5 Fakta Penting XRP dengan Pola Hammer Candle dan Peluang Rebound di Pasar Crypto

Updated
February 4, 2026

Jakarta, Pintu News – Ripple (XRP), salah satu aset cryptocurrency terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, sedang menunjukkan pergerakan teknikal yang menarik di tengah tekanan pasar crypto yang lebih luas. Baru-baru ini harga XRP kembali stabil di sekitar level rendah setelah mengalami tekanan jual tajam, sekaligus membentuk pola hammer candle pada grafik harga.

Pola ini sering dipandang oleh analis teknikal sebagai sinyal awal kemungkinan pembalikan tren atau rebound. Berikut lima poin utama dari dinamika harga XRP terbaru yang relevan bagi investor dan pemula.

1. Harga XRP Stabil di Level Rendah dan Mencetak Hammer Candle

Pola hammer candle muncul ketika harga turun tajam namun kemudian rebound sebelum penutupan, menghasilkan bayangan bawah yang panjang dan badan kecil di bagian atas. Pola ini sering diasosiasikan dengan potensi pembalikan tren dari bearish ke bullish. Dalam kasus XRP, pola ini terbentuk setelah harga sempat turun tajam dan kini mulai menunjukkan tanda-tanda stabil.

Pola teknikal tersebut muncul di sekitar harga sekitar USD 1,62, level yang relatif rendah dalam beberapa bulan terakhir, menunjukkan bahwa tekanan jual ekstrem mungkin telah mereda sementara. Pola seperti ini tidak menjamin kenaikan harga, tetapi memberikan konteks bahwa permintaan pembelian mulai terlihat.

Baca Juga: 7 Fakta Mengejutkan Bitcoin & Crypto di Epstein Files: Jejak Awal Crypto Terungkap!

2. XRP Tekanan Turun Pasar yang Lebih Luas Masih Kuat

Meskipun hammer candle memberikan sinyal teknikal positif, pasar crypto secara umum masih menunjukkan tekanan jual yang kuat. Bitcoin dan banyak altcoin lain juga mengalami volatilitas tinggi, sementara tekanan bearish terus memengaruhi sentimen investor. Kondisi ini dapat mempengaruhi arah harga XRP dalam jangka pendek.

Penurunan harga XRP yang terjadi sebelumnya membawa token ini ke level terendah sejak bulan April tahun lalu, di mana banyak posisi investor terpaksa dilikuidasi dalam gelombang tekanan pasar yang luas. Hal ini menunjukkan bahwa rebound teknikal perlu diperkuat oleh faktor permintaan yang lebih solid.

3. Kemungkinan Rebound Jangka Pendek Setelah Hammer Candle

Pola hammer candle biasanya menunjukkan bahwa penjual menekan harga pada awal sesi, tetapi pembeli mengambil alih sebelum penutupan. Ini dapat menjadi pertanda bahwa momentum harga berpotensi rebound dalam jangka pendek, terutama jika level support teknikal bertahan.

Beberapa analis teknikal memperkirakan bahwa rebound bisa membawa harga XRP menuju target terdekat di sekitar resistance sebelumnya, menunjukkan bahwa pemulihan harga dalam beberapa sesi perdagangan berikutnya bukanlah hal yang mustahil.

4. Faktor Pasar Lain Dapat Memengaruhi Arah XRP

Selain pola teknikal, berbagai faktor fundamental seperti keadaan hukum dan regulasi, adopsi jaringan Ripple, serta tren makro pasar crypto dapat mempengaruhi arah harga XRP secara keseluruhan. Permintaan jaringan dan sentimen investor terhadap aset crypto besar juga dapat meningkatkan atau menekan harga token ini.

Investor perlu memperhatikan dinamika ini bersama dengan sinyal teknikal agar memiliki gambaran yang lebih lengkap dalam menilai peluang atau risiko yang dihadapi.

5. Rebound Tidak Menjamin Tren Bullish Jangka Panjang

Walaupun pola hammer candle memberikan sinyal teknikal positif dalam jangka pendek, hal ini tidak otomatis berarti perubahan tren jangka panjang. Pasar crypto masih menghadapi volatilitas tinggi, dan rebound sesaat dapat diikuti oleh fase konsolidasi atau penurunan harga lebih lanjut.

Dengan demikian, investor dan pemula disarankan untuk memadukan analisis teknikal dengan pemahaman risiko pasar luas serta strategi manajemen risiko sebelum membuat keputusan trading atau investasi yang signifikan.

Baca Juga: 4 Fakta Mengejutkan Bitcoin Tembus Rp1,42 Miliar: Mirip Sinyal Teknis BTC April 2025!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8