Strategi Michael Saylor Pindahkan BTC Rp1,3 T, Tekanan Rugi Kurs Rp150 Triliun Menghantui!

Updated
February 26, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Michael Saylor melalui perusahaannya, MicroStrategy, kembali menjadi sorotan dunia finansial setelah terdeteksi memindahkan Bitcoin (BTC) dalam jumlah besar di tengah tekanan pasar yang meningkat. Pergerakan aset senilai $83 juta atau sekitar Rp1,39 triliun (kurs Rp16.759) ini memicu spekulasi mengenai langkah strategis perusahaan dalam mengelola cadangan digital mereka. Bagi kamu investor crypto, aksi korporasi dari pemegang Bitcoin (BTC) terbesar di dunia ini sangat krusial untuk dipantau karena sering kali menjadi indikator sentimen bagi institusi besar lainnya.

Manuver Transfer Bitcoin (BTC) MicroStrategy di Tengah Kerugian

Data on-chain menunjukkan bahwa MicroStrategy baru saja melakukan transfer pertama dalam skala besar ke alamat dompet yang tidak dikenal, yang biasanya menandakan persiapan untuk penjualan atau restrukturisasi aset. Pemindahan ini terjadi saat perusahaan menghadapi tekanan besar akibat kerugian di atas kertas (paper losses) yang diperkirakan mencapai $9 miliar atau setara Rp150,8 triliun. Meskipun Michael Saylor dikenal sebagai pendukung setia cryptocurrency, langkah ini menunjukkan bahwa dinamika pasar saat ini memaksa perusahaan untuk lebih fleksibel dalam mengelola likuiditas mereka.

Kerugian besar ini disebabkan oleh harga rata-rata pembelian Bitcoin (BTC) perusahaan yang saat ini masih berada di atas harga pasar spot dunia. Kamu perlu memahami bahwa bagi perusahaan publik seperti MicroStrategy, fluktuasi harga di pasar forex sangat memengaruhi laporan keuangan kuartalan dan kepercayaan para pemegang saham. Kendati demikian, Saylor tetap menekankan bahwa strategi jangka panjang mereka terhadap aset digital tidak berubah dan pemindahan dana ini mungkin hanya bagian dari manajemen teknis internal yang rutin dilakukan.

Baca Juga: 5 Alasan Sinyal Bullish BTC Muncul Lagi: Coinbase Premium Positif, BTC Tembus Rp1,5 Miliar?

Dampak Tekanan Pasar Terhadap Saham MicroStrategy

Seiring dengan penurunan harga Bitcoin (BTC), saham MicroStrategy (MSTR) juga mengalami tekanan jual yang cukup signifikan di bursa saham Amerika Serikat. Investor mulai mengkhawatirkan kemampuan perusahaan dalam menanggung beban hutang yang digunakan untuk membeli aset crypto di masa lalu saat harga masih tinggi. Kamu bisa melihat fenomena ini sebagai pengingat bahwa investasi dalam instrumen seperti Ethereum (ETH) atau Bitcoin (BTC) memiliki korelasi yang sangat kuat dengan kinerja saham perusahaan yang memiliki eksposur besar pada aset tersebut.

Para analis pasar forex memprediksi bahwa pergerakan harga Bitcoin (BTC) ke depan akan sangat menentukan apakah MicroStrategy mampu keluar dari tekanan kerugian miliaran dollar ini. Jika harga tidak segera pulih, perusahaan mungkin terpaksa mencari cara baru untuk menyeimbangkan neraca keuangannya, termasuk potensi melakukan lindung nilai (hedging). Sebagai investor ritel, kamu bisa belajar dari kejadian ini mengenai pentingnya diversifikasi dan tidak menempatkan seluruh modal pada satu jenis aset saja, sekalipun itu adalah aset digital paling populer di dunia.

Proyeksi Jangka Panjang dan Ketahanan Michael Saylor

Meskipun dihantam badai kerugian triliunan rupiah, Michael Saylor secara konsisten menyatakan bahwa Bitcoin (BTC) adalah aset properti digital terbaik untuk masa depan umat manusia. Ia sering membandingkan ketahanan emas dunia dengan Bitcoin (BTC), di mana ia percaya bahwa kelangkaan digital akan memberikan imbal hasil yang jauh lebih besar dalam dekade berikutnya. Kamu harus memperhatikan bahwa keyakinan ekstrem ini merupakan karakteristik dari strategi “HODL” tingkat institusi yang jarang goyah oleh fluktuasi harga jangka pendek di pasar cryptocurrency.

Bagi kamu yang ingin mengikuti jejak investor besar, sangat penting untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh berita negatif yang bersifat sementara. Penurunan nilai aset hingga Rp150 triliun mungkin terdengar menakutkan, namun bagi pemain besar seperti Saylor, ini adalah bagian dari siklus pasar yang harus dilewati sebelum mencapai puncak pertumbuhan baru. Tetaplah fokus pada riset mandiri dan gunakan uang dingin dalam berinvestasi agar kamu memiliki ketahanan mental yang sama kuatnya dalam menghadapi gejolak harga di dunia investasi digital.

Baca Juga: 5 Alasan BlackRock Serok Bitcoin & Ethereum Rp2,52 Triliun, Sinyal Bullish Akhir Februari 2026!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin (BTC), USDT (USDT) to IDR dan harga saham Nvidia (NVDA) tertokenisasi lewat Pintu Market. Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin (BTC) dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8