Apa Itu Sterling Silver 925? Apakah Bisa Berkarat dan Berapa Harganya di 2026?

Updated
February 22, 2026
Share

Jakarta, Pintu News –  Sterling silver 925 sering ditemukan pada perhiasan seperti cincin, gelang, dan kalung. Angka “925” merujuk pada kadar kemurnian perak dalam campuran logam tersebut, yang membuatnya populer karena kombinasi kilau, kekuatan, dan harga yang relatif terjangkau. Namun, masih banyak pertanyaan mengenai apakah sterling silver bisa berkarat dan berapa kisaran harganya di Indonesia pada 2026.

Apa Itu Sterling Silver 925?

Sterling silver 925 adalah campuran logam yang terdiri dari 92,5% perak murni dan 7,5% logam lain, biasanya tembaga. Penambahan logam lain bertujuan meningkatkan kekuatan dan daya tahan perak, karena perak murni (99,9%) terlalu lunak untuk digunakan sebagai perhiasan sehari-hari. Standar 925 telah digunakan secara luas di industri perhiasan internasional.

Cap “925” biasanya terukir pada bagian kecil perhiasan sebagai penanda kadar. Standar ini diakui secara global dan menjadi patokan kualitas sterling silver. Oleh karena itu, sterling silver 925 berbeda dari perak berlapis (silver plated) yang hanya memiliki lapisan tipis perak di permukaan.

Baca Juga: 7 Fakta Satoshi Nakamoto: Sosok Misterius di Balik Bitcoin yang Mengubah Dunia

Apakah Sterling Silver 925 Bisa Berkarat?

prediksi emas dan perak
Sumber: Seeking Alpha

Sterling silver 925 tidak berkarat seperti besi, karena karat secara teknis terjadi akibat oksidasi zat besi. Namun, sterling silver dapat mengalami proses oksidasi yang disebut tarnish atau penghitaman. Proses ini terjadi ketika perak bereaksi dengan sulfur di udara atau keringat.

Penghitaman bukan berarti kualitasnya buruk, melainkan reaksi kimia alami. Tarnish biasanya dapat dibersihkan dengan kain khusus perak atau cairan pembersih perhiasan. Dengan penyimpanan yang baik dan perawatan rutin, sterling silver 925 dapat tetap berkilau dalam jangka panjang.

Kelebihan dan Kekurangan Sterling Silver 925

Sterling silver 925 memiliki tampilan elegan dan harga yang lebih terjangkau dibanding emas. Logam ini juga relatif aman untuk kulit karena kadar peraknya tinggi. Banyak desainer memilih sterling silver karena fleksibel untuk dibentuk menjadi berbagai model perhiasan.

Namun, karena mengandung campuran logam lain, sterling silver lebih mudah teroksidasi dibanding perak murni. Selain itu, logam campuran seperti tembaga dapat memicu reaksi pada sebagian kecil individu dengan kulit sensitif. Oleh karena itu, penting memastikan keaslian dan kualitas produk sebelum membeli.

Berapa Harga Sterling Silver 925 di Indonesia 2026?

Harga sterling silver 925 mengikuti harga perak global. Pada 2026, harga perak dunia bergerak di kisaran US$22–US$30 per troy ounce. Dengan asumsi 1 USD = Rp16.834, harga tersebut setara sekitar Rp370.348 hingga Rp505.020 per troy ounce.

Untuk harga per gram, jika dikonversi dari harga spot global, kisarannya berada di sekitar Rp8.000–Rp15.000 per gram, tergantung fluktuasi pasar. Namun, harga perhiasan sterling silver 925 biasanya lebih tinggi karena mencakup biaya desain, produksi, dan margin penjual. Harga akhir dapat bervariasi tergantung merek dan model.

Tips Membeli dan Merawat Sterling Silver 925

Pastikan perhiasan memiliki cap “925” sebagai tanda keaslian. Hindari produk tanpa penanda jelas karena bisa jadi hanya perak berlapis. Membeli dari toko terpercaya dapat mengurangi risiko mendapatkan produk berkualitas rendah.

Untuk perawatan, simpan perhiasan dalam kotak tertutup dan hindari paparan kelembapan tinggi. Bersihkan secara berkala menggunakan kain lembut agar tidak menumpuk oksidasi. Dengan perawatan tepat, sterling silver 925 dapat bertahan lama dan tetap terlihat menarik.

Secara keseluruhan, sterling silver 925 adalah pilihan populer karena keseimbangan antara kualitas dan harga. Meskipun tidak berkarat, logam ini dapat mengalami penghitaman yang dapat dibersihkan. Memahami komposisi dan perawatannya membantu konsumen membuat keputusan pembelian yang lebih tepat.

Silver ETF Tertokenisasi (SLVon) sebagai Alternatif Aset Komoditas di Ekosistem Kripto

Silver ETF Tertokenisasi (SLVon) adalah token digital yang diterbitkan oleh Ondo Global Markets dan dirancang untuk mengikuti pergerakan harga iShares Silver Trust (SLV), ETF perak terbesar di dunia yang dikelola BlackRock.

Baca Juga: 5 Perspektif AI: Apakah XRP Akan Turun di Bawah $1 di Februari 2026?

Setiap SLVon memiliki nilai yang setara dengan saham SLV (1:1), sehingga harganya bergerak naik dan turun sesuai dengan harga perak global dalam satuan troy ounce. Melalui SLVon, investor bisa mendapatkan eksposur ke pasar perak secara on-chain dalam bentuk aset digital yang mudah diakses.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8