Jakarta, Pintu News – Shiba Inu (SHIB) mencatat pemulihan yang cukup kuat sepanjang akhir pekan, seiring data on-chain yang menyoroti adanya perpindahan besar aset dari dompet bursa di tengah fase pasar yang bergejolak. Pergerakan ini terjadi saat sentimen pasar kripto secara umum masih tertahan di zona “fear” yang ekstrem.
Meski demikian, SHIB menunjukkan ketahanan yang relatif lebih baik dibandingkan meme coin lainnya. Saat ini para trader mengamati apakah aktivitas di bursa tersebut mencerminkan penyesuaian struktur jangka pendek atau sekadar pengelolaan saldo rutin.
Data on-chain dari Arkham menunjukkan bahwa 20.841.045.129 token SHIB telah dipindahkan dari hot wallet OKX ke cold storage bursa tersebut. Transaksi ini menarik sekitar $132.130 nilai SHIB dari peredaran aktif.
Baca juga: Harga Dogecoin Melemah Hari Ini (11/2/26): DOGE Tertekan, Bear Kuasai Pergerakan Jangka Pendek!

Waktu perpindahan ini menjadi sorotan karena terjadi setelah SHIB menyentuh level harga terendah yang belum terlihat sejak awal 2023, di tengah koreksi tajam sekitar 30% dari level pembukaan pekan itu.
Tak lama setelah transfer tersebut, Shiba Inu mencatat rebound yang cepat. Harga token naik sekitar 22% dan kembali menembus area $0,0000062, mengindikasikan adanya penyerapan tekanan jual (demand absorption) selama fase pemulihan. Data Arkham juga menegaskan bahwa perpindahan ini bersifat internal di OKX, melibatkan wallet yang dikendalikan bursa, bukan penarikan oleh pengguna.
Perpindahan seperti ini umumnya terkait dengan pengelolaan cadangan (reserve management) bursa. Namun, besaran dan momentum waktunya memicu spekulasi di kalangan trader.
Ada yang menilai langkah tersebut berkaitan dengan pengelolaan likuiditas di tengah volatilitas tinggi, sementara yang lain menduga ini bagian dari penataan ulang order book ketika SHIB mulai stabil setelah tekanan jual besar-besaran.
Per 10 Februari 2026, SHIB sempat diperdagangkan di kisaran $0,00000612 setelah gagal bertahan di atas level $0,0000068. Area $0,0000046 dipandang sebagai zona penurunan potensial jika momentum bearish kembali menguat.
Baca juga: Harga Bitcoin Melayang di $69.000 Hari Ini (11/2/26): BTC Diprediksi Capai $150K di 2026?
Meski sempat rebound, pasar kripto secara keseluruhan masih menunjukkan tanda-tanda tekanan. Banyak altcoin dan token meme mencatat arus keluar (outflow) yang berkelanjutan dalam periode yang sama.
SHIB, di sisi lain, menunjukkan pola on-chain yang berbeda. Ketika sebagian besar meme coin justru mengalir kembali ke bursa, SHIB malah dipindahkan ke cold storage. Perilaku seperti ini merupakan bentuk penyesuaian suplai. Mengunci token menjauh dari peredaran dapat mengurangi tekanan jual langsung, meskipun efeknya mungkin hanya sementara.
Namun, para pengamat mengingatkan agar tidak berlebihan menafsirkan data ini. Pergerakan wallet bursa tidak selalu menandakan perubahan arah harga. OKX sendiri belum mengeluarkan penjelasan resmi mengenai transfer tersebut. Langkah itu bisa saja hanya bagian dari manajemen operasional rutin, bukan cerminan sikap strategis mereka terhadap SHIB.
Kendati demikian, transaksi tersebut tetap menonjol karena ukuran dan momennya. Di saat SHIB pulih dengan cepat di tengah sentimen ketakutan yang meluas, para trader terus memantau apakah perpindahan wallet ini menandai perubahan berarti dalam struktur pasar jangka pendek SHIB atau sekadar kebetulan dari aktivitas internal bursa.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.