Jakarta, Pintu News – Pasar kripto kembali diguncang setelah Ethereum (ETH) tergelincir di bawah $2.700 dan memicu gelombang kekhawatiran baru. Trader senior Peter Brandt menilai struktur grafik terbaru memberi sinyal pelemahan lanjutan, seiring likuiditas yang menipis dan tekanan jual yang belum mereda.
Di saat yang sama, arus keluar dari spot Ethereum ETF menambah beban sentimen, menandakan investor institusional belum kembali agresif. Situasi makin ramai dibicarakan setelah Vitalik Buterin menarik 16.384 ETH untuk agenda strategis yang diklaim terkait keberlanjutan ekosistem.

Peter Brandt menyoroti grafik 24 jam Ethereum (ETH) yang membentuk pola symmetrical triangle, lalu mengalami breakdown ke bawah. Menurutnya, pola tersebut kerap menjadi sinyal klasik kelanjutan tren turun ketika tekanan jual lebih dominan daripada minat beli. Ia juga menekankan bahwa rendahnya likuiditas dapat mempercepat penurunan karena order beli tidak cukup tebal untuk menahan dorongan jual.
Dengan kata lain, pergerakan kecil dapat memicu penurunan lebih besar saat pasar sedang sensitif. Brandt turut membagikan analisis lain yang menampilkan right-angled broadening pattern pada total kapitalisasi pasar kripto. Total market cap disebut telah turun ke area dukungan penting sekitar $2,82 triliun setelah guncangan pasar terbaru.

Ia memperingatkan bahwa jika tekanan bearish berlanjut, kapitalisasi dapat merosot menuju $2,41 triliun atau turun sekitar 15–20% dari level saat ini. Dalam skenario tersebut, aset besar seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Ripple (XRP) berpotensi ikut terseret lebih dalam.
Baca juga: Kevin Warsh Jadi Kandidat Terkuat Ketua The Fed, Kenapa Bitcoin Langsung Goyang?
Tekanan terhadap Ethereum (ETH) tidak hanya datang dari analisis grafik, tetapi juga dari arus dana institusional yang cenderung keluar. Pada Kamis, spot Ethereum ETF mencatat net outflow hampir $156 juta, memperlihatkan minat risiko yang melemah.
Fidelity FETH memimpin penarikan dengan sekitar $59,2 juta, disusul BlackRock ETHA sekitar $54,9 juta. Produk Grayscale ETHE dan ETH juga mengalami arus keluar sekitar $13,1 juta dan $26,5 juta, mempertegas bahwa sentimen institusi masih defensif.
Kondisi ini terjadi ketika Ethereum (ETH) sudah terkoreksi lebih dari 46% dalam beberapa bulan terakhir, sehingga ruang pemulihan terasa sempit. Arus keluar ETF sering dibaca sebagai sinyal bahwa pelaku besar memilih menunggu kepastian tren sebelum kembali menambah eksposur.
Ketika outflow berbarengan dengan penurunan harga, pasar cenderung menilai risiko penurunan lanjutan lebih besar daripada peluang reli cepat. Kombinasi faktor tersebut membuat setiap pantulan harga rawan dianggap sekadar relief rally.
Baca juga: 3 Altcoin Ini Disebut Berpotensi Cetak All-Time High Baru pada Februari 2026
Di tengah sorotan pasar, Vitalik Buterin mengonfirmasi penarikan 16.384 ETH yang memicu spekulasi tambahan. Ia menyatakan dana tersebut diarahkan untuk dua tujuan, yakni mempercepat roadmap Ethereum (ETH) agar tetap unggul dalam performa dan skalabilitas tanpa mengorbankan ketahanan, keberlanjutan, serta desentralisasi. Selain itu, dana juga ditujukan untuk menopang keberlanjutan jangka panjang Ethereum Foundation dan menjaga misi inti jaringan.
Fokusnya mencakup penguatan lapisan inti blockchain dan memastikan pengguna dapat mengakses jaringan dengan kedaulatan diri, keamanan, serta privasi. Meski penjelasan tersebut bernuansa fundamental, penarikan dana besar tetap dapat memicu sentimen jangka pendek yang negatif saat pasar sedang lemah.
Pergerakan dana dari figur penting sering ditafsirkan beragam, mulai dari kebutuhan operasional hingga potensi tekanan jual, meski tidak selalu berujung penjualan langsung. Vitalik juga disebut mengeksplorasi opsi staking terdesentralisasi yang aman agar imbal hasil staking dapat dialokasikan untuk tujuan jangka panjang. Namun, dalam fase risk-off, pasar biasanya lebih cepat merespons headline daripada menimbang dampak strategisnya.

Ethereum (ETH) kini berada di persimpangan antara tekanan teknikal, arus keluar ETF, dan dinamika internal ekosistem yang sedang dibangun ulang. Harga tercatat turun lebih dari 7% dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan sekitar $2.733, dengan rentang harian $2.689 hingga $2.939.
Sejumlah analis menilai zona $2.500–$2.600 sebagai dukungan penting karena area tersebut disebut menjadi titik akumulasi terbesar bagi spot ETF dan pelaku tertentu. Data derivatif juga menunjukkan open interest futures ETH turun lebih dari 10% menjadi sekitar $34,89 miliar, menandakan pengurangan posisi dan kehati-hatian yang meningkat.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.