendanaan lanjutan ke Startale Group sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap pengembangan infrastruktur blockchain. Investasi sebesar 13 juta dolar AS ini merupakan kelanjutan dari pendanaan awal pada 2023 dan seed extension pada 2024.

Dengan tambahan ini, total pendanaan Startale sejak berdiri mencapai sekitar 20 juta dolar AS atau Rp335,94 miliar. Angka tersebut mencerminkan kepercayaan kuat dari investor strategis terhadap arah bisnis Startale.

Startale merupakan perusahaan spin-off dari Astar Foundation yang berperan sebagai arsitek utama dan penyedia infrastruktur teknis Soneium. CEO Startale Group, Sota Watanabe, menegaskan bahwa Sony telah menjadi mitra kunci sejak tahap awal proyek tersebut.

Ia menyebut visi perusahaan adalah membawa dunia ke ekosistem on-chain secara global. Dukungan berkelanjutan dari Sony dinilai penting untuk mewujudkan skala dan stabilitas infrastruktur crypto yang dibutuhkan.

Baca juga: Kenapa Emas Antam Turun Hari Ini (30/1/26)?

Soneium sebagai Infrastruktur Ethereum Layer-2 untuk Hiburan

Soneium adalah jaringan Ethereum layer-2 yang dikembangkan bersama Sony Block Solutions Labs dengan memanfaatkan OP Stack dari Optimism. Jaringan ini dirancang untuk membuka peluang on-chain bagi industri hiburan, termasuk game, musik, dan konten digital. Sejak peluncuran mainnet pada Januari tahun lalu, Soneium telah memproses lebih dari 500 juta transaksi. Capaian tersebut menunjukkan tingkat adopsi dan aktivitas yang tinggi di ekosistem Ethereum (ETH).

Selain volume transaksi, Soneium saat ini mendukung lebih dari 250 aplikasi terdesentralisasi yang aktif. Sejumlah protokol besar seperti Uniswap dan Aave telah terintegrasi ke dalam jaringan ini. Integrasi tersebut memperkuat kredibilitas Soneium sebagai infrastruktur crypto yang siap digunakan secara luas.

Baca juga: Apa Arti Emiten Disuspensi? Ini Penjelasan dan Dampaknya bagi Investor

Ekspansi Ekosistem dan Ambisi Web3 Sony

Di luar pengembangan jaringan inti, Startale terus membangun ekosistem pendukung Soneium melalui berbagai kemitraan strategis. Salah satunya adalah kolaborasi dengan Plume untuk menghadirkan solusi Real World Asset Finance berbasis blockchain. Kerja sama ini memungkinkan streaming imbal hasil tokenisasi aset dunia nyata melalui mesin interoperabilitas SkyLink.

Sementara itu, Sony juga memperluas langkahnya di sektor web3 melalui rencana penerbitan stablecoin. Sony Bank, anak usaha Sony Financial Group, berencana menerbitkan stablecoin dolar AS untuk pasar Amerika Serikat pada tahun fiskal 2026. Di sisi lain, Sony Singapore telah menerima pembayaran menggunakan USD Coin (USDC) melalui kemitraan dengan Crypto.com.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8