Jakarta, Pintu News – Konflik AS–Iran yang mengguncang pasar global membuat pergerakan whale crypto tidak sekadar didorong kepanikan atau optimisme buta. Mereka melakukan rotasi. Data on-chain menunjukkan whale melakukan aksi beli dan jual secara presisi, dengan tujuan memanfaatkan volatilitas, bukan bertaruh pada satu arah pergerakan.
Sejumlah token dikumpulkan secara senyap, sementara token lain dilepas ketika harga menguat. Analis laman BeInCrypto mengidentifikasi tiga token yang saat ini menjadi fokus posisi whale—yang dapat membuka peluang setup long maupun short bagi trader yang memantau dengan cermat.
Di tengah volatilitas akibat konflik AS–Iran, aksi akumulasi whale pada The White Whale (WHITEWHALE) terlihat sebagai langkah yang selektif. Saat pasar crypto secara umum bereaksi tajam terhadap tajuk perang, dompet whale justru menaikkan kepemilikan WHITEWHALE sebesar 3,59% pada 3 Maret.
Baca juga: Altcoin Season Berubah: Analis Crypto Ini Bilang “Rumusnya” Sudah Berganti!
Total kepemilikan kini mencapai 14,07 juta token, yang berarti sekitar 487.000 WHITEWHALE ditambahkan hanya dalam satu hari.

Pada chart 12 jam (3/3), struktur harga masih cenderung bearish. Terlihat pola head-and-shoulders yang jelas, yang umumnya mengindikasikan potensi penurunan lanjutan. Jika neckline ditembus, proyeksi penurunan dapat mendekati 60%. Namun, ada satu indikator yang dapat menjelaskan mengapa whale tetap membeli meskipun risikonya tinggi.
Smart Money Index—yang memantau posisi trader berinformasi dan pemburu alpha—mulai bergerak mendekati garis sinyal pada 28 Februari, bertepatan dengan meningkatnya eskalasi konflik AS–Iran. Pergerakan serupa pernah terjadi pada 25 Januari; saat itu Smart Money Index menembus ke atas garis sinyal, dan WHITEWHALE naik sekitar 221%.
Pada 3 Maret, crossover baru kembali muncul. Sinyal ini masih dini dan membutuhkan konfirmasi lanjutan, tetapi whale kemungkinan mulai mengambil posisi sebelum validasi terbentuk. WHITEWHALE diperdagangkan di sekitar $0.048, naik sekitar 14% dalam 24 jam.
Agar reli lebih kuat, harga perlu menembus $0.058 lalu $0.069. Pola bearish baru mulai melemah jika harga bergerak di atas $0.107. Invalidation penuh berada di sekitar $0.153, yang untuk saat ini masih tampak kecil kemungkinannya.

Dengan demikian, pada fase konflik AS–Iran ini, akumulasi whale terhadap The White Whale tampaknya lebih terkait sinyal smart money daripada respons terhadap hiruk-pikuk berita perang. Meski begitu, risiko penurunan tetap signifikan karena pola teknikalnya masih bearish.
Jika smart money mulai melepas posisi dan WHITEWHALE turun menembus $0.029, hal itu dapat memicu breakdown pola, membuka peluang aksi jual yang dipimpin whale, dan mendorong harga menuju level yang lebih rendah.
Jika akumulasi whale pada The White Whale mencerminkan positioning yang selektif selama konflik AS–Iran, maka aksi whale yang menjual WAR menunjukkan sisi lain dari rotasi tersebut. Ironinya sulit diabaikan: token berbasis Solana (SOL) bernama WAR justru naik lebih dari 40% dalam 24 jam terakhir (3/3) dan hampir 54% dalam tujuh hari terakhir, tepat ketika tajuk perang di dunia nyata mendominasi pasar.
Namun, whale tidak mengejar kenaikan itu. Mereka justru keluar dari posisi.
Data on-chain menunjukkan whale WAR memangkas kepemilikan sebesar 32,86% hanya dalam 24 jam (3/3). Total kepemilikan mereka kini berada di 9,95 juta token, yang berarti sekitar 4,86 juta WAR dilepas dalam satu hari. Bahkan 100 alamat teratas juga mengurangi kepemilikan sebesar 1,34%, sebuah sinyal kuat bahwa pelaku besar sedang mengurangi eksposur saat harga menguat.

