Saham Apple Turun 5% dalam Sehari, Ini 4 Penyebab Utamanya di Februari 2026

Updated
February 13, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Saham Apple Inc. (AAPL) mengalami penurunan sekitar 5% pada perdagangan 12 Februari 2026, menjadikannya salah satu koreksi harian terbesar dalam beberapa bulan terakhir. Penurunan ini terjadi di tengah tekanan luas pada saham teknologi global serta meningkatnya kekhawatiran investor terhadap prospek pertumbuhan sektor kecerdasan buatan. Kondisi tersebut turut menekan indeks utama Amerika Serikat seperti Nasdaq dan Dow Jones.

1. Tekanan Sektor Teknologi Picu Aksi Jual

Penurunan saham Apple tidak terjadi secara terisolasi, melainkan bersamaan dengan koreksi di sejumlah saham teknologi besar lainnya. Investor melakukan rotasi aset dari sektor teknologi menuju sektor yang dianggap lebih defensif. Perubahan alokasi ini memicu tekanan jual yang signifikan pada saham berkapitalisasi besar.

Dalam kondisi pasar yang volatil, saham teknologi cenderung lebih sensitif terhadap sentimen makroekonomi. Kenaikan imbal hasil obligasi dan ekspektasi kebijakan moneter yang ketat turut memperburuk sentimen. Akibatnya, saham Apple menjadi salah satu kontributor utama pelemahan indeks teknologi.

Baca Juga: Proyeksi Harga Perak 2026 Berdasarkan Outlook J.P. Morgan

2. Kekhawatiran terhadap Strategi AI Apple

Salah satu faktor utama yang disoroti investor adalah perkembangan strategi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) Apple. Laporan menyebutkan adanya penundaan atau ketidakjelasan terkait inovasi fitur berbasis AI, termasuk pengembangan lanjutan asisten virtual Siri. Hal ini memicu pertanyaan tentang daya saing Apple dibandingkan perusahaan teknologi lain yang lebih agresif di sektor AI.

Kompetisi di ranah AI semakin ketat dan menjadi fokus utama pertumbuhan industri teknologi. Investor kini menilai bahwa kemampuan perusahaan dalam mengintegrasikan AI ke dalam produk akan menentukan valuasi jangka panjang. Ketidakpastian dalam strategi tersebut dapat berdampak langsung pada persepsi pasar.

3. Sentimen Makro dan Kekhawatiran Pertumbuhan

Selain faktor spesifik perusahaan, kondisi ekonomi global juga berperan dalam tekanan terhadap saham Apple. Data ekonomi terbaru menunjukkan perlambatan di beberapa sektor, sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap daya beli konsumen. Sebagai produsen perangkat premium, Apple sensitif terhadap perubahan permintaan global.

Kombinasi suku bunga tinggi dan inflasi yang masih menjadi perhatian turut membebani sektor teknologi. Investor cenderung berhati-hati terhadap saham dengan valuasi tinggi dalam lingkungan suku bunga yang tidak pasti. Oleh karena itu, koreksi harga dinilai sebagai respons terhadap risiko eksternal yang meningkat.

4. Dampak terhadap Indeks dan Prospek Jangka Pendek

Penurunan sekitar 5% dalam satu sesi perdagangan berdampak signifikan terhadap kapitalisasi pasar Apple. Dengan kapitalisasi pasar yang besar, pergerakan saham Apple memiliki pengaruh langsung terhadap indeks utama seperti Nasdaq. Hal ini memperbesar tekanan psikologis di pasar saham secara keseluruhan.

Meski demikian, analis menilai bahwa volatilitas jangka pendek tidak selalu mencerminkan fundamental jangka panjang perusahaan. Apple masih memiliki basis pengguna yang kuat dan ekosistem produk yang solid. Namun, pasar tetap akan mencermati langkah strategis perusahaan dalam menghadapi persaingan AI dan dinamika ekonomi global.

Secara keseluruhan, koreksi saham Apple pada Februari 2026 mencerminkan kombinasi faktor internal dan eksternal. Investor perlu mempertimbangkan kondisi makroekonomi, inovasi teknologi, serta valuasi sebelum mengambil keputusan investasi. Pergerakan ini menjadi pengingat bahwa saham teknologi, meskipun mapan, tetap rentan terhadap perubahan sentimen pasar.

Baca Juga: 3 Skenario Tambang Emas Martabe & Dampaknya ke Crypto: Harga Bisa Tembus Rp84 Juta per Ons?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

Trading Token Saham AS di Pintu

Bayangkan kamu bisa beli saham perusahaan besar seperti Nvidia (NVDAX), Amazon (AMZNX), Meta (METAX) dalam bentuk token hanya dengan modal belasan ribu rupiah. Kabar baiknya, kini kamu bisa melakukan jual/beli token saham AS tertokenisasi dari xStocks dan Ondo di Pintu.

Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, sekarang kamu dapat menikmati proses penyelesaian transaksi untuk saham AS tertokenisasi yang lebih cepat, modal awal yang lebih terjangkau, serta pengalaman investasi yang lebih global.


CEK HARGA US XSTOCKS DISINI!

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8