Harga Bio-Oil Tembus Rp5,64 Triliun! 5 Fakta CAGR 4,4% hingga 2028

Updated
March 2, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Pasar bio-oil global tercatat bernilai USD 335,2 juta atau sekitar Rp5,64 triliun pada 2021 dan diproyeksikan tumbuh dengan CAGR 4,4% hingga 2028. Pertumbuhan ini dipicu oleh target net zero emission di berbagai negara serta meningkatnya kesadaran terhadap produk ramah lingkungan. Meski bukan bagian dari crypto atau cryptocurrency, tren bio-oil menunjukkan bagaimana sektor energi alternatif berkembang di tengah transformasi ekonomi global.

1. Nilai Pasar Rp5,64 Triliun dan Tumbuh 4,4% per Tahun

Pada 2021, valuasi pasar bio-oil mencapai USD 335,2 juta atau setara Rp5,64 triliun dengan kurs Rp16.835 per dolar AS. Angka ini mencerminkan potensi ekonomi dari bahan bakar terbarukan yang mulai dilirik banyak negara. Proyeksi pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) 4,4% menunjukkan ekspansi yang stabil hingga 2028.

Kamu perlu memahami bahwa pertumbuhan ini bukan lonjakan spekulatif seperti beberapa aset cryptocurrency. Kenaikan didorong oleh kebijakan energi berkelanjutan dan kebutuhan industri terhadap bahan bakar alternatif. Dengan demikian, pergerakan pasar bio-oil cenderung berbasis fundamental sektor energi.

Baca Juga: 5 Hal Penting Mengenai Gold Bullion, Instrumen Safe Haven Paling Solid Selain Crypto!

2. Pyrolysis Kuasai Pasar dengan Efisiensi Hingga 80%

Dari sisi proses produksi, teknologi pyrolysis mendominasi pangsa pasar dibandingkan thermochemical liquefaction. Metode ini dinilai lebih efisien karena mampu menghasilkan bio-oil hingga sekitar 80% dari bahan baku kering tergantung kondisi operasional. Efisiensi tersebut menjadikannya pilihan utama dalam pengembangan industri.

Sebaliknya, thermochemical liquefaction menghasilkan rendemen lebih rendah dan membutuhkan katalis tambahan. Faktor biaya dan kompleksitas proses membuatnya kurang kompetitif. Dominasi pyrolysis memperlihatkan bahwa inovasi teknologi menjadi faktor kunci dalam pertumbuhan pasar.

3. Sektor Bahan Bakar Jadi Aplikasi Utama

Berdasarkan aplikasi, segmen bahan bakar menyumbang pangsa terbesar dalam penggunaan bio-oil. Produk ini dimanfaatkan untuk pembangkit panas dan listrik, serta sebagai bahan baku kimia seperti resin, perekat, hingga asphalt binder. Diversifikasi penggunaan tersebut memperluas peluang pasar secara global.

Namun, harga bio-oil saat ini masih relatif kurang kompetitif dibanding bahan bakar fosil konvensional. Industri energi terbarukan masih berada dalam tahap pengembangan dan investasi teknologi. Seiring peningkatan skala produksi dan riset, potensi penurunan biaya produksi dapat memperkuat daya saingnya.

4. Amerika Utara dan Selatan Dominasi Lebih dari 50%

Wilayah Amerika Utara dan Selatan menguasai lebih dari separuh pangsa pasar bio-oil global pada 2021. Hal ini didorong oleh banyaknya proyek operasional di Amerika Serikat, Kanada, dan Brasil. Dukungan kebijakan pemerintah turut mempercepat adopsi energi terbarukan.

Sebagai contoh, Amerika Serikat memiliki Sustainable Aviation Grand Challenge Roadmap untuk mendorong pengembangan bahan bakar berkelanjutan. Kanada juga mengalokasikan dana Clean Fuels Fund sebesar USD 1,1 miliar atau sekitar Rp18,52 triliun. Kebijakan berbasis pengurangan emisi gas rumah kaca menjadi katalis utama ekspansi pasar.

5. Dukungan Regulasi dan Investasi Jadi Motor Pertumbuhan

Berbagai negara mulai menerapkan kebijakan khusus untuk mempercepat penggunaan biofuel. India, misalnya, meluncurkan National Policy of Biofuel 2018 yang menargetkan pencampuran etanol 20% pada bensin hingga 2030. Insentif pemerintah meningkatkan minat investor dan pelaku industri.

Selain itu, sejumlah perusahaan seperti Agilyx, Alterra Energy, dan Brightmark aktif melakukan kolaborasi dan inovasi teknologi. Strategi merger dan akuisisi juga dilakukan guna memperluas kapasitas produksi. Kombinasi regulasi, investasi, dan inovasi teknologi menjadi fondasi pertumbuhan pasar bio-oil ke depan.

Secara keseluruhan, pasar bio-oil menunjukkan perkembangan yang konsisten di tengah transisi energi global. Berbeda dengan dinamika crypto dan cryptocurrency yang sangat volatil, sektor ini bertumbuh melalui kebijakan struktural dan kebutuhan industri. Memahami tren ini membantu kamu melihat bagaimana diversifikasi energi dapat membentuk lanskap ekonomi masa depan.

Baca Juga: 5 Keunggulan Deposito Emas Pegadaian

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

Referensi

Topic

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8