Jakarta, Pintu News – Emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dikenal memiliki dua kategori yang sering dibahas di pasar: Antam RM (Red Mark / Refinery Mark) dan Antam Non-RM. Keduanya sama-sama memiliki kadar emas tinggi (99,99%), tetapi terdapat sejumlah perbedaan pada proses produksi, sertifikasi, hingga likuiditas pasar. Berikut tujuh perbedaan utama yang perlu diketahui sebelum membeli emas Antam.
Perbedaan paling mendasar terletak pada proses produksi. Emas Antam RM diproduksi menggunakan teknologi yang telah memenuhi standar London Bullion Market Association (LBMA). Standar ini membuat emas Antam RM diakui secara global sebagai produk logam mulia dengan kualitas internasional.
Sementara itu, emas Antam non-RM diproduksi di fasilitas lama Antam dan tidak menggunakan sertifikasi LBMA. Meskipun kualitasnya tetap tinggi, standar produksinya lebih berorientasi pada pasar domestik.
Baca Juga:Â Bank Sentral Ceko Kejar Cadangan Emas 100 Ton, Bitcoin (BTC) Masih Jadi Pertimbangan
Emas Antam RM diproduksi di fasilitas pemurnian modern Antam di Pulo Gadung, Jakarta yang sudah memenuhi standar global.
Sebaliknya, emas Antam non-RM diproduksi di fasilitas lama Antam di Pongkor, Jawa Barat. Perbedaan fasilitas ini juga menjadi salah satu alasan perbedaan standar produksi antara kedua jenis emas tersebut.

Antam RM dilengkapi sertifikat CertiCard yang terintegrasi langsung dengan kemasan emas. Sertifikat ini tidak terpisah dari produk dan biasanya dilengkapi QR code untuk verifikasi keaslian.
Sebaliknya, emas Antam non-RM menggunakan sertifikat kertas terpisah yang disertakan saat pembelian. Karena tidak menyatu dengan kemasan emas, sertifikat jenis ini lebih mudah terpisah dari produknya.
Emas Antam RM memiliki desain yang lebih modern. Pada bagian depan biasanya terdapat logo Antam terbaru, nomor seri unik, berat emas, serta kadar kemurnian 999.9 dengan ukiran yang lebih rapi.
Sementara itu, emas Antam non-RM menggunakan desain lama dengan tampilan yang lebih klasik. Logo Antam yang digunakan juga merupakan versi sebelumnya.
Karena menggunakan CertiCard dengan teknologi QR code, emas Antam RM memiliki sistem verifikasi keaslian yang lebih modern dan relatif lebih aman dari pemalsuan.
Emas Antam non-RM tidak memiliki sistem digital tersebut. Verifikasi keasliannya biasanya dilakukan melalui sertifikat kertas atau pengecekan manual.
Harga emas Antam RM biasanya sedikit lebih mahal dibandingkan non-RM. Hal ini dipengaruhi oleh standar produksi internasional serta sertifikat yang terintegrasi dengan produk.
Dari sisi likuiditas, emas Antam RM juga cenderung lebih mudah dijual kembali dan sering memiliki harga buyback yang sedikit lebih tinggi. Emas Antam non-RM biasanya lebih murah saat dibeli, tetapi harga jual kembali bisa sedikit lebih rendah.
Antam RM lebih banyak dijual melalui Butik Emas Antam resmi, platform investasi emas, atau toko emas besar. Produk ini biasanya menjadi pilihan utama untuk investasi jangka panjang.
Sebaliknya, emas Antam non-RM lebih banyak ditemukan di toko emas tradisional atau pasar lokal. Distribusinya cenderung lebih luas di daerah yang belum memiliki butik resmi Antam.
Baik emas Antam RM maupun non-RM memiliki kadar kemurnian yang sama tinggi, yaitu 99,99%. Perbedaannya terletak pada standar produksi, sistem sertifikasi, desain, serta likuiditas di pasar.
Bagi investor yang menginginkan emas dengan standar internasional dan likuiditas lebih tinggi, Antam RM biasanya menjadi pilihan utama. Namun, bagi pembeli yang mencari harga lebih terjangkau dan mudah ditemukan di pasar lokal, emas Antam non-RM tetap menjadi alternatif yang menarik.
Baca Juga:Â Lonjakan Penarikan Crypto 700% di Iran: Bitcoin Jadi Jalur Pelarian Finansial Saat Krisis
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini emas tidak hanya bisa dimiliki dalam bentuk fisik seperti perhiasan atau batangan, tetapi juga dalam bentuk digital melalui aset kripto berbasis emas.
Salah satu yang paling populer adalah Pax Gold (PAXG), stablecoin yang didukung oleh satu troy ounce (t oz) dari emas batangan London Good Delivery 400 oz, yang disimpan di brankas Brink.
Token PAXG tersedia dan diperdagangkan di berbagai bursa kripto. PAXG juga menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin lindung nilai terhadap inflasi atau ketidakpastian ekonomi global, sembari tetap berada dalam ekosistem aset digital.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin (BTC) dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Aurora Amelia/Narasi TV. Kenali 5 Perbedaan Emas Antam RM dan Non-RM. Diakses tanggal hari ini.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.