Jakarta, Pintu News – Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran telah mengguncang pasar keuangan global, termasuk pasar aset kripto. David Solomon, CEO Goldman Sachs, memberikan peringatan bahwa dampak perang ini terhadap pasar belum sepenuhnya tercermin dan bisa memicu penurunan harga kripto yang lebih tajam dalam beberapa minggu ke depan.
Situasi ini membuat para investor dan pelaku pasar semakin waspada terhadap potensi gejolak yang mungkin terjadi. Berikut ulasan lengkap mengenai prediksi dan analisis terbaru dari Goldman Sachs terkait kondisi pasar kripto di tengah konflik yang sedang berlangsung.
David Solomon menyampaikan bahwa reaksi pasar terhadap konflik antara Amerika Serikat dan Iran masih tergolong “benign” atau belum terlalu signifikan. Menurutnya, butuh waktu beberapa minggu agar pasar benar-benar memahami dan merespons dampak dari perang yang sedang berlangsung.
Hal ini menjadi perhatian khusus karena sejak awal konflik, pasar kripto seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Ripple (XRP) sudah mengalami penurunan tajam. Namun, Solomon menilai bahwa tekanan yang lebih besar masih mungkin terjadi dalam waktu dekat.

Solomon juga menyoroti bahwa pergerakan harga di pasar keuangan global, termasuk aset kripto, sangat dipengaruhi oleh harga minyak dunia. Jika pasokan minyak terganggu akibat konflik di Selat Hormuz, maka volatilitas di pasar kripto bisa semakin meningkat.
Ia menegaskan bahwa pasar biasanya baru bereaksi keras jika ada ancaman nyata terhadap pertumbuhan ekonomi global. Oleh karena itu, para pelaku pasar diingatkan untuk tetap waspada terhadap perkembangan situasi geopolitik yang dinamis.
Baca juga: 5 Sinyal Penting di Maret 2026: Bitcoin (BTC) Bisa Pimpin Reli Kripto Berikutnya?
Sejak pecahnya perang antara Amerika Serikat dan Iran, pasar saham global mengalami penurunan yang cukup tajam. Banyak investor memilih untuk menjual aset berisiko seperti saham dan kripto, lalu mengalihkan dana ke instrumen safe haven seperti dolar Amerika Serikat dan emas.
Di sisi lain, aksi jual besar-besaran di pasar kripto menyebabkan likuidasi investasi senilai miliaran dolar. Banyak trader yang mengalami kerugian signifikan akibat volatilitas ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Selain itu, beberapa token seperti Pepe Coin (PEPE) dan Dogecoin (DOGE) juga ikut terimbas dan mencatat penurunan harga yang cukup dalam. Kondisi ini memperkuat prediksi bahwa tekanan di pasar kripto masih akan berlanjut selama ketidakpastian geopolitik belum mereda.
Baca juga: Prediksi Harga Ripple (XRP) 2026: 3 Model AI Ungkap Potensi Lonjakan Besar
Konflik antara Amerika Serikat dan Iran kini telah memasuki hari keempat, dengan eskalasi yang semakin meningkat di kawasan Timur Tengah. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim bahwa kekuatan udara dan laut Iran telah “dilumpuhkan” melalui serangkaian serangan yang menargetkan kepemimpinan Iran.
Selain itu, Israel juga turut melakukan serangan ke fasilitas penting yang berperan dalam proses pemilihan pemimpin tertinggi Iran. Situasi ini menambah ketidakpastian dan membuat pasar global semakin gelisah.
Setelah kabar kematian pemimpin tertinggi Iran dikonfirmasi oleh Presiden Trump, harga aset kripto langsung mengalami penurunan lebih dalam. Investor semakin khawatir bahwa konflik ini akan berkepanjangan dan berdampak negatif terhadap stabilitas ekonomi global. Upaya pergantian kepemimpinan di Iran pun mendapat perlawanan dari berbagai pihak, sehingga menambah kompleksitas situasi.
Di tengah kondisi ini, CEO Goldman Sachs menegaskan bahwa ekonomi Amerika Serikat masih cukup stabil berkat kebijakan moneter yang kuat, namun efek jangka panjang dari perang ini belum sepenuhnya terlihat.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.