Dari sisi teknikal, chart per jam menampilkan tanda peringatan. Di antara dua candle pada 2 Maret, harga membentuk higher high, sementara Relative Strength Index (RSI) justru membentuk lower high. RSI mengukur momentum pada skala 0–100. Ketika harga naik tetapi RSI turun, kondisi ini disebut bearish divergence.
Biasanya ini menandakan dorongan beli mulai melemah dan dapat memicu pembalikan tren jangka pendek dari bullish ke bearish, sehingga selaras dengan aksi jual whale.
Saat ini, WAR membutuhkan penutupan candle per jam yang kuat di atas $0.030 agar reli berlanjut menuju $0.034. Jika support $0.026 jebol (yang saat ini masih bertahan), level penting berikutnya berada di sekitar $0.020. Pergerakan tersebut setara dengan potensi penurunan sekitar 27% dari level saat ini.
Baca juga: 3 Meme Coin yang Tengah Jadi Sorotan di Awal Maret 2026, Berpotensi Melonjak?

Dengan adanya aksi jual whale selama fase konflik AS–Iran dan bearish divergence yang masih berlangsung, skenario penurunan saat ini tampak lebih mungkin dibandingkan kelanjutan kenaikan eksplosif ke atas.
Aksi jual whale terhadap Uniswap (UNI) di tengah konflik AS–Iran menjadi langkah yang paling kontras.
Sektor DeFi termasuk yang relatif kuat.
Uniswap baru saja meraih kemenangan hukum yang signifikan.
Pada chart harian, struktur cup-and-handle masih memproyeksikan potensi breakout yang lebih besar menuju $6.18 jika terkonfirmasi. Namun, whale justru melakukan pengurangan posisi.
Pasokan UNI yang dipegang whale (di luar bursa) turun dari 639,19 juta UNI pada 27 Februari menjadi 637,61 juta UNI saat ini. Itu berarti berkurang 1,58 juta UNI. Pada harga saat ini, nilainya sekitar $6.1 juta token yang dilepas. Penjualan dimulai sebelum eskalasi penuh konflik AS–Iran, sehingga lebih mengarah pada positioning daripada respons panik.
Meski begitu, whale tetap mengurangi sebagian kepemilikan bahkan hari ini, meskipun ada katalis berita hukum yang bullish.

Dari sisi teknikal, UNI membentuk cup-and-handle, tetapi fase konsolidasi handle yang dimulai sekitar 25 Februari berlangsung lebih lama dari perkiraan. Pada periode 28 Januari hingga 2 Maret, harga membentuk lower high, sementara Relative Strength Index (RSI) membentuk higher high.
Ketika RSI naik tetapi harga gagal mencetak higher high dalam konteks tren turun yang lebih luas, kondisi ini membentuk hidden bearish divergence, yang kerap berujung pada pullback jangka pendek.

Agar kekuatan kembali terkonfirmasi, UNI perlu merebut kembali $4.40, yaitu level Fibonacci 0,618. Jika level ini ditembus dan dipertahankan, area $4.99, $5.89, dan $6.18 menjadi target berikutnya. Sebaliknya, jika harga turun mendekati $3.53, struktur pola melemah. Breakdown di bawah $2.83 akan membatalkan struktur tersebut.
Dengan whale tetap menjual selama fase konflik AS–Iran meskipun fundamentalnya positif, situasi ini dapat mengindikasikan bahwa rotasi DeFi belakangan lebih bersifat positioning jangka pendek ketimbang keyakinan jangka panjang.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.