Jakarta, Pintu News – CEO Galaxy Digital, Mike Novogratz, menyatakan bahwa era spekulatif di pasar crypto dan cryptocurrency mulai berakhir. Dalam forum keuangan di New York, ia menegaskan bahwa masa keuntungan cepat dengan imbal hasil ekstrem sudah tidak lagi menjadi ciri utama industri ini. Menurutnya, struktur pasar kini berubah dengan dominasi investor institusi yang lebih fokus pada stabilitas. Pergeseran ini menandai fase baru yang lebih matang dalam ekosistem aset digital.
Selama bertahun-tahun, pasar crypto didorong oleh investor ritel yang mengejar keuntungan besar dalam waktu singkat. Aset seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) kerap mengalami lonjakan harga tajam yang memicu euforia pasar. Namun, Novogratz menilai minat terhadap investasi berisiko tinggi mulai menurun. Investor institusi kini lebih mencari imbal hasil konsisten dibanding potensi keuntungan 100x.
Masuknya institusi mengubah dinamika pasar menjadi lebih terstruktur dan berbasis fundamental. Fokus beralih dari spekulasi jangka pendek ke penggunaan praktis teknologi blockchain. Standar manajemen risiko pun menjadi lebih ketat. Hal ini menunjukkan industri cryptocurrency memasuki fase yang lebih dewasa.
Runtuhnya FTX pada 2022 menjadi titik balik penting bagi pasar crypto. Harga Bitcoin sempat jatuh 78% ke sekitar $15.700 atau Rp263,85 juta dari puncaknya di $69.000 atau Rp1,15 miliar. Kejadian ini menghapus kepercayaan investor ritel dan memicu siklus bearish panjang. Banyak pelaku pasar keluar akibat kerugian besar.
Baca juga: Harga Jual Emas 22 Karat Hari Ini, Kamis 12 Februari 2026
Selain itu, likuidasi pada Oktober 2025 yang menghapus lebih dari $19 miliar atau sekitar Rp319,31 triliun dalam 24 jam memperlihatkan tingginya risiko leverage. Peristiwa tersebut menekan harga dan mempercepat konsolidasi pasar. Novogratz menilai fase ini sebagai reset menuju struktur pasar yang lebih sehat. Spekulasi ekstrem perlahan digantikan pendekatan yang lebih rasional.
Ke depan, Novogratz melihat tokenisasi aset dunia nyata (RWA) sebagai arah utama pertumbuhan crypto. Aset seperti obligasi, properti, dan surat utang pemerintah kini mulai ditokenisasi di atas blockchain. Model ini menawarkan stabilitas karena didukung underlying asset yang jelas. Bagi institusi, pendekatan ini dinilai lebih aman dibanding cryptocurrency yang sangat volatil.
Tokenisasi juga meningkatkan efisiensi dan transparansi transaksi. Institusi melihat blockchain sebagai infrastruktur keuangan masa depan, bukan sekadar alat spekulasi. Pergeseran ini menunjukkan crypto berevolusi menuju ekosistem yang lebih berbasis utilitas. Transformasi tersebut menandai perubahan besar dalam struktur pasar global.
Secara keseluruhan, Novogratz menilai era spekulatif crypto mulai mereda dan digantikan dominasi investor institusi. Fokus pasar kini pada stabilitas, utilitas, dan aset nyata yang ditokenisasi. Meski volatilitas tetap ada, arah industri semakin terintegrasi dengan sistem keuangan global. Crypto tidak lagi hanya tentang cuan instan, tetapi tentang fondasi jangka panjang.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.