5 Sinyal Kuat Ethereum: Harga ETH Turun ke Rp34 Juta, Analis Nilai Potensi Rebound Mulai Terbuka

Updated
February 9, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Pasar crypto kembali berada di bawah tekanan setelah Ethereum turun di bawah level psikologis USD2.000. Penurunan ini ikut menyeret banyak cryptocurrency lain dan memicu kekhawatiran, terutama di kalangan investor pemula. Meski demikian, sejumlah analis menilai kondisi saat ini justru mendekati fase kelelahan jual dan berpotensi menjadi titik balik pasar.

1. Tekanan Jual Ethereum Masih Terasa Kuat

Harga Ethereum (ETH) sempat jatuh ke area USD2.040 atau sekitar Rp34,4 juta. Penurunan ini memperburuk sentimen pasar karena level USD2.000 selama ini dianggap sebagai area penting bagi pelaku crypto.

Kondisi tersebut membuat banyak investor bersikap lebih berhati-hati. Namun secara historis, fase tekanan tinggi seperti ini sering muncul menjelang perubahan tren.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik: Bitcoin Sering Rebound di Februari — Pelajaran dari Data Historis

2. Analis Nilai ETH Tidak Akan Turun Selamanya

Analis crypto ChainHub menilai penurunan Ethereum mulai menunjukkan tanda kelelahan. Menurutnya, setelah fase penurunan tajam biasanya muncul peluang pemulihan yang sama besarnya.

Ia menekankan bahwa rasa takut ekstrem di pasar cryptocurrency sering muncul di dekat titik balik harga. Pola ini pernah terjadi pada siklus pasar sebelumnya dan menjadi referensi penting bagi investor jangka menengah.

3. Level Kunci USD1.700 Jadi Area Perhatian

ChainHub menyebut area USD1.700 atau sekitar Rp28,7 juta sebagai zona teknikal penting. Area ini dinilai sejalan dengan struktur koreksi yang lebih luas pada grafik Ethereum.

Meski ada peluang harga menyentuh level tersebut, tidak menutup kemungkinan ETH memantul lebih cepat. Jika harga mendekati zona ini, minat beli diperkirakan mulai kembali muncul.

4. Pergerakan Bitcoin Ikut Mempengaruhi Ethereum

Pergerakan Ethereum juga dikaitkan dengan Bitcoin (BTC) yang sebelumnya ditolak di level USD72.000. Saat ini, Bitcoin berada di kisaran USD59.000–USD49.000 atau sekitar Rp995 juta hingga Rp827 juta.

Analis menilai area tersebut sebagai zona permintaan penting bagi Bitcoin. Jika BTC berhasil membentuk dasar harga, dampaknya berpotensi menular ke pasar crypto dan mendorong pemulihan Ethereum.

5. Altcoin Lain Masuk Zona Permintaan

Ethereum bukan satu-satunya cryptocurrency yang menguji level penting. Solana (SOL) turun di bawah USD100 dan sempat menyentuh USD75 atau sekitar Rp1,27 juta.

Altcoin lain seperti Ripple (XRP), Dogecoin (DOGE), Cardano (ADA), dan Avalanche (AVAX) juga kembali ke area harga terendah sejak 2024. Kondisi ini menunjukkan pasar sedang mencari keseimbangan baru.

Kesimpulan Sementara untuk Investor

Meski tekanan masih ada, banyak indikator menunjukkan pasar crypto mulai mendekati fase konsolidasi. Situasi ini sering menjadi awal pembentukan momentum baru, meski risikonya tetap tinggi.

Bagi investor pemula, memahami level teknikal dan sentimen global menjadi hal penting. Ethereum dan cryptocurrency lain saat ini berada pada fase krusial yang patut diamati dengan pendekatan rasional.

Baca Juga: 5 Perspektif AI: Apakah XRP Akan Turun di Bawah $1 di Februari 2026?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8