5 Fakta Menarik: Strategy Serok Bitcoin Saat Crash Pasar, Apa Artinya untuk BTC?

Updated
February 2, 2026

Jakarta, Pintu News – Pasar crypto dan cryptocurrency kembali menunjukkan dinamika tinggi saat harga Bitcoin (BTC) turun tajam lebih dari 13% dalam satu akhir pekan. Di tengah tekanan jual yang mendorong BTC mendekati bagian bawah beberapa minggu terakhir, Strategy, perusahaan korporat dengan kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia, memberikan isyarat bahwa mereka mungkin membeli lagi Bitcoin saat pasar melemah. Isyarat ini menjadi sorotan penting bagi investor muda dan pemula yang ingin memahami pola akumulasi institusional di tengah koreksi pasar.

Strategy Mulai Tambah Bitcoin Setelah Harga Jatuh

Michael Saylor, salah satu pendiri Strategy, melalui unggahan di media sosial memberi sinyal bahwa perusahaannya telah menambah kepemilikan Bitcoin. Isyarat tersebut muncul saat harga BTC turun dan sempat menekan posisi cost basis milik Strategy ke area negatif secara sementara.

Unggahan yang menampilkan grafik akumulasi Bitcoin oleh Strategy sering dianggap sebagai indikasi pembelian atau rencana pembelian tambahan. Langkah ini menjadi yang kelima kali perusahaan membeli Bitcoin sepanjang tahun ini, menunjukkan strategi akumulasi berkelanjutan meski pasar sedang turun.

Baca Juga: 7 Prediksi Harga Ethereum (ETH) 2026: Target Bullish, Risiko & Proyeksi

Penurunan Weekend Tekan Harga Bitcoin

Harga Bitcoin turun dari sekitar USD 87,970 menjadi sekitar USD 75,892 dalam satu akhir pekan, mencerminkan tekanan jual signifikan di pasar crypto. Penurunan ini terjadi setelah pengumuman kebijakan makro ekonomi yang mempengaruhi sentimen risiko global, termasuk keputusan suku bunga dan ekspektasi pasar.

Penurunan tajam ini sempat membuat posisi Bitcoin milik Strategy berada di bawah cost basis rata-rata mereka, yaitu sekitar USD 76,040. Namun setelah rebound kecil, harga BTC kembali berada di atas posisi tersebut.

Strategi “Buy the Dip” Bukan Sekali Ini Saja

Strategi akumulasi oleh Strategy bukan fenomena baru dalam industri crypto. Sejak 2020, perusahaan ini telah secara konsisten menambah kepemilikan Bitcoin sebagai bagian dari strategi treasury jangka panjang. Aksi ini mencerminkan keyakinan institusional bahwa Bitcoin memiliki nilai fundamental jangka panjang, meskipun harga fluktuatif dalam jangka pendek.

Isyarat terbaru ini, jika terealisasi sebagai pembelian, akan menjadi bukti lanjutan bahwa institusi besar melihat momen koreksi pasar sebagai peluang akumulasi. Hal ini berbeda dengan pendekatan trader jangka pendek yang merespons volatilitas harga secara spekulatif.

Implikasi untuk Sentimen Pasar Crypto Lebih Luas

Sinyal pembelian dari Strategy muncul saat indeks sentimen pasar crypto berada pada titik rendah enam minggu. Hal ini menunjukkan bahwa, meskipun sentimen jangka pendek melemah, beberapa pemain besar masih memiliki keyakinan atas aset kripto, khususnya Bitcoin.

Namun, sinyal tersebut tidak otomatis menjamin pergerakan harga Bitcoin akan membalik arah dalam waktu dekat. Strategi korporat biasanya didasari oleh tujuan jangka panjang, sehingga dampaknya terhadap harga spot tidak selalu langsung terasa.

Apa Arti Ini bagi Investor Muda dan Pemula?

Bagi investor muda dan pemula di pasar crypto, langkah Strategy memberi pelajaran penting tentang perbedaan antara strategi jangka panjang dan respon pasar jangka pendek. Melihat akumulasi institusional dapat membantu memahami bagaimana supply Bitcoin dapat bertambah dari sisi permintaan besar.

Namun, investor juga perlu hati-hati membedakan sinyal strategis dari institusi dengan dinamika pasar yang lebih luas. Akumulasi Bitcoin oleh Strategy bukan rekomendasi investasi, melainkan bagian dari strategi korporat yang berskala besar.

Baca Juga: 7 Prediksi Harga Emas Februari 2026: Kenaikan, Skenario & Faktor Risiko!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8