Whale Misterius Borong 2 Crypto Ini Setelah Pasar Rontok!

Updated
February 10, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Dalam pekan ketika pasar crypto mengalami salah satu kejatuhan paling brutalnya, para whale justru terlihat memanfaatkan situasi dengan mengumpulkan berbagai aset.

Dalam konteks ini, data on-chain menunjukkan bahwa whale misterius tengah aktif memborong Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), menandakan keyakinan kuat akan potensi pemulihan harga.

Dua Dompet Baru Bergerak

Rincian transaksi baru-baru ini mengungkapkan bahwa dua dompet baru yang baru dibuat melakukan penarikan besar-besaran dari Binance.

Baca juga: MegaETH Mainnet Resmi Meluncur: Apa Saja yang Perlu Diketahui?

Dompet Bitcoin dengan identitas 17oiCa menarik kurang lebih 3.500 BTC senilai sekitar $249 juta melalui beberapa transfer: 714,325 BTC senilai $50,05 juta, 2.156 BTC senilai $151,21 juta, 630,001 BTC senilai $44,42 juta, dan transfer kecil 0,009999 BTC senilai $693,87.

Pada saat yang sama, dompet Ethereum mengakumulasi 30.000 ETH senilai sekitar $63 juta, terdiri dari 20.000 ETH senilai $42,02 juta dan 10.000 ETH senilai $20,98 juta, berdasarkan data on-chain terbaru dari Lookonchain pada 8 Februari.

Arus keluar ini sejalan dengan tren akumulasi whale yang lebih luas yang terlihat pada awal Februari 2026. Laporan menunjukkan adanya pembelian Bitcoin yang signifikan di berbagai kelompok pemegang setelah fase kapitulasi tajam, dengan entitas besar menambah ribuan BTC dalam beberapa sesi terakhir seiring meredanya tekanan jual dari ritel.

Ethereum bahkan mencatat pergerakan yang lebih agresif, di mana whale menarik ratusan ribu ETH dari bursa seperti Binance, Kraken, dan lainnya, sehingga cadangan ETH di bursa turun ke level terendah dalam beberapa tahun.

Alamat-alamat besar tersebut beralih dari pola distribusi sebelumnya menjadi aksi beli besar-besaran, termasuk transfer terkoordinasi ke dompet self-custody selama fase penurunan harga.

Dampak Terhadap Harga

Dengan menarik aset dalam jumlah besar dari bursa, para pemegang ini mengurangi pasokan yang bisa diperdagangkan. Hal ini membantu menstabilkan harga, membatasi potensi penurunan lebih lanjut, dan menciptakan kelangkaan yang dapat menunjang pemantulan harga.

Dampaknya sudah terlihat dari pantulan cepat Bitcoin dari titik terendah mingguan, dan jika momentum serta sentimen terus membaik, peluang untuk menguji level $75.000 atau lebih tinggi tetap terbuka.

Untuk Ethereum, penurunan cadangan di bursa semakin menguatkan narasi kelangkaannya, terutama di ekosistem DeFi, dan bisa menjadi pendorong kenaikan harga yang lebih kuat jika minat institusional atau narasi adopsi kembali menguat.

Meski demikian, risiko dari likuiditas yang menipis, proses deleveraging, dan tekanan makroekonomi masih ada. Namun, fase akumulasi seperti ini sering kali menandai titik balik siklus, ketika aset berpindah dari penjual panik ke pemegang jangka panjang dan secara bertahap memulihkan kepercayaan pasar.

Baca juga: Prediksi Harga Aster (ASTER): Rebound Tertahan di Zona Supply, Leverage Terus Menyusut!

Analisis harga Bitcoin dan Ethereum

Memang, perkembangan ini terjadi setelah Bitcoin bangkit dari level terendahnya di kisaran $60.000 pada awal pekan, dengan harga sempat dilaporkan menyentuh sekitar $71.000 di beberapa sesi perdagangan.

Per 8 Februari, aset kripto pertama di dunia tersebut diperdagangkan di level $70.886, naik lebih dari 2% dalam 24 jam terakhir. Namun, jika dilihat dalam rentang satu minggu, Bitcoin masih tercatat turun lebih dari 8%.

Di sisi lain, Ethereum hanya mencatat pemulihan yang relatif terbatas, diperdagangkan di sekitar $2.094, menguat 1,4% dalam sehari. Meski begitu, dalam tujuh hari terakhir, ETH masih merosot hampir 10%.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8