Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin (BTC) sempat diperdagangkan di sekitar $68,438, naik 0,88% pada 26 Februari 2026, seiring aset ini melanjutkan pemulihan tajam dari level terendah Februari di $60,133.
Kenaikan tersebut terjadi setelah ETF spot Bitcoin mencatat arus masuk bersih sebesar $506,51 juta pada 25 Februari, sementara gugatan hukum terhadap Jane Street memicu sentimen lega di berbagai pasar kripto. Lalu, bagaimana pergerakan harga Bitcoin hari ini?

Pada 27 Februari 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $67,390 atau setara dengan Rp1.130.714.502 mengalami koreksi 0,76% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.116.022.385 dan harga tertingginya di Rp1.152.006.428.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp22.627 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang turun 19% menjadi Rp743,6 triliun.
Baca juga: 3 Indikasi Bullish Bitcoin yang Jarang Disorot
Setelah berminggu-minggu mengalami penurunan dan tekanan jual yang konsisten, Bitcoin berbalik arah secara mengejutkan dalam waktu singkat. Harga melonjak, posisi short banyak terlikuidasi, dan sentimen pasar berubah dari putus asa menjadi optimisme yang lebih hati-hati.
Sejumlah trader di media sosial kripto menilai pemicu perubahan ini bukan peristiwa makroekonomi maupun pengumuman ETF, melainkan sebuah gugatan yang menyeret nama Jane Street ke sorotan.
Langkah hukum tersebut berawal dari gugatan yang diajukan oleh administrator yang menangani proses penutupan Terraform Labs. Gugatan itu menuding adanya insider trading dan manipulasi pasar yang berkaitan dengan runtuhnya perusahaan pada 2022. Dalam dokumen tersebut, Jane Street disebut sebagai pihak lawan transaksi yang diduga diuntungkan oleh informasi orang dalam.
Jane Street membantah tuduhan tersebut dan menyebut gugatan itu sebagai upaya mengalihkan tanggung jawab atas kejatuhan Terraform.
Berdasarkan data SoSoValue, ETF spot Bitcoin membukukan arus masuk bersih harian sebesar $506,51 juta pada 25 Februari, menjadi salah satu hari dengan pembelian institusional terkuat dalam beberapa pekan terakhir.
Produk IBIT milik BlackRock memimpin dengan $61,56 juta, sementara FBTC dari Fidelity mencatat $30,09 juta. Total aset bersih mencapai $87,60 miliar, setara dengan 6,34% dari kapitalisasi pasar Bitcoin. Arus masuk ini menunjukkan pembalikan tajam dibanding arus keluar yang berlangsung sepanjang sebagian besar Februari.
Ketika dana institusional kembali dalam skala sebesar ini setelah periode jual beruntun, kondisi tersebut kerap dibaca sebagai indikasi bahwa fase distribusi terburuk mulai mereda.

Mengacu pada Coinglass, open interest Bitcoin meningkat 3,81% menjadi $45,39 miliar, sementara volume naik 23,10% menjadi $87,48 miliar. Rasio long/short memperlihatkan posisi bullish yang lebih dominan, masing-masing 1,58 di Binance dan 1,56 di OKX.
Baca juga: Solana (SOL) Siap Tembus $100 Jika Bitcoin Kembali Naik ke $72.000? Simak Analisanya!
Data posisi trader teratas menunjukkan sekitar $26,90 juta pada posisi long berbanding $9,54 juta pada posisi short dalam kerangka 12 jam, mengindikasikan akun-akun besar cenderung memasang skenario kenaikan lanjutan. Data likuidasi 24 jam juga mencatat $37,83 juta likuidasi long versus $195,60 juta likuidasi short, menegaskan reli ini dipicu short squeeze yang signifikan.
Saat likuidasi short jauh melampaui likuidasi long, pasar dapat memasuki lingkar umpan balik yang menguat sendiri: aksi penutupan paksa mendorong harga naik, memicu stop berikutnya, dan memperbesar tekanan beli lanjutan.

Grafik 4 jam (26/2) memperlihatkan Bitcoin sedang menguji level retracement Fibonacci 0,5 di $69,873 setelah berhasil menembus level 0,382 di $67,575. EMA 20-periode berada di $66,611, EMA 50-periode di $66,853, EMA 100-periode di $68,463, dan EMA 200-periode di $72,820. Indikator Supertrend berbalik menjadi bullish pada $64,519.
Poin-poin utama pada grafik:
Sebelumnya, Bitcoin turun dari area di atas $126,000 pada Oktober ke $60,133 pada Februari, yang setara dengan koreksi sekitar 52%. Reli saat ini menuju $68,438 berarti pemulihan sekitar 14% dari titik terendah tersebut hanya dalam 48 jam. Level Fibonacci memberikan zona resistance yang relatif jelas di depan: $69,873 (0,5), $72,172 (0,618), dan $75,445 (0,786).
Penutupan candle 4 jam di atas $69,873 akan mengonfirmasi breakout pada level Fibonacci 0,5 dan membuka peluang pergerakan menuju $72,172. Perubahan Supertrend ke bullish juga mengindikasikan bahwa kenaikan ini berpotensi lebih dari sekadar reli pemulihan sesaat.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.