Jakarta, Pintu News – Pendiri pendamping Ethereum (ETH), Vitalik Buterin, tengah melepas ETH senilai jutaan dolar ke tengah kondisi pasar yang sedang merosot tajam.
Pada 22 Februari, Lookonchain mengungkapkan bahwa Buterin menarik 3.500 ETH—dengan nilai estimasi sekitar $6,95 juta—dari protokol DeFi Aave (AAVE). Hanya berselang beberapa jam setelah penarikan tersebut, ia terpantau telah menjual 571 token di antaranya seharga $1,13 juta.
Pergerakan aset yang tiba-tiba ini menyoroti kontras tajam antara strategi keuangan jangka panjang yang dinyatakan Buterin dengan tindakan pasar jangka pendeknya. Pada 30 Januari, pengembang berusia 32 tahun tersebut mengumumkan bahwa Ethereum Foundation tengah memasuki periode “penghematan moderat” (mild austerity) demi mencapai target-targetnya.
Baca juga: Harga Ethereum Ambruk 5% Hari Ini (23/2): Permintaan Staking ETH Anjlok, ETH Terancam?
Ia menarik 16.384 ETH untuk mendukung yayasan tersebut, dengan rencana awal untuk menyebarkan token-token itu secara strategis demi tujuan jangka panjang “selama beberapa tahun ke depan.” Namun, eksekusi di lapangan terbukti sangat cepat. Sejak 2 Februari, Buterin telah menjual lebih dari 7.380 ETH senilai sekitar $15,5 juta dengan harga rata-rata $2.100.
Ditambah dengan transaksi hari ini, sang pendiri pendamping telah mencairkan lebih dari setengah cadangan penghematannya hanya dalam waktu kurang dari satu bulan. Tekanan jual yang terkonsentrasi dari arsitek paling terkemuka di jaringan ini datang pada momen yang genting bagi aset tersebut.
ETH telah anjlok 30% selama sebulan terakhir dan saat ini diperdagangkan tepat di bawah level dukungan (support) psikologis $2.000. Investor institusional dan pelaku pasar sering kali memandang likuidasi besar-besaran oleh pendiri saat pasar sedang turun tajam sebagai indikator bearish, terlepas dari apa pun maksud administratif yang dinyatakan.
Meskipun terdapat tekanan jual yang terus-menerus dari Buterin, beberapa firma intelijen blockchain berargumen bahwa aset ini mulai memancarkan sinyal teknis oversold (jenuh jual). Data dari Santiment menunjukkan bahwa rasio Market Value to Realized Value (MVRV) 30 hari ETH mengarah pada kondisi undervaluation (harga di bawah nilai wajar) teknis yang parah.
Baca juga: 17 Alasan Harga XRP Bakal Bullish Menurut Analis CryptoBull
Metrik MVRV, yang membandingkan total kapitalisasi pasar suatu aset dengan nilai terealisasinya untuk memperkirakan profitabilitas rata-rata pemegang aset, saat ini menempatkan ETH pada posisi defisit 14,3%.
Menurut data Santiment, Ethereum adalah aset dengan diskon paling agresif di antara mata uang kripto utama lainnya selama 30 hari terakhir. Sebagai perbandingan, Bitcoin menunjukkan kondisi undervaluation sebesar 6,9%, Chainlink sebesar 5,1%, XRP sebesar 4,1%, dan Cardano sebesar 2%.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.