Bangkit Setelah 14 Tahun, Dompet Whale Era Satoshi Borong 7.000 Bitcoin!

Updated
February 16, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Sebuah dompet Bitcoin (BTC) dari era Satoshi yang telah lama tidak aktif selama lebih dari 14 tahun tiba-tiba kembali aktif. Tak lama setelah dompet yang sempat “tertidur” ini diaktifkan, dompet tersebut langsung membeli hampir 7.000 BTC dengan nilai sekitar 470 juta dolar AS.

Pergerakan besar ini memunculkan pertanyaan penting di pasar: apakah paus Bitcoin ini mengetahui sesuatu yang belum diketahui oleh yang lain?

Dompet Bitcoin dari Era Satoshi Kembali Aktif Setelah 14 tahun “Tidur”

Berdasarkan laporan perusahaan analitik blockchain Arkham Intelligence, dompet yang dijuluki “Satoshi Whale” dengan alamat berawalan (bc1qq) menerima 7.068 BTC, dengan nilai hampir $470 juta.

Baca juga: Harga Bitcoin Kembali Melemah di $68.000 Hari Ini (16/2/26): Bagaimana Pergerakan BTC Selanjutnya?

Transfer mendadak ini langsung memicu peringatan aktivitas paus (whale alert) di pasar. Begitu dompet yang lama tidak bergerak itu aktif kembali, para trader dan analis pun segera menaruh perhatian karena pergerakannya dianggap tidak biasa.

Tak lama setelahnya, harga Bitcoin melonjak lebih dari 4% dan kini diperdagangkan di kisaran $69.413, menunjukkan betapa sensitifnya pasar terhadap transaksi besar dari para whale.

Aktivitas Whale Bitcoin Mengindikasikan Pergeseran Posisi Pasar yang Besar

Tingkat aktivitas whale Bitcoin seperti ini biasanya menandakan keyakinan yang tinggi. Sejumlah analis kripto menilai kondisi ini bisa menjadi sinyal kuat akumulasi oleh whale, yakni ketika pemain besar menambah kepemilikan. Secara historis, fase akumulasi serupa kerap muncul di sekitar area dasar (bottom) pasar.

Namun, data on-chain dari CryptoQuant menunjukkan sinyal yang masih bercampur. Saat Bitcoin diperdagangkan di sekitar $68.813, data Spent Output Value Bands memperlihatkan bahwa kelompok pemilik 100–1.000 BTC menyumbang 24,39% dari aktivitas pengeluaran, sementara whale dengan kepemilikan 1.000–10.000 BTC berada di 23,98%. Artinya, para pemain besar sedang aktif bergerak.

Jika porsi penjualan whale turun di bawah 20%, akumulasi yang lebih kuat berpeluang dimulai. Tetapi bila tetap di atas 25%, Bitcoin kemungkinan akan bergerak mendatar dalam rentang $65.000–$75.000 dalam jangka pendek.

Baca juga: Harga Ethereum Turun ke $1.970 Hari Ini (16/2): Whale Berikan Sinyal Beragam, Ada Apa?

Dalam 96 jam terakhir, whale bahkan tercatat telah mendistribusikan lebih dari 20.000 BTC, setara sekitar $1,40 miliar.

Prediksi Harga Bitcoin

Di akhir pekan, Bitcoin sempat berada di kisaran $70.260, mencerminkan kenaikan sekitar 5% pada 15 Februari. Dari grafik harga 3 hari, muncul sinyal beli awal dari indikator TD Sequential. Menurut analis chart Ali Charts, indikator TD Sequential sering digunakan untuk mendeteksi melemahnya tren atau tanda-tanda kejenuhan pergerakan.

Ketika hitungan “9” muncul setelah rangkaian candle bearish berturut-turut, itu mengindikasikan tekanan jual mulai melemah. Berdasarkan pola historis indikator ini, Bitcoin berpotensi memasuki fase pemulihan dalam 3 hingga 9 hari ke depan.

Jika Bitcoin mampu bertahan di atas level terendah terbaru sekitar $64.000, pihak bull kemungkinan akan mencoba mendorong harga menuju area resistance $72.000 hingga $75.000.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8