3 Fakta Kenapa Bitcoin Jadi “Safe Haven” Bagi Warga Iran Saat Terjadi Perang!

Updated
March 5, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memengaruhi pasar crypto global. Setelah serangan udara yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, data on-chain menunjukkan lonjakan besar penarikan cryptocurrency dari berbagai exchange di negara tersebut. Dalam beberapa hari saja, lebih dari $10,3 juta atau sekitar Rp174 miliar crypto keluar dari platform perdagangan, menandakan meningkatnya kekhawatiran investor terhadap stabilitas ekonomi.

1. Arus Keluar Crypto dari Iran Tembus Rp174 Miliar

Lonjakan aktivitas blockchain tercatat hanya beberapa jam setelah serangan udara terjadi pada akhir Februari 2026. Perusahaan analitik blockchain Chainalysis melaporkan bahwa arus keluar crypto dari exchange besar di Iran meningkat tajam dalam waktu singkat.

Data menunjukkan sekitar $10,3 juta atau setara Rp174 miliar cryptocurrency dipindahkan dari exchange antara 28 Februari hingga 2 Maret 2026. Volume penarikan bahkan sempat mencapai hampir $2 juta per jam atau sekitar Rp33,7 miliar dalam beberapa periode perdagangan.

Pergerakan dana tersebut diduga berasal dari beberapa sumber, antara lain:

  • Investor ritel yang memindahkan aset ke wallet pribadi
  • Exchange yang melakukan pengaturan ulang likuiditas
  • Aktivitas yang mungkin melibatkan entitas negara

Lonjakan ini mencerminkan respons cepat pasar crypto terhadap ketidakpastian geopolitik yang meningkat di kawasan tersebut.

Baca Juga: Portofolio Crypto Donald Trump Anjlok 94%: Rugi Rp181,92 Miliar dalam Setahun, Ini 6 Pelajarannya

2. Bitcoin (BTC) Sering Jadi Pelarian Saat Krisis

Dalam berbagai krisis ekonomi dan politik, Bitcoin (BTC) sering dipandang sebagai alternatif aset untuk melindungi nilai kekayaan. Hal ini juga terlihat pada situasi di Iran, di mana investor cryptocurrency cenderung memindahkan aset mereka dari exchange menuju penyimpanan pribadi.

Fenomena ini pernah terjadi dalam beberapa peristiwa sebelumnya, termasuk saat gelombang protes domestik dan pemadaman internet di Iran pada awal 2025. Pada periode tersebut, aktivitas transaksi blockchain meningkat tajam karena banyak pengguna mencoba memindahkan dana sebelum akses ke exchange terganggu.

Bitcoin sering dipilih karena memiliki beberapa karakteristik utama:

  • Tidak dikontrol oleh pemerintah atau bank sentral
  • Dapat dipindahkan lintas negara secara cepat
  • Beroperasi pada jaringan blockchain global yang terdesentralisasi

Karena sifat tersebut, cryptocurrency seperti Bitcoin kerap dipandang sebagai lindung nilai terhadap ketidakstabilan ekonomi maupun pembatasan sistem keuangan tradisional.

3. Ketidakpastian Geopolitik Bisa Mendorong Adopsi Crypto

Lonjakan arus keluar crypto dari Iran juga memperlihatkan bagaimana faktor geopolitik dapat memengaruhi perilaku investor digital asset. Ketika risiko konflik meningkat, sebagian investor cenderung mengalihkan dana ke aset yang dianggap lebih fleksibel dan mudah dipindahkan.

Iran sendiri memiliki ekosistem crypto yang cukup besar. Pada 2025, nilai pasar cryptocurrency di negara tersebut diperkirakan mencapai sekitar $7,8 miliar atau sekitar Rp131,7 triliun.

Dalam kondisi seperti ini, penggunaan cryptocurrency biasanya meningkat karena beberapa alasan utama:

  • Kekhawatiran terhadap depresiasi mata uang lokal
  • Pembatasan transaksi internasional akibat sanksi
  • Risiko gangguan sistem perbankan

Namun analis juga mengingatkan bahwa tidak semua arus keluar dana mencerminkan aksi investor ritel. Sebagian pergerakan blockchain dapat berasal dari aktivitas internal exchange atau perpindahan dana antar wallet institusi.

Apa Dampaknya bagi Pasar Crypto Global?

Peristiwa ini menunjukkan bahwa pasar cryptocurrency sering bereaksi terhadap dinamika global di luar sektor teknologi. Konflik geopolitik, krisis ekonomi, maupun kebijakan pemerintah dapat memicu perubahan arus dana dalam ekosistem crypto.

Bagi investor, fenomena ini juga menjadi pengingat bahwa Bitcoin dan aset crypto lainnya tidak hanya dipengaruhi faktor teknikal atau sentimen pasar. Faktor eksternal seperti ketegangan politik internasional juga dapat memengaruhi permintaan terhadap cryptocurrency.

Dengan meningkatnya penggunaan blockchain sebagai alat transfer nilai global, peran crypto sebagai alternatif sistem keuangan kemungkinan akan terus berkembang, terutama di wilayah yang menghadapi tekanan ekonomi atau geopolitik.

Baca Juga: Lonjakan Penarikan Crypto 700% di Iran: Bitcoin Jadi Jalur Pelarian Finansial Saat Krisis

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin (BTC) dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8