Jakarta, Pintu News – Pasar kripto kembali menjadi sorotan setelah Shiba Inu (SHIB) menunjukkan pergerakan harga yang menarik di awal tahun 2026. Setelah mengalami penurunan berkepanjangan, token meme ini kini berada di fase konsolidasi yang bisa menjadi penentu arah selanjutnya.
Banyak investor dan pengamat pasar mulai bertanya-tanya, apakah SHIB akan segera bangkit dan menembus level resistance penting? Artikel ini akan membahas faktor-faktor utama yang dapat memicu lonjakan harga Shiba Inu, analisis teknikal terbaru, serta potensi breakout yang dinanti-nantikan oleh komunitas kripto.
Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB) sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar kripto secara keseluruhan. Saat Bitcoin (BTC) mampu bertahan di atas $67.000 dan Ethereum (ETH) stabil di atas $1.900, biasanya sentimen positif tersebut menular ke token-token meme seperti SHIB. Kenaikan harga pada aset utama seringkali menjadi pemicu arus modal masuk ke altcoin, termasuk Shiba Inu. Jika tren bullish di pasar utama berlanjut, peluang SHIB untuk ikut terkerek semakin besar.
Selain itu, dinamika suplai menjadi perhatian utama para pemegang SHIB. Saat ini, jumlah token yang beredar masih tergolong tinggi dibandingkan beberapa pesaingnya. Data terbaru menunjukkan bahwa tingkat pembakaran (burn rate) SHIB menurun hingga 49% dalam 24 jam terakhir, dengan sekitar 3,45 juta token berhasil dibakar. Walaupun angka tersebut relatif kecil, pembakaran yang konsisten dapat menciptakan narasi kelangkaan dan meningkatkan minat spekulatif di pasar.
Baca Juga: Elon Musk Tentang Silver: 5 Fakta, Opini, dan Dampaknya ke Harga Logam Mulia

Ekosistem Shibarium, yang merupakan jaringan Layer-2 dari Shiba Inu (SHIB), menjadi salah satu katalis utama dalam mendongkrak utilitas token ini. Adopsi yang semakin luas terhadap Shibarium berpotensi meningkatkan volume transaksi dan memperkuat posisi SHIB di dunia aplikasi terdesentralisasi (dApps), gaming, serta proyek DeFi. Dengan bertambahnya proyek yang memanfaatkan Shibarium, citra SHIB perlahan mulai bertransformasi dari sekadar token meme menjadi aset dengan utilitas nyata. Hal ini dapat menarik minat investor institusional maupun ritel untuk berpartisipasi lebih aktif.
Selain faktor ekosistem, aktivitas pembelian besar-besaran oleh whale juga menjadi indikator penting. Ketika whale menarik SHIB dari bursa, suplai di pasar menjadi lebih terbatas dan seringkali diartikan sebagai sinyal kepercayaan dari investor berpengalaman. Pergerakan ini biasanya diikuti oleh lonjakan minat dari trader ritel yang berharap akan adanya tren bullish. Data on-chain yang menunjukkan akumulasi aktif dapat memperkuat sentimen positif dan mendorong harga ke level yang lebih tinggi.
Saat ini, harga Shiba Inu (SHIB) diperdagangkan di kisaran $0,00000618, mengalami penurunan sekitar 4% dalam 24 jam terakhir. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) mendekati garis nol, menandakan momentum yang masih lemah. Garis sinyal yang berada di atas garis MACD menunjukkan bahwa tekanan bullish mulai melemah, namun potensi rebound jangka pendek tetap terbuka. Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) berada di level 35, mendekati area oversold yang seringkali menjadi titik balik bagi harga.
Jika SHIB mampu menembus resistance di $0,00000650, peluang untuk melanjutkan kenaikan ke $0,0000070 hingga $0,00000750 semakin terbuka lebar. Breakout di atas level tersebut dapat membawa harga menuju target utama di $0,000011, yang menjadi incaran banyak investor. Namun, jika harga gagal bertahan di atas $0,0000060, tekanan jual bisa meningkat dan mendorong SHIB turun ke $0,00000550 atau bahkan $0,0000050. Para pembeli diperkirakan akan mencoba mempertahankan level support ini agar tren bearish tidak berlanjut lebih dalam.

Shiba Inu (SHIB) tengah berada di persimpangan penting yang akan menentukan arah pergerakan harga selanjutnya. Kombinasi faktor fundamental seperti tren pasar kripto, dinamika suplai, pengembangan ekosistem Shibarium, serta aktivitas whale menjadi penentu utama. Dari sisi teknikal, peluang breakout tetap terbuka jika SHIB mampu menembus resistance kunci dalam waktu dekat. Dengan berbagai katalis yang ada, tahun 2026 bisa menjadi momentum kebangkitan baru bagi Shiba Inu di pasar kripto global.
Baca Juga: Cara Bermain Bitcoin di HP untuk Pemula di 2026
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.