Cara Memulai Investasi Crypto di 2026: Persiapan dan Tipsnya

Updated
February 22, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Memasuki tahun 2026, aset digital bukan lagi sekadar tren spekulatif, melainkan instrumen krusial bagi siapa pun yang ingin membangun portofolio masa depan yang tangguh. Kabar baiknya, ekosistem investasi saat ini sudah jauh lebih matang dan aman bagi pemula.

Sebagai contoh, kamu bisa memulai langkah melalui aplikasi Pintu, platform investasi yang telah terdaftar resmi di OJK dan menyediakan lebih dari 300 aset crypto pilihan. Menariknya, Pintu kini melampaui sekadar koin digital dengan menghadirkan fitur emas crypto hingga saham tertokenisasi, memungkinkan kamu melakukan diversifikasi aset global hanya dalam satu genggaman.

Apa itu Investasi Crypto?

Investasi pada aset apa pun merupakan sebuah rencana yang disiplin untuk mencapai target keuangan dalam jangka panjang, biasanya lima tahun atau lebih. Sebagai investor, kamu mungkin menyusun strategi ini untuk biaya kuliah, membeli rumah, atau persiapan dana pensiun.

Baca juga: Prediksi Peter Brandt: Bitcoin Siap Rebound, Emas Malah Terancam Longsor ke $4.000!

Di sisi lain, trading sifatnya lebih jangka pendek dan seringkali jauh lebih spekulatif. Bukan hal yang aneh kalau seorang trader melakukan puluhan transaksi dalam sehari demi memanfaatkan naik-turunnya harga harian yang sangat cepat.

Seiring berjalannya waktu, cara berinvestasi di crypto juga makin canggih. Sekarang sudah ada instrumen seperti crypto derivatives (misalnya futures). Selain itu, pilihan instrumennya makin beragam dengan adanya ETF (Exchange-Traded Funds) yang mengelola dana kamu untuk diinvestasikan ke crypto fisik maupun produk futures.

Untuk mulai melakukan investasi crypto, kamu bisa bertransaksi melalui bursa crypto terpusat atau Centralized Exchange (CEX), bursa terdesentralisasi atau Decentralized Exchange (DEX). Beberapa contoh bursa crypto yang populer di antaranya adalah Binance, Coinbase Exchange, dan Pintu, yang kini menyediakan banyak pilihan aset, termasuk tokenized asset dan emas crypto.

Risiko dan Keuntungan Investasi Crypto

Keuntungan Investasi Crypto

1. Risiko Tinggi, Keuntungan Juga Tinggi

Ada lebih dari 10.000 jenis crypto saat ini, dan semuanya punya satu kesamaan: harganya sangat mudah naik dan turun secara drastis. Harga ini digerakkan oleh hukum permintaan dan penawaran. Contohnya Ethereum (ETH), harganya sempat naik dua kali lipat di akhir 2021, namun tak lama kemudian anjlok hingga lebih dari 70%. Jadi, potensi untungnya besar, tapi kamu juga harus siap dengan risikonya.

2. Teknologi Blockchain yang Sangat Aman

Keunggulan utama crypto ada pada sistem pendukungnya, yaitu blockchain. Ini adalah catatan digital yang mencatat setiap transaksi secara transparan dan tidak bisa dihapus. Karena datanya tersebar di banyak komputer (desentralisasi), sistem ini sangat sulit ditembus hacker. Artinya, informasi transaksi kamu tersimpan dengan sangat aman.

3. Sistem Keuangan yang Lebih Adil dan Transparan

Selama ini, setiap transaksi kita selalu bergantung pada pihak ketiga, seperti bank. Artinya, kamu harus menaruh kepercayaan penuh pada mereka. Crypto dan blockchain hadir sebagai alternatif yang lebih transparan karena bisa dipantau oleh siapa saja. Dengan teknologi ini, kamu bisa bertransaksi langsung di pasar keuangan tanpa perlu perantara sama sekali.

Risiko Investasi Crypto

1. Butuh Waktu untuk Belajar

Memahami crypto dan blockchain itu tidak instan. Berinvestasi di sesuatu yang belum kamu mengerti adalah risiko besar. Jadi, luangkan waktu untuk riset dan pelajari dulu untung-ruginya sebelum mulai menaruh uang.

2. Harganya Sangat Fluktuatif

Nilai crypto bisa naik drastis, tapi bisa juga anjlok dalam sekejap. Kalau kamu mencari keuntungan yang stabil, crypto mungkin bukan pilihan terbaik. Pasarnya sangat dipengaruhi spekulasi, sehingga harganya sangat tidak menentu.

3. Belum Teruji Jangka Panjang

Dibandingkan saham atau emas yang sudah ada ratusan hingga ribuan tahun, crypto baru muncul sejak 2008. Masa depannya masih penuh tanda tanya, jadi kamu butuh keberanian ekstra untuk terjun ke instrumen yang relatif masih baru ini.

5 Cara Memulai Investasi Crypto di 2026

investasi crypto temasek
Sumber: Investing

1. Riset Platform Jual Beli

Sebelum mulai, pelajari dulu tempat kamu bertransaksi. Ada ratusan pilihan, tapi pastikan kamu memilih yang aman. Sebagai rekomendasi, kamu bisa menggunakan aplikasi Pintu yang sudah resmi terdaftar di OJK, sehingga lebih terjamin keamanannya bagi investor di Indonesia.

Baca juga: Apa itu Emas Giwang?

2. Pahami Cara Simpan Aset

Setelah membeli crypto, kamu harus menyimpannya. Kamu bisa memilih menyimpannya langsung di aplikasi atau di dompet digital (wallet). Setiap cara punya kelebihan dan tingkat keamanan berbeda, jadi pastikan kamu mempelajarinya terlebih dahulu.

3. Jangan Taruh Semua Uang di Satu Tempat

Kunci investasi yang baik adalah diversifikasi. Jangan hanya membeli Bitcoin karena namanya populer. Sebar investasi kamu ke beberapa jenis koin lain agar risiko kamu lebih terjaga.

4. Siap Mental dengan Harga yang Naik-Turun

Pasar crypto sangat fluktuatif; harganya bisa berubah drastis dalam waktu singkat. Kalau kamu belum siap melihat saldo yang naik-turun dengan cepat, mungkin instrumen ini kurang cocok untukmu.

5. Mulai Secara Perlahan

Ingat, crypto masih tergolong baru dan penuh spekulasi. Jangan terburu-buru. Lakukan riset mendalam dan mulailah berinvestasi dengan jumlah yang kecil dulu sebagai awal.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8