Jakarta, Pintu News – Harga Solana (SOL) sempat berada di sekitar $87,10 pada 9 Februari, setelah menstabilkan kenaikan dari lonjakan 20% sejak jatuh ke level $72, yang merupakan titik terendah token tersebut sejak awal 2024.
Pemulihan ini terjadi seiring berbaliknya aliran spot menjadi positif, tetapi arus keluar ETF yang masih besar menunjukkan bahwa investor institusional masih ragu bahwa harga sudah menyentuh titik terbawah.

Data dari Coinglass menunjukkan adanya arus masuk spot sebesar $7,69 juta pada 8 Februari, memutus rangkaian arus keluar yang mendominasi saat kejatuhan harga. Aliran positif ini mengisyaratkan bahwa sebagian pembeli mulai melihat level harga saat ini sebagai titik masuk yang menarik setelah penurunan 66% dari puncak harga di bulan September.
Baca juga: Analis: Harga XRP Siap Anjlok di Bawah $1 Sebelum Terbang ke $10, Kok Bisa?
Pembalikan arus dari tekanan jual besar (outflows) menjadi arus masuk (inflows) sering kali menandakan bahwa tekanan jual jangka pendek mulai mereda. Ketika pasar spot berbalik positif saat harga memantul dari level crash, hal itu bisa menunjukkan bahwa “tangan lemah” sudah menyerah dan kini aset mulai dikumpulkan oleh pelaku pasar yang lebih kuat.

Pada grafik harian (9/2), Solana diperdagangkan di bawah garis tren menurun dari bulan September yang sejauh ini selalu menghentikan setiap upaya reli. Level $100, yang sebelumnya menjadi area support utama, kini telah berubah fungsi menjadi resistance.
Harga sempat menembus level psikologis $100 dan kemudian menemukan support di $72, zona yang belum tersentuh sejak musim panas 2024. Pemantulan ke $87 mencerminkan pemulihan sekitar 20%, namun masih jauh di bawah struktur support yang telah patah tersebut.
Selain itu, garis tren menurun masih terus bergeser turun dan saat ini berada di sekitar area $95, sehingga menciptakan semacam “plafon” yang membatasi upaya pemulihan harga lebih lanjut.
Meski arus spot mulai membaik, ETF yang berfokus pada Solana masih mengalami tekanan jual. Dalam sepekan terakhir, tercatat arus keluar sebesar 67.632 SOL atau sekitar $5,68 juta.
Hanya pada tanggal 6 Februari saja, lebih dari $1 juta nilai Solana ditarik keluar, menandai kejadian ketujuh dengan arus keluar besar seperti ini.
Baca juga: Harga Ethereum Bertahan di $2.000 Hari Ini (10/2): ETH Stabil, Tapi Bear Masih Mendominasi Tren?

Open interest saat ini berada di kisaran $5,33 miliar, turun 1,18% seiring pasar yang memasuki fase konsolidasi. Volume perdagangan juga turun 24,33% menjadi $9,38 miliar, mencerminkan berkurangnya aktivitas setelah lonjakan volatilitas saat kejatuhan harga.
Rasio long/short di level 1,01 menunjukkan posisi pasar yang hampir seimbang, sangat berbeda dari kondisi sebelum “liquidation cascade” ketika pasar didominasi posisi long. Di Binance, trader teratas masih menunjukkan rasio 3,31 berdasarkan jumlah akun, mengisyaratkan masih adanya kecenderungan bullish di kalangan pelaku besar.
Dalam 24 jam terakhir, terjadi likuidasi posisi senilai $8 juta, terdiri dari $4,63 juta posisi long dan $3,37 juta posisi short. Keseimbangan likuidasi ini, jika dibandingkan dengan sapuan besar posisi long saat crash, mengindikasikan bahwa sebagian besar leverage telah tersapu keluar dari pasar.
Open interest opsi naik 0,83% menjadi $317,30 juta, sementara volume opsi melonjak 10,03% menjadi $11,21 juta. Hal ini menunjukkan bahwa para trader lebih banyak memposisikan diri untuk menghadapi volatilitas lanjutan ketimbang mengambil taruhan arah yang kuat (bullish atau bearish secara ekstrem).
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.