Jakarta, Pintu News – Kenaikan harga emas Antam pada 4 Februari 2026 terutama dipicu oleh rebound tajam harga emas dunia setelah tekanan jual ekstrem di akhir Januari. Menguatnya kembali ketegangan geopolitik serta ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter membuat investor kembali memburu emas sebagai aset safe haven.
Di pasar domestik, penyesuaian terhadap lonjakan harga global diperkuat oleh pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS. Kombinasi faktor eksternal dan respons cepat pelaku pasar lokal inilah yang tercermin dalam lonjakan harga emas batangan Antam hari ini.

Grafik menunjukkan pergerakan harga selama periode 27 Januari hingga 3 Februari 2026 dengan pola naik-turun yang cukup tajam. Pada awal periode, harga bergerak naik secara bertahap hingga mencapai puncak sekitar akhir Januari, mendekati kisaran di atas Rp3.000.000.
Setelah menyentuh level tertinggi tersebut, harga mulai berbalik turun dan mengalami koreksi signifikan pada 31 Januari, mendekati area Rp2.800.000. Pola ini menggambarkan fase euforia singkat yang diikuti penurunan cepat setelah tekanan jual meningkat.
Memasuki awal Februari, harga berusaha pulih dengan rebound yang membawa nilai kembali mendekati Rp3.000.000, meskipun belum mampu menembus puncak sebelumnya. Pada 3 Februari, grafik menunjukkan penurunan moderat dari titik rebound, dengan harga terakhir tercatat di sekitar Rp2.946.000.
Informasi di sisi kanan grafik juga mencatat perubahan positif sekitar Rp102.000, yang mengindikasikan kenaikan harian meskipun secara keseluruhan pasar masih bergejolak. Secara umum, data ini menggambarkan pasar yang volatil dengan kecenderungan konsolidasi setelah fase kenaikan dan koreksi yang tajam.
Baca juga: Harga Emas 25 Gram Tahun 2026
Kenaikan harga emas Antam hari ini terutama merupakan efek pantulan (rebound) setelah dua hari sebelumnya mengalami koreksi sangat tajam.
Di sisi global, harga emas dunia tengah memantul kuat mendekati US$5.100 per troy ounce setelah sempat jatuh tajam akibat kenaikan margin dan gelombang forced liquidation di akhir Januari. Rebound ini didorong oleh memanasnya kembali ketegangan geopolitik, khususnya terkait insiden militer AS–Iran, yang menghidupkan kembali fungsi emas sebagai aset safe haven.
Selain itu, lembaga keuangan besar seperti J.P. Morgan masih mempertahankan proyeksi bullish bahwa emas bisa mencapai sekitar US$6.300 per ounce pada akhir 2026, sehingga ekspektasi jangka menengah investor terhadap emas tetap positif meskipun volatilitas tinggi. Kombinasi rebound harga global, sentimen aman, dan penyesuaian kurs dolar AS terhadap rupiah inilah yang tercermin pada kenaikan harga emas Antam di pasar domestik hari ini.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.