Jakarta, Pintu News – Persaingan antara Bitcoin (BTC) dan emas sebagai aset lindung nilai terus menjadi perbincangan hangat di kalangan investor global. Baru-baru ini, trader kripto terkemuka, Willy Woo, mengungkapkan pandangannya yang cukup mengejutkan terkait masa depan Bitcoin (BTC) sebagai “emas digital”.
Dalam diskusi di platform X, Woo menegaskan bahwa meski Bitcoin (BTC) memiliki keunggulan desain, perjalanan untuk menggeser dominasi emas tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Menurutnya, butuh waktu hingga dua dekade sebelum Bitcoin (BTC) benar-benar diakui sebagai aset yang lebih unggul dari emas.
Willy Woo menanggapi pernyataan dari analis ekonomi Henrik Zeberg yang mengutip CEO Ark Invest, Cathie Wood, mengenai Bitcoin (BTC) sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan deflasi. Zeberg justru berpendapat bahwa Bitcoin (BTC) adalah aset berisiko tinggi, bukan sekadar pelindung nilai.
Woo sependapat dengan Zeberg, menyatakan bahwa Bitcoin (BTC) saat ini masih diperdagangkan sebagai aset emerging yang cenderung risk-on. Sementara itu, emas tetap dianggap sebagai pelindung nilai klasik yang telah teruji dalam menghadapi inflasi maupun deflasi.
Lebih lanjut, Woo menegaskan bahwa pasar pada akhirnya akan menerima Bitcoin (BTC) sebagai “emas yang lebih baik”, namun proses ini tidak akan terjadi dalam waktu singkat. Ia memperkirakan, perubahan besar ini baru akan terjadi dalam 15 hingga 20 tahun ke depan, tepatnya ketika emas mulai kehilangan daya tariknya.
Menurut Woo, banyak investor dan trader yang terlalu terburu-buru dalam menilai potensi Bitcoin (BTC) untuk menggantikan emas. Padahal, transisi ini membutuhkan waktu dan kesabaran ekstra dari seluruh pelaku pasar.
Baca Juga: Harga Emas 5 Tahun Terakhir: Grafik, Tren, & Analisa Pergerakan 2021–2026
Dalam diskusi lanjutan, trader Bob Loukas menyampaikan pendapat bahwa Bitcoin (BTC) memiliki banyak keunggulan dibandingkan emas. Namun, ia juga menyoroti bahwa Bitcoin (BTC) tidak akan pernah memiliki finalitas mutlak dalam sistem negara, sementara emas mampu memberikan kepastian kepemilikan penuh bagi para pemegangnya.
Willy Woo setuju sebagian dengan pendapat Loukas, namun tetap menekankan bahwa desain Bitcoin (BTC) jauh lebih unggul secara teknologi dan efisiensi. Woo menambahkan, meskipun Bitcoin (BTC) memiliki potensi untuk mengalahkan emas, proses ini akan memakan waktu yang tidak sebentar.
Banyak pelaku pasar yang terlalu tidak sabar dan berharap perubahan terjadi dalam hitungan tahun, padahal realitanya bisa mencapai puluhan tahun. Salah satu keunggulan utama Bitcoin (BTC) adalah kemudahan dalam pengelolaan dan kepemilikan aset secara langsung, berbeda dengan emas yang mayoritas hanya berupa surat utang (IOU) dan jarang dimiliki secara fisik. Hal inilah yang menjadi alasan utama Woo tetap optimis terhadap masa depan Bitcoin (BTC) dalam jangka panjang.
Willy Woo menyoroti bahwa mayoritas investor dan trader saat ini cenderung terlalu terburu-buru dalam menilai masa depan Bitcoin (BTC). Banyak yang berharap Bitcoin (BTC) segera menggantikan emas sebagai aset utama dalam waktu singkat, tanpa mempertimbangkan dinamika pasar dan adopsi global yang masih berjalan.
Woo menegaskan bahwa perubahan besar seperti ini membutuhkan waktu, edukasi, dan kepercayaan dari masyarakat luas. Selain itu, Woo juga menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap keunggulan desain Bitcoin (BTC) dibandingkan emas. Dengan kemampuan untuk dimiliki secara langsung tanpa perantara, Bitcoin (BTC) menawarkan transparansi dan efisiensi yang belum pernah ada sebelumnya dalam sejarah keuangan.
Namun, untuk mencapai status sebagai “emas digital” sejati, Bitcoin (BTC) harus melalui proses panjang yang melibatkan perubahan paradigma di tingkat global. Kesabaran dan keyakinan menjadi kunci utama bagi para investor yang ingin meraih keuntungan maksimal dari revolusi aset digital ini.
Dari berbagai pandangan yang diungkapkan Willy Woo, jelas bahwa Bitcoin (BTC) memang memiliki potensi besar untuk menjadi aset utama di masa depan. Namun, perjalanan menuju dominasi penuh atas emas tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Diperlukan waktu, edukasi, dan perubahan pola pikir agar Bitcoin (BTC) benar-benar diakui sebagai “emas digital” oleh masyarakat global. Bagi para investor, kesabaran dan pemahaman mendalam menjadi kunci untuk meraih peluang besar di era transformasi keuangan digital ini.
Baca Juga: Harga Perak 1 kg di Tahun 2026: Update & Analisa Tren Terbaru
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.