Jakarta, Pintu News – Narasi tentang potensi harga Ripple (XRP) menembus tiga digit kembali ramai di komunitas crypto dan cryptocurrency global. Namun, pakar pasar keuangan menilai fokus berlebihan pada spekulasi harga justru menyesatkan pemahaman publik.
Pendiri Black Swan Capitalist, Versan Aljarrah, menyebut XRP sebagai salah satu instrumen keuangan paling disalahpahami saat ini. Menurutnya, perdebatan harga jangka pendek telah mengaburkan fungsi fundamental XRP dalam sistem keuangan global.
Versan Aljarrah mengkritik keras budaya spekulasi yang berkembang di komunitas XRP. Ia menilai diskusi yang didominasi target harga ekstrem dan prediksi berbasis rumor hanya menciptakan kebisingan. Kondisi ini, menurutnya, melemahkan kredibilitas jangka panjang XRP di mata pelaku keuangan serius. Fokus yang keliru membuat banyak pihak gagal memahami tujuan utama aset tersebut.
Aljarrah menegaskan bahwa nilai masa depan XRP tidak ditentukan oleh lonjakan harga sesaat. Ia menyebut bahwa XRP tidak dirancang sebagai aset spekulatif seperti kebanyakan crypto lainnya. Perannya jauh lebih besar dan bersifat struktural dalam sistem keuangan.
Baca juga: Emas Lampaui Bitcoin? Raoul Pal Justru Sebut Ini Sinyal BTC yang Siap Reli Besar
Menurut Aljarrah, XRP diciptakan untuk beroperasi di atas sistem keuangan berbasis utang yang selama ini mendominasi ekonomi global. XRP dirancang sebagai lapisan penyelesaian netral untuk transaksi lintas negara dan antar institusi.
Dalam konteks ini, XRP berfungsi sebagai alat penyelesaian kewajiban, bukan sekadar instrumen perdagangan. Peran tersebut membedakannya dari cryptocurrency lain yang lebih bergantung pada sentimen pasar.
Saat ini, XRP masih bergerak seirama dengan pasar crypto secara umum, termasuk mengikuti pergerakan Bitcoin (BTC). Aljarrah menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena pasar crypto masih terikat pada siklus likuiditas dan sistem treasury tradisional. Keterkaitan tersebut membuat XRP belum sepenuhnya mencerminkan nilai utilitasnya. Namun, ia menilai kondisi ini tidak akan berlangsung selamanya.
Baca juga: XAUT vs PAXG: 2 Crypto Emas Bersaing di Tengah Lonjakan Harga Emas Global
Aljarrah menyebut bahwa perubahan besar akan terjadi ketika XRP terlepas dari pola perdagangan spekulatif pasar crypto. Proses decoupling ini dinilai penting agar volatilitas harga dapat berkurang. Ketika itu terjadi, harga XRP akan lebih merefleksikan kegunaannya dalam sistem keuangan nyata. Nilai yang lebih tinggi dibutuhkan untuk mendukung arus keuangan global berskala besar.
Ia juga menyoroti pentingnya kejelasan regulasi sebagai katalis utama perubahan tersebut. Aturan yang jelas berpotensi mengalihkan modal dari spekulasi menuju aset digital yang patuh dan memiliki use case nyata. Dalam konteks ini, XRP dinilai berada pada posisi strategis. Aljarrah bahkan mengingatkan bahwa di masa awal, XRP sempat diposisikan sebagai kandidat aset cadangan global.
Pernyataan lama dari Ripple dan pandangan CTO-nya, David Schwartz, yang pernah membandingkan XRP dengan emas digital turut disorot. Narasi ini menunjukkan bahwa visi XRP sejak awal bukanlah keuntungan instan. XRP diproyeksikan sebagai infrastruktur keuangan jangka panjang dalam sistem yang semakin terdigitalisasi. Tokenisasi aset dan arus dana global menjadi konteks utama perannya di masa depan.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.