Analisis Saham Nvidia (NVDA): Saatnya Buy, Sell, atau Hold di 2026?

Updated
February 9, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Saham Nvidia (NASDAQ: NVDA) melonjak 5% saat pasar dibuka pada Jumat, 6 Februari, sehingga menghapus sebagian kerugian sebelumnya seiring stabilnya indeks Nasdaq setelah aksi jual yang dipicu oleh sektor teknologi.

Kenaikan ini terjadi hanya 24 jam setelah Goldman Sachs kembali menegaskan rekomendasi ‘Buy’ untuk emiten chip tersebut, dengan mempertahankan target harga saham Nvidia di level $250. Target tersebut mencerminkan potensi kenaikan hampir 50% dari harga penutupan Kamis di $171,88.

Analis James Schneider menyatakan bahwa pihak bank memperkirakan Nvidia akan membukukan kinerja kuartalan yang positif berkat tren penawaran dan permintaan yang menguntungkan.

Schneider juga menyoroti beberapa katalis pertumbuhan potensial pada paruh pertama 2026, termasuk rencana belanja modal yang menjanjikan dari para hyperscaler yang diproyeksikan berlanjut hingga 2027.

Apakah Saham Nvidia Layak Dibeli?

Goldman juga menyoroti kinerja kuat dari model-model bahasa besar (large language models/LLM) baru yang dilatih menggunakan arsitektur Blackwell milik Nvidia (NVDAX), yang kembali menegaskan posisi kepemimpinan teknologi perusahaan tersebut.

Baca juga: Menjelang Laporan Pendapatan, Apakah Saham Google Masih Layak untuk Dibeli?

Pada saat yang sama, Nvidia bersama Deutsche Telekom AG telah meluncurkan pusat data senilai €1 miliar ($1,2 miliar) di Munich, sebuah tonggak penting bagi ekspansi Nvidia di Eropa yang berpotensi menjadi katalis positif tambahan.

Meski demikian, reli saham hari ini bisa saja rapuh. Dengan investasi AI yang terus meningkat (para hyperscaler diperkirakan menggelontorkan lebih dari $600 miliar untuk infrastruktur tahun ini), saham Nvidia dapat menghadapi tekanan tambahan jika sentimen pasar berbalik menentang belanja besar-besaran tersebut.

Sebagai contoh, Amazon (AMZNX) ikut memperkeruh kekhawatiran pasar setelah menyampaikan kepada Reuters pada 5 Februari bahwa belanja modalnya bisa mencapai $200 miliar, lebih dari 50% di atas level tahun lalu. Pernyataan tersebut memicu koreksi 10% pada saham raksasa e-commerce itu dalam perdagangan pra-pasar.

Kendati begitu, Simon Lin, chairman Wistron yang merupakan pemasok Nvidia, mengatakan kepada media yang sama bahwa sektor ini bukan gelembung. Ia memperkirakan pesanan terkait AI pada 2026 akan melampaui pertumbuhan tahun lalu.

Sementara itu, CEO Nvidia Jensen Huang menegaskan niat untuk ikut serta dalam putaran pendanaan berikutnya OpenAI dan rencana penawaran umum perdana (IPO) di masa depan, sekaligus membantah laporan yang menyebut adanya ketegangan antara kedua perusahaan.

Dengan demikian, keseimbangan bisa bergeser ke dua arah. Dari sisi optimistis, Nvidia masih sangat terintegrasi dalam narasi infrastruktur AI global. Namun di sisi lain, ketergantungan pada belanja modal AI dalam skala besar membuatnya rentan terhadap perubahan sentimen tajam jika pasar mulai menuntut disiplin yang lebih ketat terhadap pengeluaran besar-besaran tersebut.

Prospek Saham Nvidia

harga saham nvidia hari ini
Sumber: CarbonCredits

Dengan jadwal rilis laporan keuangan pada 25 Februari, para investor masih memiliki sekitar 20 hari untuk mengambil posisi sebelum laporan yang berpotensi menjadi penentu utama kinerja Nvidia tahun ini.

Untuk saat ini, pandangan Wall Street masih sejalan dengan analis James Schneider. Rata-rata target harga saham Nvidia untuk 2026 berada di kisaran $260, yang mencerminkan potensi kenaikan lebih dari 40% dari harga NVDA saat ini, berdasarkan data di TipRanks.

Baca juga: Harga Saham Nvidia Semakin Dekat ke $200, Bullish Semakin Menguat?

Selain Goldman Sachs, Cantor Fitzgerald juga memberikan rekomendasi ‘Buy’ untuk Nvidia bulan ini, dengan target harga yang lebih tinggi di level $300. Sementara itu, proyeksi tertinggi datang dari Evercore, yang memperkirakan harga saham dapat menyentuh $352.

Trading Token Saham AS di Pintu

Bayangkan kamu bisa beli saham perusahaan besar seperti Nvidia, Google (GOOGLX), hingga Meta (METAX) dalam bentuk token hanya dengan modal belasan ribu rupiah. Kabar baiknya, kini kamu bisa melakukan jual/beli token saham AS tertokenisasi dari xStocks dan Ondo di Pintu.

Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, sekarang kamu dapat menikmati proses penyelesaian transaksi untuk saham AS tertokenisasi yang lebih cepat, modal awal yang lebih terjangkau, serta pengalaman investasi yang lebih global.


Trading di Pintu Sekarang!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8