Jakarta, Pintu News – Menurut seorang analis crypto yang memposting di X, harga XRP (XRP) diperkirakan akan turun kembali di bawah $1 sebelum melanjutkan pergerakan naiknya. Kok bisa? Simak analisa selengkapnya.
Dalam posting terbarunya, sang analis mengakui bahwa sentimen di komunitas XRP saat ini cenderung bullish. Namun, ia menggunakan pola historis pergerakan harga XRP untuk menjelaskan mengapa ia percaya altcoin ini masih berpotensi turun lebih jauh sebelum akhirnya berbalik arah.
Baca juga: XRP vs Solana: Altcoin Mana yang akan Rebound Lebih Dulu Setelah Crypto Bear Market?
Berdasarkan data dari TradingView, XRP diperdagangkan di kisaran $1,407 saat tulisan ini dibuat, yang berarti sudah turun sekitar 61% dari rekor harga tertingginya di $3,666. Sementara itu, minggu lalu harga XRP sempat jatuh di bawah level tersebut, menyentuh $1,118, yang mencerminkan penurunan maksimum sekitar 70% sejak all-time high terbarunya.
Di sisi lain, analis tersebut menyoroti ekspektasi bullish dari komunitas XRP yang dikenal sebagai XRP Army. Ia menyampaikan keraguannya bahwa XRP bisa mencapai target ambisius $10, bahkan pada musim altcoin berikutnya.
Menurutnya, XRP kemungkinan besar akan kembali menguji area $1 dan mungkin turun lebih rendah lagi sebelum akhirnya bergerak naik.
Berdasarkan pola pergerakan XRP sejak tahun 2017, analis kripto tersebut memprediksi penurunan yang bahkan bisa menembus batas psikologis $1. Ia memperkirakan XRP dapat turun ke area $0,70–$0,50, yang ia anggap sebagai zona ideal untuk akumulasi.
Meski begitu, ia tidak melihat XRP akan kembali mengalami koreksi sedalam 96% seperti beberapa tahun lalu, namun ia hampir yakin akan ada fase koreksi yang membawa harga turun lagi di bawah $1.
Baca juga: Harga Dogecoin Melayang di $0.09 Hari Ini (10/2/26): Mampukah DOGE Capai $0.11?

Sementara itu, sejumlah indikator teknikal, termasuk Fibonacci retracement pada time frame mingguan, mendukung pandangan bahwa area $1 bisa menjadi level support potensial bagi XRP. Penurunan harga terbaru juga sejalan dengan analisis ini, karena XRP sempat memantul dari area harga tersebut, sekaligus membentuk titik terendah tahunannya di $1,118.
Di sisi lain, penting untuk dicatat bahwa tekanan jual terbaru bukan hanya terjadi pada XRP, melainkan hampir di seluruh pasar kripto. Bitcoin, misalnya, turun 24% pada pekan lalu dan sempat jatuh di bawah $60.000 untuk pertama kalinya sejak Oktober 2024.
Koreksi tersebut membuat Bitcoin kehilangan lebih dari 52% dari nilainya sejak mencetak rekor tertinggi di $126.272 pada Oktober 2025.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.