Jakarta, Pintu News – Strategi membeli hampir semua aset crypto seperti yang lazim dilakukan pada siklus 2021 kini dinilai tidak lagi relevan. Kepala Riset Blockworks, Ryan Connor, menegaskan bahwa pasar cryptocurrency telah berubah secara fundamental. Token berbasis narasi tanpa produk, pendapatan, atau utilitas nyata tidak lagi mendapatkan apresiasi. Pergeseran ini menandai fase baru pasar crypto yang jauh lebih selektif dan rasional.
Ryan Connor menjelaskan bahwa pada siklus sebelumnya, banyak proyek crypto berhasil meroket hanya bermodalkan cerita dan branding. Token yang tidak membawa nilai nyata tetap dihargai tinggi karena dominasi investor ritel dan euforia pasar. Namun, pola tersebut kini tidak lagi berlaku seiring berakhirnya fase spekulatif ekstrem. Pasar telah “membersihkan” proyek yang gagal menunjukkan kontribusi riil.
Perubahan ini terjadi karena komposisi pelaku pasar ikut bergeser. Investor institusional kini memegang peranan lebih besar dalam menentukan arah pasar cryptocurrency. Mereka menuntut tim yang kredibel, struktur bisnis jelas, serta arus pendapatan yang berkelanjutan. Akibatnya, token berbasis hype murni semakin sulit bertahan di tengah persaingan yang lebih ketat.
Baca juga: Harga Tembaga Dunia Hari Ini, Senin 2 Februari 2026: Melemah ke Area $5,71
Connor menekankan bahwa crypto kini bergerak seiring pasar keuangan global, khususnya indeks NASDAQ. Pandangan terhadap cryptocurrency tidak lagi bisa dilepaskan dari kondisi makro seperti kebijakan moneter, volatilitas pasar, dan proyeksi pertumbuhan ekonomi. Saat ini, lingkungan makro dinilai relatif kondusif dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS sekitar 5%, tertinggi sejak 2014. Dorongan utama datang dari ekspansi sektor kecerdasan buatan dan pelonggaran regulasi.
Dalam konteks ini, Connor menyoroti proyek yang dinilai memiliki model bisnis kuat. Pendle Finance disebut sebagai salah satu peluang menarik karena mendominasi segmen yield stripping dengan TVL jauh di atas pesaingnya. Selain itu, Hyperliquid menarik perhatian lewat produk perpetual berbasis ekuitas yang belum banyak ditawarkan pasar tradisional. Meski demikian, Connor mengingatkan bahwa persaingan dari institusi besar bisa muncul cepat ketika regulasi berubah.
Baca juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Senin 2 Februari 2026
Sentimen pemegang token juga mengalami perubahan signifikan. Investor tidak lagi puas dengan janji jangka panjang tanpa bukti akrual nilai ke token. Mereka menuntut struktur yang adil, perlindungan bagi pemegang token, dan mekanisme yang memastikan manfaat ekonomi benar-benar dirasakan. Hal ini mencerminkan meningkatnya kedewasaan pasar crypto secara keseluruhan.
Menurut Connor, kemampuan investor untuk membedakan proyek yang tahan siklus menjadi kunci keberhasilan ke depan. Strategi beli serampangan telah digantikan oleh pendekatan selektif berbasis fundamental dan konteks makro. Dalam kondisi pasar yang terus berubah, kualitas proyek menjadi faktor utama. Crypto tidak lagi soal “membeli segalanya”, melainkan memilih yang benar-benar layak.
Pernyataan Ryan Connor menegaskan bahwa pasar crypto telah memasuki fase baru yang lebih disiplin. Era spekulasi tanpa dasar mulai ditinggalkan, digantikan fokus pada utilitas, pendapatan, dan keberlanjutan. Strategi “buy everything” resmi kehilangan relevansinya di tengah dominasi investor institusional.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.