Jakarta, Pintu News – Harga emas perhiasan di Indonesia kembali menjadi perhatian investor dan masyarakat pada awal Februari 2026. Salah satu yang banyak dicari adalah harga emas Gadjah, yang dikenal luas di pasar perhiasan nasional. Di tengah dinamika pasar global, emas tetap dipantau sebagai aset lindung nilai, termasuk oleh investor yang juga aktif di crypto dan cryptocurrency.
Berdasarkan data harga terbaru per 5 Februari 2026, harga emas Gadjah menunjukkan variasi sesuai kadar atau karat. Untuk emas 6 karat, harga tercatat sekitar Rp1.115.000 per gram, sementara emas 8 karat berada di kisaran Rp1.255.000 per gram. Harga ini mencerminkan perbedaan kandungan emas murni dalam setiap produk.
Emas dengan kadar lebih tinggi memiliki harga yang lebih mahal per gram. Emas 9 karat dipatok sekitar Rp1.305.000 per gram, sedangkan emas 16 karat berada di kisaran Rp2.130.000 per gram. Perbedaan harga ini penting dipahami, terutama bagi pembeli pemula.
Baca Juga: 7 Fakta Mengejutkan Bitcoin & Crypto di Epstein Files: Jejak Awal Crypto Terungkap!

Untuk kadar yang lebih tinggi, emas Gadjah 17 karat tercatat sekitar Rp2.350.000 per gram. Selisih harga antara 16K dan 17K mencerminkan peningkatan kadar emas murni. Semakin tinggi kadar, semakin besar nilai intrinsik emas tersebut.
Selain emas kuning, tersedia juga varian emas putih. Harga emas Gadjah 16K putih berada di kisaran Rp2.140.000 per gram, sedangkan 17K putih sekitar Rp2.360.000 per gram. Perbedaan warna tidak mengubah fungsi emas sebagai aset, tetapi dapat memengaruhi preferensi konsumen.
Harga emas Gadjah dipengaruhi oleh harga emas global dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Dengan asumsi 1 USD setara Rp16.812, perubahan kecil pada harga emas dunia dapat berdampak signifikan di pasar domestik. Faktor biaya produksi dan margin ritel juga ikut menentukan harga akhir.
Selain itu, permintaan pasar perhiasan turut memengaruhi harga. Pada periode tertentu seperti menjelang hari besar atau musim pernikahan, permintaan cenderung meningkat. Kondisi ini dapat membuat harga emas perhiasan bergerak lebih dinamis.
Di era meningkatnya adopsi crypto dan cryptocurrency seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), emas tetap mempertahankan posisinya sebagai aset konvensional. Banyak investor memanfaatkan emas sebagai penyeimbang portofolio yang juga berisi aset digital. Kombinasi ini digunakan untuk mengelola risiko volatilitas.
Berbeda dengan crypto yang fluktuatif, harga emas cenderung lebih stabil dalam jangka panjang. Meski tidak menawarkan potensi lonjakan cepat, emas sering dipilih untuk menjaga nilai kekayaan. Oleh karena itu, minat terhadap emas fisik seperti Gadjah masih relevan.
Emas perhiasan memiliki keunggulan ganda, yakni fungsi estetika dan nilai investasi. Produk seperti emas Gadjah dapat digunakan sekaligus disimpan sebagai aset. Hal ini membedakannya dari instrumen investasi murni.
Namun, investor perlu memahami bahwa emas perhiasan biasanya memiliki biaya pembuatan. Saat dijual kembali, harga yang diterima bisa berbeda dari harga beli. Faktor ini perlu dipertimbangkan sebelum menjadikan emas perhiasan sebagai instrumen investasi utama.
Membeli emas saat harga relatif tinggi tetap dapat dilakukan dengan pendekatan bertahap. Pembelian berkala membantu mengurangi risiko membeli di satu titik harga. Strategi ini sering digunakan baik pada emas maupun cryptocurrency.
Tujuan investasi juga perlu ditentukan sejak awal. Jika emas dibeli untuk jangka panjang atau perlindungan nilai, fluktuasi jangka pendek menjadi kurang relevan. Pendekatan rasional lebih penting dibanding mengejar waktu beli yang sempurna.
Harga emas Gadjah hari ini menunjukkan variasi yang luas sesuai kadar dan jenis emas. Informasi ini penting bagi masyarakat dan investor pemula agar dapat memilih produk sesuai kebutuhan. Di tengah tren crypto dan aset digital, emas tetap menjadi alternatif yang stabil dan mudah dipahami.
Baca Juga: 4 Fakta Mengejutkan Bitcoin Tembus Rp1,42 Miliar: Mirip Sinyal Teknis BTC April 2025!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.