3 Altcoin yang Terancam Alami Likuidasi Besar di Awal Maret, Siap-Siap Volatilitas Ekstrem!

Updated
March 8, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Ketegangan geopolitik yang meningkat sepanjang akhir pekan tidak memicu arus keluar modal besar-besaran dari pasar altcoin. Ujian ini mengindikasikan bahwa harga altcoin saat ini cenderung berada di area keseimbangan dan tengah bersiap untuk pergerakan yang lebih signifikan. Karena itu, pasar juga menyimpan potensi terjadinya likuidasi dalam skala besar.

Altcoin seperti Solana (SOL), XRP (XRP), dan Tether Gold (XAUT) masing-masing memiliki faktor pendorong yang berbeda dan dapat segera memicu volatilitas, sekaligus memicu likuidasi baik pada posisi Long maupun Short.

Solana (SOL)

SOL bergerak mendatar di kisaran $84 sejak awal Februari. Konsolidasi yang rapat di sekitar satu level harga ini mencerminkan fase “kompresi volatilitas”, yang kerap menjadi pendahulu terjadinya breakout tajam.

Baca juga: MANTRA Crypto Rally 37% Setelah Swap Token OM Rampung!

Karena itu, pelaku pasar derivatif SOL berpotensi menghadapi likuidasi baik pada posisi Long maupun Short ketika harga akhirnya keluar dari rentang tersebut. Indikasi ini turut diperkuat oleh pengamatan analis Joao Wedson melalui indeks Solana Buy/Sell Pressure Delta.

Indikator Buy/Sell Pressure Delta untuk Solana berubah menjadi merah dan mengalami penurunan yang cukup tajam. Wedson menilai sinyal semacam ini secara historis tidak selalu berarti harga akan turun lebih jauh. Sebaliknya, sinyal tersebut bisa menandai terbentuknya dasar penting sebelum pembalikan arah.

Menurut Wedson, secara historis ada dua kemungkinan yang sering menyusul: terbentuknya bottom lokal yang kemudian diikuti kenaikan kuat, atau awal dari fase bear market yang intens seperti yang terjadi pada 2022.

Data peta likuidasi 7 hari dari Coinglass menunjukkan bahwa bila SOL turun ke $74 pekan ini, akumulasi potensi volume likuidasi posisi Long dapat mencapai sekitar $376 juta. Sebaliknya, jika SOL memantul ke $95, akumulasi potensi volume likuidasi posisi Short dapat mencapai sekitar $450 juta.

XRP

XRP juga berada dalam kondisi seimbang dalam jangka pendek, dengan tekanan beli dan jual yang relatif berimbang. Kabar negatif terkait meningkatnya tensi yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran sepanjang akhir pekan tidak memicu aksi jual besar. Sebaliknya, XRP tetap stabil di sekitar $1.35.

Laporan terbaru dari laman BeInCrypto menyebutkan bahwa indikator Net Unrealized Profit and Loss (NUPL) mengindikasikan fase akhir dari tren turun. Secara historis dalam 12 tahun terakhir, bulan Maret mencatat rata-rata imbal hasil 18% untuk XRP, sehingga menjadi bulan terkuat di kuartal pertama.

Meski demikian, dalam sepekan terakhir, sekitar 472 juta XRP senilai $652 juta berpindah ke Binance. Saldo XRP di Binance juga mulai menunjukkan tanda berbalik meningkat setelah sempat turun selama beberapa bulan.

Tarik-menarik dua kekuatan ini memperbesar peluang trader XRP menghadapi likuidasi, terlepas dari apakah mereka memegang posisi Long atau Short.

Berdasarkan peta likuidasi 7 hari, jika XRP turun ke $1.20 pekan ini, akumulasi potensi volume likuidasi posisi Long dapat melampaui $125 juta. Sebaliknya, jika harga naik ke $1.50, akumulasi potensi volume likuidasi posisi Short berpotensi menembus $157 juta.

Baca juga: Prediksi Harga Pi Network: PI Dekati Resistensi Tren Turun di Tengah Transfer 60 Juta Token

Tether Gold (XAUT)

Emas bertokenisasi kembali menarik perhatian trader seiring tren kenaikan harga emas fisik.

Tether Gold (XAUT) adalah token digital yang didukung oleh emas fisik dan diterbitkan oleh Tether. Berdasarkan data Coinglass, total Open Interest XAUT baru-baru ini menembus $800 juta.

Pergerakan harga XAUT pada dasarnya mengikuti harga emas fisik. Namun, ketika semakin banyak investor terpapar XAUT dan penggunaan leverage meningkat, risiko likuidasi pada posisi Long maupun Short juga cenderung naik.

Peta likuidasi menunjukkan bahwa di Bybit saja, jika XAUT naik melewati $5,600 dan mencetak puncak baru, trader Short dapat menghadapi potensi kerugian likuidasi di atas $61 juta. Sebaliknya, jika harga turun ke $5,000, trader Long berisiko menanggung potensi kerugian likuidasi yang melampaui $90 juta.

Jika data Binance turut diperhitungkan, skala likuidasi berpotensi lebih besar. Laporan CryptoQuant menyatakan bahwa XAUT telah resmi masuk Top 10 pasangan perdagangan kontrak perpetual di Binance.

Secara keseluruhan, total Open Interest pasar turun dari di atas $120 miliar pada awal tahun menjadi sekitar $94 miliar saat ini. Trader derivatif jangka pendek terlihat mengurangi leverage, dengan fokus yang lebih besar pada altcoin berkapitalisasi besar serta aset dunia nyata yang ditokenisasi seperti emas dan perak. Secara umum, pelaku pasar tampak lebih berhati-hati dan menunggu sinyal yang lebih jelas sebelum menentukan arah tren berikutnya.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8