Jakarta, Pintu News – Pasar crypto kembali diguncang oleh volatilitas tinggi yang menyebabkan harga Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tajam hingga menembus level dukungan psikologisnya. Kamu mungkin terkejut melihat aset digital nomor satu ini kehilangan momentum penguatannya dalam waktu yang relatif singkat di tengah kondisi pasar yang tidak menentu. Penurunan ini memicu kekhawatiran di kalangan investor cryptocurrency, terutama karena terjadi penembusan pada area support yang sebelumnya dianggap cukup kuat untuk menahan tekanan jual.
Harga Bitcoin (BTC) terpantau mengalami kejatuhan yang cukup signifikan hingga menyentuh angka di bawah Rp1.077.056.000 ($64.000) pada perdagangan terbaru. Kamu bisa melihat adanya tekanan jual yang masif di pasar cryptocurrency setelah aset ini gagal mempertahankan posisinya di atas level resistensi kunci dalam beberapa hari terakhir. Para analis teknikal menilai bahwa penembusan level psikologis ini merupakan sinyal bearish yang cukup kuat bagi pergerakan harga Bitcoin dalam jangka pendek.
Kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa volume distribusi dari para pemegang besar atau “whale” mulai meningkat dibandingkan dengan minat beli dari investor ritel. Kamu perlu memperhatikan bahwa pergerakan crypto ini juga dipengaruhi oleh sentimen makroekonomi global yang cenderung menghindari aset berisiko tinggi di tengah ketidakpastian suku bunga. Jika Bitcoin tidak segera kembali ke atas level Rp1,07 miliar, maka struktur pasar secara keseluruhan bisa berubah menjadi lebih negatif bagi para trader.
Baca Juga: Emas Terancam? 5 Faktor Kritis yang Bisa Mengakhiri Reli 7 Bulan Beruntun Emas

Setelah kehilangan pijakan di angka Rp1.077.056.000, target penurunan selanjutnya bagi Bitcoin diperkirakan akan menguji area support di kisaran Rp1.043.398.000 ($62.000). Kamu harus waspada karena kegagalan untuk bertahan di area tersebut dapat memicu gelombang penjualan teknis lebih lanjut yang menyeret pasar cryptocurrency ke zona merah yang lebih dalam. Banyak analis memperingatkan bahwa stabilitas harga saat ini sangat bergantung pada kemampuan pembeli untuk mempertahankan level-level kritis tersebut.
Indikator teknikal seperti Moving Average saat ini menunjukkan adanya tekanan turun yang cukup konsisten pada grafik harian aset crypto ini. Kamu disarankan untuk memantau pergerakan volume perdagangan secara seksama, karena kenaikan volume saat harga turun sering kali menandakan bahwa fase koreksi belum sepenuhnya berakhir. Strategi manajemen risiko yang ketat tetap menjadi hal yang paling krusial bagi kamu agar tetap aman dalam menghadapi fluktuasi pasar yang sangat dinamis.
Meskipun situasi pasar cryptocurrency saat ini terlihat cukup menantang, peluang untuk terjadinya pemulihan atau rebound teknis menuju level Rp1.110.714.000 ($66.000) masih terbuka lebar. Kamu dapat melihat bahwa indikator RSI mulai mendekati zona jenuh jual, yang secara historis sering kali diikuti oleh aksi beli yang mendorong harga kembali naik. Keberhasilan Bitcoin (BTC) untuk merebut kembali level $64.000 dalam penutupan harian akan menjadi sinyal positif awal bagi berakhirnya tren penurunan ini.
Kepercayaan investor terhadap masa depan cryptocurrency secara jangka panjang umumnya tetap solid meskipun terjadi koreksi harga yang cukup tajam dalam jangka pendek. Kamu sebaiknya tetap memperbarui informasi mengenai adopsi institusional dan perkembangan regulasi crypto global yang dapat memberikan dorongan fundamental bagi harga di masa depan. Tetaplah bersikap objektif dan jangan biarkan emosi kepanikan memengaruhi keputusan investasi cerdas yang telah kamu rencanakan sebelumnya.
Baca Juga: MicroStrategy Siap Salip Bitcoin? Simak Prediksi Mengejutkan Jelang Akhir Februari!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.