Bitcoin (BTC) Lampaui Emas di Amerika Serikat: Harga BTC Tembus $65.000?

Updated
March 10, 2026
Share

 Pasar kripto kembali memanas setelah data terbaru menunjukkan lonjakan kepemilikan Bitcoin (BTC) di Amerika Serikat, bahkan melampaui jumlah pemilik emas. Fenomena ini menandai perubahan besar dalam preferensi investasi masyarakat Amerika, di mana Bitcoin (BTC) mulai dipandang sebagai aset cadangan yang setara dengan emas.

Namun, di tengah euforia tersebut, pasar masih dibayangi ketidakpastian, terutama terkait kemampuan Bitcoin (BTC) bertahan di atas level harga krusial. Artikel ini akan membahas lebih dalam mengenai pergeseran kepemilikan aset, sinyal permintaan dari investor Amerika, serta level harga penting yang harus diperhatikan oleh pelaku pasar.

Bitcoin (BTC) Kalahkan Emas dalam Jumlah Pemilik

Data terbaru yang dirilis pada 7 Maret mengungkapkan bahwa lebih dari 50.000.000 warga Amerika Serikat kini memiliki Bitcoin (BTC), sementara pemilik emas hanya sekitar 37.000.000 orang. Fakta ini sangat mencolok mengingat emas telah dipercaya selama berabad-abad sebagai penyimpan nilai utama. Meski demikian, jumlah pemilik tidak serta-merta mencerminkan nilai total pasar, karena nilai kepemilikan emas di Amerika Serikat masih jauh lebih besar dibandingkan Bitcoin (BTC). Namun, tren ini menunjukkan adanya perubahan pola pikir masyarakat yang mulai menganggap Bitcoin (BTC) sebagai aset cadangan yang layak diperhitungkan.

Pergeseran ini juga menandakan bahwa investor ritel semakin percaya diri untuk menempatkan dana pada aset digital. Bitcoin (BTC) kini tidak hanya dipandang sebagai instrumen spekulatif, tetapi juga sebagai alternatif penyimpan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global. Fenomena ini memperkuat posisi Bitcoin (BTC) sebagai pesaing serius emas dalam portofolio investasi masyarakat Amerika. Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Bitcoin (BTC) akan semakin mendominasi pasar aset cadangan di masa depan.

Baca Juga: Prediksi Harga EigenLayer (EIGEN): Bisa Tembus Rp125.304 pada 2026?

Permintaan Bitcoin (BTC) di Amerika Serikat Meningkat Tajam

Indikator Coinbase Premium dari CryptoQuant menunjukkan bahwa permintaan Bitcoin (BTC) di Amerika Serikat melonjak signifikan. Coinbase Premium sendiri merupakan selisih harga Bitcoin (BTC) di bursa Coinbase dengan bursa global lainnya, yang mencerminkan minat beli dari investor Amerika. Ketika premium ini naik, artinya investor di Amerika bersedia membayar lebih mahal demi mendapatkan Bitcoin (BTC), menandakan keyakinan tinggi terhadap potensi aset ini. Lonjakan permintaan ini biasanya diikuti oleh pergerakan harga yang agresif, karena masuknya dana besar dari Amerika Serikat seringkali memicu reli harga Bitcoin (BTC).

Namun, tingginya permintaan tidak selalu menjamin kestabilan harga. Pasar kripto dikenal sangat volatil, sehingga setiap lonjakan permintaan juga meningkatkan risiko koreksi tajam. Oleh karena itu, pelaku pasar perlu tetap waspada terhadap potensi perubahan sentimen yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Meski demikian, data ini memperlihatkan bahwa Bitcoin (BTC) semakin diterima sebagai aset utama di Amerika Serikat, bersaing ketat dengan emas dan instrumen investasi tradisional lainnya.

Level Harga Kritis: Bisakah Bitcoin (BTC) Bertahan di Atas $63.700?

Analis dari Alphractal, Joao Wedson, menegaskan bahwa Bitcoin (BTC) harus mampu bertahan di atas level $63.700 untuk menghindari tekanan jual lanjutan. Jika harga turun di bawah level tersebut, zona risiko berikutnya berada di $57.000, $52.400, dan $48.700, yang semuanya dapat berubah seiring dinamika blockchain. Level-level ini bukan target pasti, melainkan peringatan bagi pelaku pasar untuk lebih berhati-hati. Ketahanan harga di atas $65.000 menjadi kunci utama untuk menjaga momentum bullish di pasar Bitcoin (BTC).

Memasuki pekan baru yang dimulai pada 9 Maret, arus masuk dana (inflow) akan menjadi penentu utama kekuatan harga Bitcoin (BTC). Jika pekan dibuka dengan inflow besar-besaran, peluang harga untuk terus menguat sangat terbuka lebar. Sebaliknya, jika terjadi arus keluar dana (outflow), tekanan jual bisa kembali mendominasi dan menekan harga ke zona risiko. Para pelaku pasar dan investor kini menanti dengan cemas, berharap agar skenario negatif tidak terjadi dan tren positif dapat berlanjut.

Kesimpulan

Pergeseran kepemilikan aset dari emas ke Bitcoin (BTC) di Amerika Serikat menjadi sinyal kuat bahwa era baru investasi digital telah dimulai. Meski permintaan tinggi dan sentimen positif mendominasi, pasar tetap harus mewaspadai level harga kritis yang dapat menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Dengan semakin banyaknya investor yang mempercayai Bitcoin (BTC) sebagai aset cadangan, masa depan kripto di Amerika Serikat tampak semakin cerah. Namun, volatilitas pasar tetap menjadi tantangan utama yang harus dihadapi oleh seluruh pelaku pasar.

Baca Juga: 3 Sinyal XRP: Futures Meledak 1.000%, Harga Ripple Siap Bergerak Tajam?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin (BTC) dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8