Harga Ethereum di Level $1.900 Hari Ini (4/3): Sinyal Jual ETH Muncul, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Updated
March 4, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Ethereum (ETH) belakangan mengalami kesulitan untuk memulihkan harga, terutama karena meningkatnya ketidakpastian di pasar. Setelah beberapa kali upaya reli tidak berhasil, harga Ethereum kini berada di bawah tekanan dari aktivitas jual serta keberadaan zona permintaan yang krusial.

Meski zona permintaan di kisaran $1,880 telah memberikan dukungan, area ini juga membuat pembalikan harga dalam waktu dekat belum terlihat jelas. Lalu, bagaimana pergerakan harga Ethereum hari ini?

Harga Ethereum Turun 1,51% dalam Waktu 24 Jam

Pada 4 Maret 2026, harga Ethereum tercatat berada di sekitar $1,974 atau setara dengan Rp33.485.175 mengalami koreksi 1,51% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, ETH sempat menyentuh level terendahnya di Rp32.812.767 dan level tertingginya di Rp34.075.380.

Saat penulisan, kapitalisasi pasar Ethereum kini berada di sekitar Rp4.032 triliun, dengan volume perdagangan harian yang turun 9% menjadi Rp408,03 triliun dalam waktu 24 jam terakhir.

Baca juga: Harga Bitcoin Bertahan di $68.000 Hari Ini (4/3/26): Ini 3 Katalis Bisa Bawa BTC ke Tren Bullish

Penjualan Ethereum Dibutuhkan

Untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua bulan, Ethereum memunculkan sinyal jual penting, seiring metrik Price DAA Divergence menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Metrik ini membandingkan jumlah alamat aktif harian (daily active addresses/DAA) dengan harga Ethereum, sehingga dapat memberi gambaran mengenai sentimen investor.

Ketika DAA mulai turun bersamaan dengan penurunan harga Ethereum, hal ini mengindikasikan aktivitas jaringan melemah dan tekanan jual meningkat. Perubahan tersebut tercermin dari kemunculan batang merah, yang menandakan sentimen bearish yang kian menguat.

Penurunan DAA menunjukkan semakin sedikit pengguna yang berinteraksi dengan jaringan, yang umumnya berujung pada melemahnya struktur pasar. Saat DAA dan harga sama-sama turun, kondisi ini sering dibaca sebagai sinyal bahwa momentum bullish Ethereum sedang tertahan dan penurunan harga berpotensi terjadi dalam waktu dekat.

Tekanan Jual Bisa Memicu Pembalikan

Menariknya, meski peningkatan tekanan jual pada Ethereum terlihat negatif pada awalnya, situasi ini dapat menjadi pemicu bagi pembalikan harga yang justru dibutuhkan. Pita harga MVRV (Market Value to Realized Value) mengindikasikan bahwa ETH sedang mendekati fase krusial.

Secara historis, MVRV di bawah 0,8 kerap menandakan altcoin berada dalam kondisi undervalued, sehingga ETH berpeluang mengalami pemantulan.

Dengan Ethereum diperdagangkan di bawah level Extreme Lows selama kira-kira 5% dari hari perdagangan, sinyal MVRV sering kali menjadi pendahulu pembalikan harga. Namun, Ethereum memerlukan lebih dari sekadar sinyal pasar—dibutuhkan pula kepercayaan investor untuk mendorong pergerakan.

Tekanan jual saat ini dapat membatasi terbentuknya momentum tersebut, tetapi kondisinya masih dinamis. Jika investor memilih mempertahankan posisi alih-alih menjual, ETH berpotensi mengalami rebound dalam waktu dekat.

Investor Menghambat Pemulihan ETH

Level dukungan paling penting yang saat ini dihadapi Ethereum adalah zona permintaan di $1,880. Area ini terbentuk dari para pemegang ETH yang telah mengakumulasi sekitar 1,406 juta ETH dengan nilai lebih dari $2,81 miliar.

Rentang harga tersebut menjadi level krusial karena setiap kali harga turun ke area ini, pergerakannya sering direspons dengan pantulan yang kuat. Harga Ethereum juga berulang kali tertopang di level ini, menunjukkan bahwa investor cenderung enggan menjual di bawah $1,880.

Baca juga: Prediksi Harga Meme Coin: Dogecoin, Shiba Inu, dan Pepe Beri Sinyal Bearish di Level Krusial

Jika harga Ethereum kembali turun ke zona permintaan tersebut, kemungkinan besar akan muncul tekanan beli yang menahan penurunan lebih lanjut. Namun, apabila aktivitas jual semakin intens dan Ethereum menembus ke bawah $1,880, situasi ini dapat memicu penurunan yang lebih tajam.

Penurunan seperti itu berpotensi menjadi pemicu pembalikan arah yang dibutuhkan Ethereum, tetapi sekaligus membuat aset ini lebih rentan menuju level yang lebih rendah. Keseimbangan di zona permintaan ini menjadi faktor kunci untuk menentukan arah pergerakan Ethereum dalam waktu dekat.

Harga ETH Menghadapi Resistansi di Depan

Ethereum sempat diperdagangkan di $1,998 dan sedang menghadapi resistansi di sepanjang garis tren turun pada 3 Maret. Momentum bearish ini dapat menekan harga Ethereum dalam jangka pendek, sehingga menyulitkan terbentuknya reli. Akibatnya, harga berpotensi bergerak terbatas dan peluang pemulihan cepat menjadi kecil.

Dengan faktor-faktor bearish yang masih berlanjut, ada kemungkinan Ethereum turun menuju area support $1,902. Jika level ini ditembus ke bawah, harga dapat melanjutkan penurunan hingga berpotensi menguji $1,816 atau bahkan lebih rendah.

Pergerakan seperti ini bisa menjadi kondisi yang diperlukan untuk memicu pembalikan arah agar Ethereum mampu mendapatkan kembali momentum kenaikannya.

Sebaliknya, apabila sentimen investor membaik dan kondisi makroekonomi bergerak lebih mendukung, Ethereum berpeluang menembus garis tren turun saat ini. Pergerakan naik melewati area resistansi tersebut akan membawa Ethereum lebih dekat ke $2,165. Jika itu terjadi, proyeksi bearish saat ini menjadi tidak berlaku dan membuka peluang terbentuknya reli harga.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8