4 Perbedaan Emas vs Berlian

Updated
February 21, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Memilih antara emas dan berlian seringkali menjadi dilema manis bagi para investor maupun kolektor perhiasan. Meskipun keduanya identik dengan kemewahan dan status sosial, emas dan berlian memiliki karakteristik, fungsi, dan profil risiko yang sangat berbeda. Berikut adalah 4 perbedaan utama antara emas dan berlian yang perlu kamu ketahui:

1. Fungsi dan Likuiditas Pasar

Emas secara universal diakui sebagai “safe haven” atau aset lindung nilai terhadap inflasi. Keunggulan utamanya terletak pada likuiditasnya yang sangat tinggi; emas dapat dicairkan menjadi uang tunai di mana pun di seluruh dunia dengan harga yang standar. Hal ini dikarenakan emas berfungsi sebagai komoditas global sekaligus cadangan devisa negara.

Berlian, di sisi lain, lebih condong sebagai aset gaya hidup dan simbol status. Meski memiliki nilai jual kembali, berlian tidak se-likuid emas. Menjual berlian seringkali membutuhkan waktu lebih lama karena pembeli (toko atau kolektor) akan melakukan penilaian subjektif terhadap kualitas fisik batu tersebut. Berlian lebih tepat disebut sebagai investasi jangka sangat panjang atau warisan keluarga (heirloom).

2. Standar Penentuan Harga

Harga emas sangat transparan dan mengikuti fluktuasi pasar komoditas global yang diperbarui setiap detik. Standar harganya jelas berdasarkan berat (gram atau troy ounce) dan kadar kemurniannya (karat). Kamu bisa dengan mudah mengecek harga emas hari ini melalui aplikasi atau situs berita ekonomi di seluruh dunia secara seragam.

Baca juga: Prediksi Harga Emas Minggu Ketiga Februari 2026

Berbeda dengan emas, harga berlian ditentukan oleh standar 4C: Cut (potongan), Color (warna), Clarity (kejernihan), dan Carat (berat). Dua berlian dengan berat yang sama bisa memiliki selisih harga yang sangat jauh jika salah satunya memiliki kejernihan yang lebih tinggi. Hal inilah yang membuat transparansi harga berlian lebih rendah dibandingkan emas bagi masyarakat awam.

3. Kelangkaan dan Proses Pembentukan

gold and diamond
Sumber: First Class Jewelry and Loan

Secara geologis, emas adalah elemen kimia alami (Au) yang keberadaannya di bumi memang terbatas dan tidak bisa diciptakan secara sintetis di laboratorium untuk skala komersial. Kelangkaan alami inilah yang menjaga nilai intrinsik emas tetap stabil selama ribuan tahun sejak zaman kuno.

Berlian terbentuk dari karbon yang mengalami tekanan dan panas ekstrem di dalam perut bumi. Namun, saat ini teknologi Lab-Grown Diamond (berlian buatan laboratorium) sudah sangat maju dan secara fisik identik dengan berlian alami. Kehadiran berlian lab ini memberikan opsi harga yang lebih terjangkau, namun di sisi lain, membuat nilai eksklusivitas berlian alami menjadi lebih bergantung pada sertifikasi keaslian.

Baca juga: Apa itu Silver Bullion dan Kenapa Harganya Mahal?

4. Perawatan dan Ketahanan Fisik

Emas adalah logam mulia yang lunak, terutama jika memiliki kadar 24 karat. Emas tidak berkarat dan tidak teroksidasi, namun mudah tergores atau berubah bentuk jika terkena benturan keras. Itulah sebabnya untuk perhiasan, emas biasanya dicampur dengan logam lain agar lebih kuat menghadapi penggunaan sehari-hari.

Berlian memegang gelar sebagai material alami terkeras di bumi, berada di skala 10 Mohs. Hal ini membuat berlian sangat tahan terhadap goresan dan suhu ekstrem, sehingga kilauannya bisa bertahan selamanya tanpa memudar. Dari sisi ketahanan fisik, berlian jauh lebih unggul daripada emas, menjadikannya pilihan utama untuk cincin pertunangan yang dipakai seumur hidup.

Kesimpulan

Emas adalah pilihan tepat jika fokus utama mu adalah keamanan finansial, likuiditas cepat, dan perlindungan terhadap inflasi. Sementara itu, berlian adalah pilihan bagi kamu yang mengutamakan nilai estetika, ketahanan fisik yang abadi, serta kepuasan emosional dalam mengoleksi batu mulia langka.

Crypto Berbasis Emas: Ketika Aset Fisik Bertemu Teknologi Kripto

Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini emas tidak hanya bisa dimiliki dalam bentuk fisik seperti perhiasan atau batangan, tetapi juga dalam bentuk digital melalui aset kripto berbasis emas.

Salah satu yang paling populer adalah Pax Gold (PAXG), yang setiap tokennya dijamin 1:1 oleh satu troy ons emas batangan fisik London Good Delivery yang disimpan di brankas berkeamanan tinggi di London. Dikelola oleh Paxos Trust Company dan diawasi secara ketat oleh otoritas keuangan New York, PAXG memberikan nilai stabil layaknya emas fisik namun dengan fleksibilitas blockchain.

Token PAXG tersedia dan diperdagangkan di berbagai bursa kripto. PAXG juga menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin lindung nilai terhadap inflasi atau ketidakpastian ekonomi global, sembari tetap berada dalam ekosistem aset digital.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

  • Laku Emas
  • Featured Image: Generated by AI
Topic
#Emas

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8