Jakarta, Pintu News – Harga Ethereum (ETH) kembali mencuri perhatian pasar crypto setelah berhasil menembus level $2.200 sebelum mengalami koreksi ringan. Kenaikan ini terjadi setelah ETH sebelumnya bergerak naik secara konsisten dari area $2.050, mengikuti momentum yang juga terjadi pada Bitcoin (BTC). Saat ini, pelaku pasar cryptocurrency memantau apakah ETH mampu mempertahankan tren naik atau justru memasuki fase koreksi yang lebih dalam.
Setelah mencapai puncak lokal di $2.200, Ethereum mulai mengalami konsolidasi dan bergerak di sekitar area $2.080. Kondisi ini membuat trader crypto fokus pada beberapa level teknikal penting yang dapat menentukan arah pergerakan ETH selanjutnya.
Ethereum (ETH) memulai kenaikan baru setelah menembus area resistensi $2.050. Momentum tersebut berlanjut ketika harga berhasil melewati level $2.080 dan $2.120.
Tekanan beli kemudian mendorong harga hingga mencapai $2.200 sebelum terjadi koreksi. Dalam rupiah, level ini setara sekitar Rp37.221.800 dengan kurs Rp16.919 per dolar. Kenaikan ini menunjukkan bahwa pasar crypto masih memiliki minat beli yang cukup kuat pada aset cryptocurrency terbesar kedua di dunia.
Baca Juga: Bank Sentral Ceko Kejar Cadangan Emas 100 Ton, Bitcoin (BTC) Masih Jadi Pertimbangan

Setelah koreksi dari puncak $2.200, Ethereum kini diperdagangkan di atas area $2.080 dan tetap berada di atas 100-hour Simple Moving Average (SMA).
Dalam analisis teknikal cryptocurrency, posisi harga di atas moving average sering menunjukkan bahwa tren jangka pendek masih berada dalam fase bullish. Selama harga tetap berada di atas area ini, peluang pemulihan harga masih terbuka.
Selain itu, terdapat garis tren bullish yang terbentuk dengan support sekitar $2.020.
Untuk melanjutkan reli, Ethereum perlu menembus beberapa level resistensi penting. Area pertama yang harus ditembus berada di sekitar $2.150.
Level resistensi berikutnya berada di sekitar $2.180. Jika ETH berhasil melewati level ini, pasar crypto dapat melihat pengujian ulang level $2.200.
Konversi harga ke rupiah:
Breakout yang kuat di atas area ini dapat memicu reli lanjutan dalam pasar cryptocurrency.
Jika Ethereum berhasil menembus $2.200 secara meyakinkan, analis melihat peluang kenaikan menuju beberapa target harga berikutnya.
Beberapa target teknikal yang disebut antara lain:
Level tersebut dapat menjadi target jangka pendek apabila momentum bullish kembali meningkat.
Jika Ethereum gagal mempertahankan momentum naik, harga dapat mengalami koreksi lanjutan. Support pertama berada di sekitar $2.080.
Support berikutnya berada di sekitar $2.065, yang juga berkaitan dengan retracement Fibonacci 50%. Level Fibonacci sering digunakan trader crypto untuk mengidentifikasi area pembalikan harga.
Konversi harga:
Area ini menjadi zona penting bagi stabilitas harga ETH.
Jika ETH turun di bawah support utama, beberapa level harga berikutnya dapat menjadi target koreksi.
Level support tambahan yang disebutkan analis antara lain:
Penurunan menuju area ini dapat menunjukkan pelemahan momentum dalam pasar cryptocurrency.
Dari sisi indikator teknikal, RSI per jam saat ini berada di atas level 50. Kondisi ini biasanya menandakan momentum bullish masih bertahan di pasar crypto.
Namun indikator MACD disebut mulai kehilangan momentum dalam zona bullish. Hal ini menunjukkan bahwa pasar masih menunggu katalis baru untuk menentukan arah tren berikutnya.
Karena itu, trader cryptocurrency kini memantau apakah Ethereum mampu kembali menembus area $2.180 hingga $2.200 untuk mengonfirmasi kelanjutan tren naik.
Baca Juga: Lonjakan Penarikan Crypto 700% di Iran: Bitcoin Jadi Jalur Pelarian Finansial Saat Krisis
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin (BTC) dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.